Muzani Gerindra: Semua Tokoh Berpeluang Dampingi Prabowo di Pemilu 2029

Ketua Dewan Kehormatan Partai Gerindra Ahmad Muzani menegaskan bahwa keputusan mengusung Prabowo Subianto pada Pilpres 2029 merupakan keputusan mutlak.

Diterbitkan 10 Februari 2026, 20:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Pencalonan Prabowo Subianto 2029 adalah keputusan mutlak KLB Gerindra.
  • KLB hanya memutuskan calon presiden, sosok cawapres belum dibahas.
  • Cawapres Prabowo ditentukan dinamika koalisi dan perkembangan politik.

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Dewan Kehormatan Partai Gerindra Ahmad Muzani menegaskan, keputusan untuk mengusung Prabowo Subianto pada Pemilu 2029 merupakan keputusan mutlak yang harus dijalankan, karena telah ditetapkan melalui Kongres Luar Biasa (KLB) partai.

"Prabowo dua periode adalah keputusan Kongres Luar Biasa Partai yang diselenggarakan di Hambalang, Padepokan Garuda Yaksa, dan itu menjadi kesepakatan seluruh kader," kata dia di Banda Aceh, Selasa (10/2/2026).

Muzani kembali menegaskan, di forum KLB itulah kader kembali meminta kesediaan Prabowo untuk maju lagi, dan yang bersangkutan menyatakan bersedia.

"Semangat untuk menggelorakan presiden dua periode, Prabowo, adalah sesuatu yang menjadi tanggung jawab dan kewajiban seluruh kader Partai Gerindra di manapun berada," tegas dia.

"Pak Prabowo ketika menyatakan: 'Insyallah bersedia'," sambungnya.

Muzani memberi catatan, di KLB tak membahas sosok calon wakil presiden atau cawapres yang mendampingi dirinya di periode kedua.

"Kongres tidak menyebutkan atau belum menyebutkan tentang pasangan calon wakil presiden, kongres baru memutuskan calon presidennya," ungkap dia.

Soal banyaknya nama yang muncul untuk mendampingi Prabowo, Muzani menegaskan, Gerindra masih mengikuti dinamika politik yang ada.

"Itu sesuatu yang terus kita ikutin. Jadi saya kira kita terus mengikuti perkembangan itu," ungkap dia.

Muzani menuturkan, semua tokoh politik yang memenuhi syarat berpeluang mendampingi Prabowo.

"Semua orang, semua tokoh yang memenuhi syarat berpeluang untuk bisa mendampingi Pak Prabowo," kata dia.

 

Tetap Dibicarakan dengan Koalisi

Terkait strategi politik menuju 2029, Muzani menegaskan keputusan pasangan calon akan sangat bergantung pada dinamika partai koalisi.

"Itu semua tergantung kepada partai koalisi yang akan mengusung pasangan Prabowo sebagai calon presiden," ungkap dia.

Saat ini, masih kata Muzani, sejumlah partai mulai melakukan penjajakan untuk kembali mengusung Prabowo di 2029.

"Beberapa partai sudah mulai melakukan penjajakan dan pendekatan kepada beliau untuk bisa mengusung pasangan Prabowo calon presiden periode kedua," jelas dia.

Namun hingga saat ini, dukungan dari partai lain menurutnya masih sebatas pada sosok calon presiden saja, bukan sepaket dengan cawapres. "Sepertinya baru presiden," kata Muzani.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6