Liputan6.com, Jakarta - Hadapi perubahan iklim dan penguatan ketahanan pangan masyarakat diwujudkan melalui kolaborasi Eggmpire Token, Yayasan Equator Bumi Lestari, dan Eggcologic sebagai komitmen terhadap aksi nyata yang dilakukan.
Hanya dalam kurun waktu sepekan, keriganya berkolaborasi melakukan tiga aksi sosial yang berfokus pada kelestarian lingkungan, antara lain melaksanakan penanaman 3.000 pohon serta menyalurkan 740 kilogram atau sekitar 11.840 butir telur kepada masyarakat terdampak bencana dan warga kurang mampu di empat wilayah di Jawa Barat.
"Selama satu minggu ini kami telah melaksanakan program climate action dan gerakan sosial ini telah dilakukan di Desa Tugumukti (Kabupaten Bandung), Desa Pasirlangu Cisarua (Kabupaten Bandung Barat), Muara Gembong (Kabupaten Bekasi), serta Taman Air Bojongsoang (Kabupaten Bandung)," ujar Founder Yayasan Equator Bumi Lestari Julius Robinson sekaligus inisiator Eggmpire Token, melalui keterangan tertulis, Rabu 5 Maret 2026.
Advertisement
"Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya mendorong aksi lingkungan berbasis komunitas sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pendekatan keberlanjutan," sambung dia di sela-sela kegiatan penanaman 1000 pohon di Taman Air Bojongsoang, Kabupaten Bandung.
Julius juga menceritakan kegiatan ini sekaligus terfokus untuk rehabilitasi dan peningkatan ketahanan pangan di wilayah ruang terbuka hijau yang padat penduduk.
Â
Upaya Pemulihan dan Menjaga Ekosistem Pesisir dari Abrasi
Tidak hanya itu saja, lanjut Julius, aksi penanaman 1.000 pohon lainnya juga dilakukan di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua Kabupaten Bandung Barat, sebagai salah satu upaya pemulihan ekosistem pascalongsor yang terjadi di bulan Januari kemarin.
Khususnya, kata dia, di area terdampak sebagai langkah rehabilitasi lingkungan untuk memperkuat struktur tanah, mengurangi potensi longsor susulan, serta membantu proses pemulihan ekosistem.
"Penanaman pohon di wilayah rawan bencana itu sangat penting sebagai bagian dari strategi mitigasi dampak perubahan iklim yang semakin meningkatkan frekuensi dan intensitas bencana hidrometeorologi di Indonesia," terang Julius.
Selain seluruh anggota Equator dan melibatkan peran serta masyarakat lokal, kegiatan positif ini juga mendapatkan dukungan dari Amanda Mutia, seorang konten kreator, edukator dan penyanyi asal Bandung yang sejak 5 tahun silam selalu aktif bersama Yayasan Equator Bumi Lestari di berbagai kegiatan lingkungan hidup.
Di tengah aktivitasnya dalam dunia entertainment, Amanda Mutia tidak segan-segan meluangkan waktu dan terjun langsung ke lapangan untuk menjaga kelestarian lingkungan hidup yang membawa dampak nyata untuk masyarakat sekitar.
"Kami semua yang ada disini,terpanggil untuk menjadi sahabat bumi dan menjaga kelestarian alam Indonesia. Pada hari Senin 2 Maret 2026 kemarin, kita juga melakukan penanaman 1.000 pohon mangrove di kawasan pesisir Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, salah satu wilayah yang menghadapi ancaman serius abrasi pantai dan degradasi ekosistem pesisir," kata dia.
Â
Advertisement
Bantu Tahan Abrasi
Amanda menilai, penanaman mangrove tersebut, sangat membantu untuk menahan abrasi, memperkuat garis pantai, sekaligus menjaga habitat alami bagi berbagai biota pesisir.
Menurut dia, selain berfungsi sebagai pelindung alami pantai, mangrove juga berperan penting sebagai penyerap karbon yang efektif dalam mendukung upaya mitigasi perubahan iklim.
"Selain aksi lingkungan, teman-teman di Equator juga menghadirkan gerakan sosial melalui penyaluran bantuan telur kepada masyarakat terdampak bencana dan keluarga kurang mampu," kata dia.
"Sebanyak 740 kilogram atau sekitar 11.840 butir telur didistribusikan di beberapa titik kegiatan sebagai bentuk dukungan terhadap pemenuhan gizi masyarakat dan penguatan ketahanan pangan lokal," sambung Amanda Mutia yang ikut serta di ketiga kegiatan sosial kemarin.
Lebih lanjut Julius berharap, rangkaian kegiatan lingkungan selama sepekan ini sejalan dengan berbagai target Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada tujuan penanganan perubahan iklim (SDG 13), kehidupan di darat (SDG 15), kehidupan bawah air melalui perlindungan ekosistem pesisir (SDG 14), serta tanpa kelaparan (SDG 2).
"Melalui kolaborasi antara komunitas, organisasi lingkungan, dan masyarakat, Eggmpire Token bersama Equator dan Eggcologic, kami berharap dapat terus mendorong gerakan kolektif dalam menjaga lingkungan sekaligus memperkuat ketahanan sosial masyarakat di tengah tantangan perubahan iklim global," terang dia.
"Eggmpire Token merupakan Token ERC20 Ethereum Blockhain, dan EGGM membuktikan bahwa teknologi digital dapat memberikan kontribusi nyata dengan inisiatif berbasis komunitas yang berfokus pada penguatan ekosistem sosial dan lingkungan melalui berbagai program climate action, edukasi keberlanjutan, serta pemberdayaan masyarakat berbasis kolaborasi," jelas Julius.
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-square-new.png,45,565,0)/kly-media-production/medias/4231645/original/050415300_1668816563-Cerita_akhir_pekan.jpg)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316388/original/075760100_1785924799-cek_fakta_-_cpns_kementerian_imigrasi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321954/original/029124100_1786512297-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-12T122336.000.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321860/original/097207600_1786506941-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-12T105431.565.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321533/original/044296500_1786447580-cek_fakta_program_magang_nasional.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5523265/original/081183400_1772798216-Tanam_Pohon.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4565723/original/073347600_1693995925-20230906-Kekeringan_di_Sawah-ANG_5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292263/original/095371500_1783589751-WhatsApp_Image_2026-07-09_at_13.29.36.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1208178/original/060978800_1461056490-YaleNews_141168931.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7182652/original/057884000_1779978567-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4694339/original/040144300_1703152631-cuaca_panas-HERMAN_4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2927711/original/035429000_1569989945-20191001-Gunung-Es-Berukuran-Tiga-Kali-Jakarta-Pecah-di-Antartika-AFP-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7122542/original/009350500_1779907879-Diskusii.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5570649/original/017466900_1777535444-89139acd-21cc-4a80-b9e7-a68980f4d269.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3609095/original/017722100_1634813440-20211021-Ekspor-Batu-Bara-6.jpg)