Pemprov Pastikan Tanggung Biaya RS dan Pemakaman Siswa SMK 34 Jakarta Tewas karena Jalan Rusak

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung pastikan Pemprov tanggung seluruh biaya rumah sakit (RS) dan pemakaman siswa SMKN 34 Jakarta yang meninggal dunia.

Diterbitkan 09 Februari 2026, 16:50 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menanggung seluruh biaya rumah sakit (RS) dan pemakaman siswa SMKN 34 Jakarta, yang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas tunggal setelah menghantam jalan berlubang di Matraman Raya, Jakarta Timur pada Senin (9/2/2026) pagi.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut korban sempat dilarikan ke RS Polri sebelum dinyatakan meninggal dunia.

"Saat kejadian korban dilarikan ke RS Polri didampingi kepala dinas pendidikan dan kepala sekolah. Namun saat ini posisinya sudah di rumah duka dan sebentar lagi akan dimakamkan," ujar Pramono, Senin (9/2/2026).

Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga menyiapkan fasilitas pemakaman bagi korban. Pelajar yang menjadi korban kecelakaan tunggal itu akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Menteng Pulo.

"Biaya rumah sakit ditanggung sepenuhnya oleh Pemprov DKI Jakarta. Kami juga telah menyiapkan pemakaman yang disiapkan Pemprov DKI Jakarta di TPU Menteng Pulo," ucap Pramono.

Dia menjelaskan berdasarkan hasil rekaman kamera CCTV, peristiwa itu terjadi akibat kondisi jalan yang licin sehabis hujan mengguyur Jakarta. Tak hanya itu, kondisi jalan yang dilewati korban juga berlubang.

"Kami sudah memantau hasil CCTV. Penyebab kecelakaan adalah jalanan yang licin dan berlubang lalu dilalui dengan kecepatan yang tinggi. Jadi ini kecelakaannya tunggal," kata Pramono.

 

Pemprov DKI Jakarta Akan Ambil Langkah Antisipasi

Pemprov DKI Jakarta menyatakan akan mengambil langkah antisipasi agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi di Jakarta, seiring masih ditemukannya sejumlah ruas jalan berlubang di tengah curah hujan yang tidak menentu.

"Agar hal serupa tidak terjadi kembali di jakarta saya sudah memerintahkan Kepala Dinas Bina Marga, walaupun sampai dengan tanggal diperkirakan 18-19 itu curah hujannya masih tidak menentu, kadang-kadang tinggi saya sudah minta semua jalan-jalan yang berlubang untuk ditutup walaupun bersifat temporary," tandas Pramono.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya seorang pelajar SMK 34 Jakarta yang tewas dalam kecelakaan lalu lintas tunggal di Jalan Matraman Raya, Jakarta Timur, Senin (9/2/2026) pagi.

 

Pelajar SMK 34 Jakarta Tewas di Matraman, Pramono Anung Sampaikan Duka

Korban diketahui bernama Aldi Surya Putra. Kecelakaan terjadi setelah sepeda motor yang dikendarai korban menghantam jalan berlubang dan licin.

"Atas nama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, saya turut berduka cita sedalam-dalamnya atas wafatnya ananda Aldi Surya Putra," kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (9/2/2026).

Pramono menjelaskan, berdasarkan hasil pemantauan yang dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui kamera pengintai, kecelakaan tersebut dipicu kondisi jalan yang licin dan berlubang.

Pada saat bersamaan, korban melaju dengan kecepatan tinggi.

"Penyebab kecelakaan adalah jalanan yang licin dan berlubang lalu dilalui dengan kecepatan tinggi. Jadi ini kecelakaan tunggal," ucapnya.

Usai kejadian, korban sempat dilarikan ke RS Polri dengan pendampingan langsung dari Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta serta pihak sekolah. Namun, nyawa korban tidak tertolong.

"Saat ini posisinya sudah di rumah duka dan sebentar lagi akan dimakamkan," kata Pramono.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan seluruh biaya perawatan di rumah sakit ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah daerah. Selain itu, Pemprov juga menyiapkan fasilitas pemakaman di TPU Menteng Pulo, Jakarta Selatan.

"Biaya rumah sakit ditanggung sepenuhnya oleh Pemprov DKI Jakarta dan pemakaman disiapkan oleh Pemprov di TPU Menteng Pulo," jelas Pramono.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6