Pemerintah Terus Pantau WNI di Iran, Siapkan Skema Pemulangan Bertahap

Tahapan evakuasi lanjutan akan segera dilaksanakan bagi WNI yang masih berada di wilayah terdampak.

Diterbitkan 12 Maret 2026, 11:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Pemerintah berkomitmen melindungi WNI di wilayah konflik, dibuktikan evakuasi dari Iran.
  • Gelombang pertama 22 WNI dari Iran telah tiba di Jakarta pada 10 Maret 2026.
  • Pemantauan dan evakuasi lanjutan terus dilakukan akibat eskalasi konflik Timur Tengah.

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago menegaskan, negara hadir untuk melindungi seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) di manapun mereka berada, termasuk mereka yang berada di wilayah terdampak konflik.

Hal itu disampaikan usai gelombang pertama evakuasi WNI dari Iran yang mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Selasa (10/3/2026).

"Ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan maksimal kepada WNI, sekaligus memastikan keselamatan warga negara tetap menjadi prioritas utama di tengah dinamika konflik internasional," kata Djamari melalui siaran pers diterima, Kamis (12/3/2026).

Djamari berjanji, Pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri bersama perwakilan Republik Indonesia di kawasan terus melakukan pemantauan intensif terhadap situasi keamanan di wilayah tersebut serta memastikan proses evakuasi berjalan aman dan terkoordinasi.

"Kami menyampaikan apresiasi atas langkah cepat dan koordinasi yang dilakukan oleh Kementerian Luar Negeri RI beserta seluruh unsur terkait dalam proses evakuasi tersebut," sebut Djamari.

Djamari menegaskan, proses pemantauan situasi di kawasan konflik akan terus dilakukan secara berkelanjutan. Tahapan evakuasi lanjutan akan segera dilaksanakan bagi WNI yang masih berada di wilayah terdampak.

"Pemerintah juga mengimbau para WNI yang berada di kawasan konflik Timur Tengah untuk terus berkoordinasi dengan perwakilan RI setempat guna memastikan keselamatan dan kelancaran proses repatriasi," dia menandasi.

 

22 WNI Dipulangkan

Sebagai informasi, pada gelombang satu pemulangan WNI dari Iran, tercatat ada 22 WNI. Mereka menempuh perjalanan udara melalui jalur transit di Baku, Azerbaijan, sebelum akhirnya tiba di Jakarta.

Diketahui, pemulangan WNI dari Iran disebabkan eskalasi perang di timur tengah yang semakin memanas. AS-Israel terus melakukan bombardir lewat serangan udara ke Iran yang mengakibatkan korban sipil.

Mengantisipasi adanya korban WNI di Iran, pemerintah Indonesia pun memulangkan warganya secara bertahap.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6