BRI Peduli Ajak Ratusan Relawan Bersih-bersih Pantai di Bali, Komitmen Dukung Gerakan Indonesia ASRI

BRI Peduli dukung Gerakan Indonesia ASRI dengan aksi bersih-bersih Pantai Kedonganan Bali bersama ratusan relawan demi lingkungan pesisir berkelanjutan.

Diterbitkan 07 Februari 2026, 06:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • BRI dukung Gerakan Indonesia ASRI dengan aksi bersih pantai di Bali.
  • Ratusan relawan BRI dan masyarakat bersihkan 8.250 m² Pantai Kedonganan.
  • BRI Peduli lakukan intervensi lingkungan terintegrasi dan program "Yok Kita Gas".

Liputan6.com, Badung - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) melalui aksi peduli lingkungan di Pantai Kedonganan, Bali. Kegiatan ini menjadi bagian dari dukungan terhadap program pemerintah dalam mengatasi persoalan sampah sekaligus menjaga kelestarian lingkungan pesisir.

Gerakan Indonesia ASRI sendiri merupakan inisiatif strategis yang dicanangkan oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui perbaikan lingkungan dan penguatan partisipasi sosial. Gerakan ini menekankan bahwa pembangunan nasional tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari terciptanya lingkungan yang aman, sehat, bersih, dan indah.

Aksi Nyata BRI Peduli di Pantai Kedonganan

Sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan tersebut, BRI melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) BRI Peduli menggelar aksi “Bersih-bersih Pantai untuk Lingkungan Berkelanjutan” di Pantai Kedonganan, Desa Kedonganan, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Bali, pada Jumat (06/01).

Ratusan relawan yang terdiri dari pekerja BRI dan masyarakat setempat terjun langsung memungut sampah di kawasan pantai. Area yang dibersihkan dalam kegiatan ini mencapai 8.250 meter persegi, mencerminkan kolaborasi antara korporasi dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan pesisir.

Dhanny menambahkan, sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan tersebut, sebelumnya BRI Peduli telah melakukan intervensi lingkungan yang intensif dan terintegrasi di wilayah Bali. Berbagai inisiatif dijalankan, antara lain pemasangan penghalang sampah (trash barrier) di sungai-sungai (Tukad) di sekitar kawasan, patroli harian untuk pembersihan dan pemilahan sampah, serta kegiatan pembersihan menyeluruh yang dilakukan secara rutin setiap minggu. 

“Kegiatan ini turut dilengkapi dengan sosialisasi dan edukasi kepada komunitas lokal untuk mendorong perubahan perilaku yang berkelanjutan” imbuhnya. 

Selain itu, upaya menjaga ekosistem lingkungan juga dilaksanakan oleh BRI Peduli dengan mengelola satu wilayah kerja secara menyeluruh, mulai dari pemasangan jaring sampah, patroli terjadwal, audit sampah, edukasi, hingga pengolahan material yang berhasil dikumpulkan. Seluruh rangkaian kegiatan tersebut dilakukan dalam satu ekosistem lokal guna memastikan dampak program yang lebih mendalam, terukur, dan transparan. 

Dhanny menegaskan, melalui program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan, BRI terus melakukan berbagai inisiatif dalam mengatasi persoalan sampah melalui program-program yang secara nyata dapat membantu mengatasi masalah sampah di berbagai wilayah di Indonesia yaitu dalam program BRI Peduli “Yok Kita Gas”.  

Sejak digulirkan pada 2021, program BRI Peduli ‘Yok Kita Gas’ telah dilaksanakan di 41 (empat puluh satu) lokasi di Indonesia yang terdiri dari 5 (lima) lokasi di Pasar Tradisional dan 36 (tiga puluh enam) lokasi di lingkungan masyarakat.  

“Program ini secara nyata telah memberikan dampak bagi masyarakat di berbagai wilayah baik dari sisi sosial, ekonomi, dan lingkungan. Hal ini sejalan dengan komitmen BRI mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals) yang tersirat pada Pilar Pembangunan Sosial, Pilar Pembangunan Ekonomi dan Pilar Pembangunan Lingkungan” tegas Dhanny.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6