Update Longsor Sampah Bantargebang: Seluruh Korban Ditemukan

Operasi SAR ditutup setelah seluruh korban longsor sampah Bantargebang yang sebelumnya tertimbun berhasil ditemukan.

Diterbitkan 10 Maret 2026, 10:09 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Operasi SAR longsor TPST Bantargebang ditutup setelah semua korban ditemukan.
  • Total 13 korban: 7 meninggal dunia (Jussova, Hardianto, Riki) dan 6 selamat.
  • Pencarian melibatkan alat berat, anjing K9, drone thermal, dan 336 personel.

Liputan6.com, Jakarta - Tim SAR menghentikan pencarian korban longsor gunungan sampah di Zona 4 TPST Bantargebang, Desa Ciketing Udik, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat. Operasi SAR pun ditutup setelah seluruh korban yang sebelumnya tertimbun berhasil ditemukan.

“Pukul 00.00 WIB, dengan ditemukannya seluruh korban dan tidak adanya laporan korban hilang maka operasi SAR dinyatakan ditutup,” kata Kepala Kantor SAR Jakarta Desiana Kartika Bahari dalam keterangannya, Selasa (10/3/2026).

Selama pencarian, tim SAR gabungan membuka akses menggunakan alat berat serta mengerahkan anjing pelacak K9.

"Penyisiran juga dilakukan melalui udara dengan drone thermal untuk mendeteksi panas tubuh korban," ucap dia.

Pada pukul 12.05 WIB, satu korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi. Korban kemudian teridentifikasi sebagai Jussova Situmorang (38).

 

Korban Tertimbun Sampah

Tim SAR kembali menemukan korban meninggal dunia bernama Hardianto pada pukul 17.50 WIB di pinggir kali tertimbun sampah.

Selanjutnya pada pukul 23.30 WIB, korban terakhir bernama Riki Supriadi (40) ditemukan meninggal dunia dan dibawa ke RS Polri Kramat Jati.

"Operasi melibatkan 336 personel gabungan," ucap dia.

Dalam peristiwa ini tercatat 13 orang menjadi korban, terdiri dari tujuh orang meninggal dunia dan enam lainnya selamat.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6