Liputan6.com, Jakarta - Kawasan mangrove Sungai Tiram di Desa Penaga, Kecamatan Teluk Bintan, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), mulai dilirik menjadi kawasan budidaya perikanan berbasis silvofishery.
Program ini digagas oleh salah seorang pecinta mangrove asal Jepang Naoto Akune. Ia melihat, Sungai Tiram memiliki potensi yang unggul untuk dijadikan lahan budi daya berkelanjutan.
Budidaya perikanan berbasis silvofishery merupakan sebuah metode ramah lingkungan yang mengintegrasikan pelestarian mangrove dengan kegiatan perikanan produktif.
Advertisement
"Kawasan mangrove ini potensial dikembangkan menjadi model budidaya berkelanjutan yang mampu menjaga ekosistem sekaligus menghasilkan nilai ekonomi dengan sistem silvofishery,” kata Akune, dilansir dari Antara, Rabu (11/2/2026).
Akune hadir ke Bintan dalam kegiatan penanaman mangrove bersama Komunitas Jurnalis Kepri (KJK) dalam rangka peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026.
Menurutnya, silvofishery ini sebagai metode tradisional yang telah terbukti efektif di berbagai negara, termasuk Jepang dan beberapa wilayah di Asia Tenggara.
Silvofishery menggabungkan budi daya antara tambak perikanan dengan keberadaan hutan mangrove sebagai bagian utama ekosistem.
Konsep yang ia tawarkan sekitar 60 hingga 80 persen area tetap dipertahankan sebagai hutan mangrove, sementara 20 hingga 40 persen lainnya dimanfaatkan sebagai parit atau kolam untuk budidaya ikan, udang, dan kepiting.
Kata Akune, mangrove memiliki peran yang penting untuk menjaga ekosistem dan mencegah dari bencana hidrometeorologi.
"Mangrove ini sangat penting karena berfungsi sebagai penyaring alami, menjaga kualitas air, dan menyediakan nutrisi bagi biota. Dengan sistem ini, kebutuhan pakan tambahan dan obat-obatan bisa ditekan, sehingga budidaya menjadi lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan,” papar Akune.
Mewujudkan Ekonomi Hijau
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4663955/original/019194400_1701019671-Hijau_1.jpg)
Ketua Umum KJK Ady Indra Pawennari mengatakan, silvofishery merupakan solusi ideal untuk kawasan mangrove seperti di Sungai Tiram. Konsep budidaya seperti ini sudah banyak dikembangkan di Jawa Timur dan Sulawesi Selatan.
Kata dia, silvofishery memiliki nilai ekonomi tinggi, serta membantu menjaga kelestarian mangrove.
"Sungai Tiram dapat menjadi percontohan pengelolaan mangrove berbasis ekonomi hijau di Kepri, sehingga masyarakat dapat merasakan manfaat langsung dari upaya pelestarian lingkungan," kata Ady.
Selain meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir, penerapan sistem ini berguna untuk mencegah abrasi serta menjaga keseimbangan ekosistem perairan.
Dengan memadukan tambak perikanan dan penanaman mangrove secara berkelanjutan, produksi tetap berjalan tanpa merusak lingkungan.
Edukasi dan pendampingan kepada masyarakat juga menjadi kunci keberhasilan program ini.
Melalui pelatihan teknis dan pengelolaan hasil panen yang baik, nilai jual produk perikanan dapat meningkat.
Dukungan pemerintah dan kolaborasi berbagai pihak juga diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja baru serta memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat setempat.
Advertisement
Pelestarian Mangrove Berbasis Wisata
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5054379/original/092833500_1734405191-IMG_20241217_095147.jpg)
Sejalan dengan upaya tersebut, Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Kepri juga mulai mengembangkan pendekatan baru dalam pelestarian mangrove melalui program Planting Tourism atau wisata menanam mangrove.
Kepala BPDAS Kepri Haris Sofyan Hendriyanto mengatakan, program ini merupakan hasil kolaborasi lintas sektor antara Kementerian Kehutanan (Kemenhut), Dinas Pariwisata (Dispar), serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH). serta Kehutanan Provinsi Kepri.
“Fokus utamanya adalah mengajak wisatawan tidak hanya menikmati keindahan alam, tetapi juga berkontribusi langsung melalui aktivitas menanam mangrove,” terang Haris.
Haris kemudian menambahkan, saat ini telah terpetakan sekitar sembilan titik di Bintan yang menjadi pionir dalam pengembangan wisata menanam mangrove yang melibatkan kelompok masyarakat dan komunitas lokal, seperti Pengudang, Gudi Farm, serta kawasan yang dikelola komunitas Akar Bumi di Pandang Tak Jemu.
"Karakteristik Kepri ini unik, potensinya adalah wisatawan dan mangrove. Kami ingin pembangunan kehutanan dapat memanfaatkan potensi daerah tersebut secara optimal," pungkas Haris.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3952424/original/067216300_1646385286-Infogarfis_Jurnal__4_.jpg)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5449906/original/063102600_1766118428-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-12-19T112523.408.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5564063/original/036332000_1776924981-cek_fakta_-_BSU_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5496891/original/097309800_1770608635-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-09T103958.761.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710243/original/038928400_1782790135-IMG_3966.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3921197/original/074356200_1768138522-WhatsApp_Image_2026-01-11_at_20.31.47.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5499988/original/009070400_1770804311-IMG-20260210-WA0010_1.jpg.webp)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8524757/original/078321100_1782454482-AP26176835585287.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262583/original/036434300_1781838197-000_B7LE9YQ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776146/original/063906300_1782856231-Sweden_s_Lucas_Bergvall__7__and_Yasin_Ayari__18__defend_France_s_Ousmane_Dembele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8584006/original/084196900_1782546499-AP26178201151443.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776154/original/033634700_1782859536-France_s_Kylian_Mbappe__10__celebrates_scoring_their_third_goal_with_Michael_Olise.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776150/original/042954000_1782857106-France_s_Kylian_Mbappe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263357/original/030094600_1781903941-063_2282397170.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776149/original/009414100_1782856874-France_s_Kylian_Mbappe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8593999/original/023505700_1782562806-ekuador.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8560483/original/094482200_1782508278-000_B8GH2KY.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776140/original/038104800_1782846348-063_2284057834.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776125/original/090474100_1782840165-Jakbar_Pohon.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8757413/original/036788800_1782827480-KLH.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715578/original/043189700_1782810581-ChatGPT_Image_30_Jun_2026__16.03.17.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715557/original/029353200_1782809327-ChatGPT_Image_30_Jun_2026__15.40.55.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8735587/original/074349500_1782819682-Orangutan.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8722347/original/048168500_1782814503-Papua_Selatan.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715383/original/005748400_1782802853-IMG_5090.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8713706/original/028428000_1782796160-IMG_5034.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711924/original/007748900_1782793193-mahout_gajah_indro.jpg)