Mahasiswi UIN Suska Riau Dibacok Teman Kampus Jelang Sidang Proposal, Diduga Motifnya Asmara

Mahasiswi UIN Suska itu mengalami luka cukup dalam pada bagian kepala dan tangan.

Diterbitkan 26 Februari 2026, 14:18 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Mahasiswi UIN Suska Riau dibacok di kampus saat menunggu sidang proposal.
  • Pelaku, mahasiswa lain, diamankan polisi dengan barang bukti kapak dan parang.
  • Motif pembacokan diduga masalah asmara; korban luka serius di kepala dan tangan.

Liputan6.com, Jakarta - Seorang mahasiswi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau (UIN Suska Riau) dibacok mahasiswa di lingkungan kampus, Kamis (26/2/2026). Akibat pembacokan itu, korban mengalami luka serius.

Salah seorang mahasiswa, Dimas mengatakan, peristiwa itu terjadi saat korban sedang menunggu giliran sidang proposal di ruang fakultas syari'ah dan hukum.

“Awalnya korban menunggu untuk sidang proposal di ruangan Fakultas Syariah dan Hukum. Kami sedang belajar di ruangan sebelah. Saat kami lihat keluar, tampak pelaku sedang membacok korban di depan ruangan. Kami tidak berani menolong karena pelaku membawa kapak,” ujarnya, dilansir Antara.

Menurut Dimas, pihak keamanan kampus kemudian datang dan berhasil mengamankan pelaku saat hendak kembali melayangkan senjata tajam ke arah korban.

Pelaku Sudah Diamankan

Kasatreskrim Polresta Pekanbaru, AKP Anggi Rian Diansyah mengatakan, pelaku telah diamankan di Polsek Binawidya. Pelaku ditangkap bersama barang bukti berupa sebilah kapak dan parang yang digunakan dalam kejadian tersebut.

“Pelaku sudah diamankan di Polsek Binawidya bersama barang bukti senjata tajam berupa kapak dan parang," kata Anggi.

Dia menyebut, motif pembacokan masih diselidiki. Namun, dugaan sementara pelaku nekat menyerang korban karena masalah asmara.

"Diduga dipicu persoalan pribadi terkait hubungan percintaan, namun kami masih mendalami motif dan kronologinya," ucapnya.

Anggi menjelaskan, korban telah mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru. Korban mengalami luka cukup dalam pada bagian kepala dan tangan. Rencananya, korban akan dirujuk ke rumah sakit dengan fasilitas lebih lengkap.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6