Aksi Sopir JakLingko Bantu Tangkap Jambret, Mobil Serempet Motor Pelaku

Sopir JakLingko atas nama M Tommy melakukan aksi heroik saat melihat penjambretan yang terjadi di Jalan TB Simatupang, Jakarta Timur.

Diterbitkan 31 Januari 2026, 20:43 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Sopir JakLingko M Tommy bantu tangkap pelaku penjambretan di TB Simatupang.
  • Satu pelaku tertangkap setelah diserempet JakLingko dan dipukuli warga.
  • Polisi memburu pelaku lain yang kabur membawa handphone korban Rp1,5 juta.

Liputan6.com, Jakarta - Sopir JakLingko atas nama M Tommy (39) melakukan aksi heroik saat melihat penjambretan yang terjadi di Jalan TB Simatupang, Jakarta Timur. Satu dari dua pelaku berhasil ditangkap warga, sementara yang lainnya kabur dengan membawa handphone korban.

Hal itu dibenarkan oleh Kapolsek Ciracas, Kompol Polisi Rohmad. Dia mengatakan, satu pelaku yang tertangkap saat ini masih dalam pemeriksaan intensif.

"Betul diserahkan ke Poldek Ciracas. Diduga melakukan penjambretan. Saat ini dilakukan pemeriksaan," kata Rohmad kepada wartawan, Sabtu (31/2026).

Kanit Reskrim Polsek Ciracas Iptu Hasnan Nasruki menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada Jumat, 30 Januari 2026. Awalnya, seorang perempuan berinisial D tengah menunggu bus.

Dua pelaku kemudian datang dengan berboncengan. Satu orang turun merebut handphone korban, sementara rekannya siaga di atas motor.

"Ada dua, sementara, yang satunya kan langsung kabur bawa handphone itu kan langsung kabur ke arah Tol, tak kekejar," kata dia kepada wartawan, Sabtu malam.

 

Sempat Dipukuli Warga

Salah satu pelaku gagal melarikan diri usai diserempet kendaraan JakLingko hingga jatuh. Warga yang berada di sekitar lokasi pun langsung melakukan penangkapan.

"Iya, yang boncengan itu serempet sama dia. Karena mau lari serempet, bukan ditabrak, terus dia jatuh, terus ditangkap sama warga ," ujar dia.

Pelaku langsung dibawa ke Polsek Ciracas. Saat itu, kondisinya mengalami luka-luka karena sempat dipukuli  warga.

"Kalau luka tabrak enggak, karena nggak ditabrak, hanya terserempet terus jatuh kan, baru digebukin sama warga," ujar dia.

Dia menjelaskan, korban telah membuat laporan polisi dengan kerugian satu unit handphone senilai sekitar Rp1,5 juta. Polisi kini memburu pelaku lain.

"Iya, masih dalam lidik," tandas dia.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6