Dukung Kemerdekaan Palestina, Aliansi Buruh akan Pawai Akbar BoP Gaza

Pawai akbar untuk mendukung penuh kemerdekaan dan perdamaian di Palestina, dan mendukung kepemimpinan Indonesia di BoP agar lebih bermakna.

Diterbitkan 18 Februari 2026, 16:39 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Aliansi buruh gelar pawai akbar BoP Gaza dukung kemerdekaan Palestina.
  • Indonesia dinilai layak pimpin BoP Gaza sebagai negara muslim terbesar dan pendukung Palestina.
  • Mendesak pemerintah RI agar dana rekonstruksi Gaza sepenuhnya untuk warga dan melibatkan pekerja lokal.

Liputan6.com, Jakarta - Aliansi buruh dan masyarakat sipil akan menggelar pawai akbar Board of Peace (BoP) Gaza, sebagai upaya membantu perjuangan dalam perdamaian dan kemerdekaan Palestina.

"Menyerukan kepada semua kekuatan masyarakat sipil Indonesia, baik itu ormas keagamaan, organisasi kepemudaan, organisasi buruh, organisasi tani, gerakan mahasiswa dan lain-lainnya untuk melakukan pawai akbar mendukung pembangunan kembali Gaza, Palestina dengan kepemimpinan yang kuat dari Indonesia, yang akan dilakukan usai Perayaan Idul Fitri 1447 H," kata Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Moh Jumhur Hidayat di Jakarta. Dikutip dari Antara, Rabu (18/2/2026).

Jumhur menyebut bakal menggalang ratusan ribu orang usai Lebaran untuk ikut terlibat dalam pawai akbar di Jalan Sudirman dan Jalan Thamrin.

Dia menyebut, hal ini juga ditunjukkan untuk mendukung penuh kemerdekaan dan perdamaian Palestina dan mendukung kepemimpinan Indonesia di BoP agar lebih bermakna, lebih punya kekuatan, lebih punya daya tekan yang baik.

Jumhur menilai Indonesia bisa berperan penting dalam perdamaian di Palestina, khususnya di Gaza melalui perjuangan panjang.

Terlihat mulai dari Deklarasi Bogor pada Desember 1954, Konferensi Asia Afrika pada April 1955 dan Indonesia sebagai pemimpin Negara-Negara Gerakan Non-Blok yang menghindar dari jebakan Perang Dingin antar Blok Timur dan Blok Barat.

Oleh karena itu, pihaknya mendesak bahwa tidak boleh terjadi serangan kepada masyarakat Palestina, termasuk pemindahan sementara warga Gaza.

Jumhur pun mengatakan tentang pentingnya dana dari pemerintah untuk pembangunan kembali Gaza.

"Mendesak Pemerintah RI agar setiap sen atau setiap rupiah dari dana yang disumbangkan untuk pembangunan kembali Gaza sepenuhnya dimaksudkan untuk kepentingan warga Gaza, termasuk melibatkan pekerja-pekerja warga Gaza atau Palestina pada umumnya dalam rekonstruksi Gaza," ucapnya.

Jumhur menambahkan, Indonesia yang paling layak memimpin BoP Gaza selain karena sebagai negara muslim terbesar di dunia, Indonesia juga menjadi pendukung utama kemerdekaan Palestina.

Dia mengingatkan, Indonesia harus punya peran penting dalam kepemimpinan BoP Gaza, dan jangan percaya kepada Amerika Serikat karena Donald Trump selama ini bagian dari masalah di Palestina karena pemihakannya kepada Israel.

Sejumlah aliansi yang turut hadir yakni Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI), Konfederasi Serikat Pekerja Nasional (KSPN), Gabungan Serikat Buruh Indonesia (GSBI), Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) 1992, Federasi Serikat Pekerja Farmasi dan Kesehatan (Farkes), dan Federasi Serikat Pekerja Kimia, Energi dan Pertambangan (FSP KEP) serta organisasi buruh lainnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6