Raja Juli Antoni: Pak Jokowi Secara Legal Belum Masuk PSI

Meski belum gabung, Raja Juli menyebut Jokowi sudah mengajak pendukungnya masuk PSI.

Diterbitkan 31 Januari 2026, 18:23 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Raja Juli Antoni menyatakan kehadiran Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) dalam Rapat Kerja Nasional membawa energi baru bagi seluruh kader di Tanah Air. Momen tersebut dinilai mampu membangkitkan semangat juang sekaligus memperkuat optimisme partai dalam menatap masa depan.

"Menjadi energi baru dan pemompa semangat seluruh kader PSI di seluruh Indonesia. Ini juga menebalkan keyakinan kami bahwa PSI bisa meraih kursi yang sangat signifikan di DPR RI pada 2029,” kata Raja Juli dalam keterangannya, Sabtu (31/1/2026).

Raja Juli menilai pesan politik Jokowi dalam pidatonya di Rakernas bersifat kuat dan terbuka, meski secara legal formal belum bergabung dengan PSI. Pesan itu dibaca sebagai ajakan kepada relawan dan pemilih Jokowi selama dua periode untuk merapat ke PSI, mulai dari mendaftar sebagai anggota hingga terlibat sebagai relawan di tingkat TPS.

“Pernyataan Pak Jokowi tadi, meskipun secara formal beliau belum berada di PSI, bagi saya itu cukup eksplisit mengundang para relawan Pak Jokowi di seluruh Indonesia, para Jokower atau Jokowi Lover, para pemilih Pak Jokowi, untuk berbondong-bondong masuk ke PSI, mendaftar secara online, menjadi pengurus, relawan, hingga relawan di TPS,” ujar dia.

“Sekali lagi, meskipun secara legal formal beliau belum ada di PSI, pernyataan beliau sudah mengimbau seluruh pendukung Pak Jokowi dan masyarakat yang menilai kepemimpinan beliau selama 10 tahun berhasil, untuk segera bergabung dengan PSI,” sambungnya.

Menurut dia, gaya kepemimpinan Jokowi yang hasilnya masih dirasakan masyarakat dinilai sejalan dengan arah perjuangan partai. Nilai kerja nyata dan keberpihakan pada rakyat disebut ingin diteruskan lewat kerja-kerja politik PSI ke depan.

“Pola kepemimpinan Pak Jokowi yang manfaatnya masih terasa oleh masyarakat, silakan diteruskan di PSI. Ini adalah ruang bagi mereka yang ingin melanjutkan semangat kepemimpinan yang berpihak kepada rakyat,” ujarnya.

Jokowi Siap Kerja Keras untuk PSI

Jokowi menyatakan komitmennya untuk ikut membesarkan PSI. Di hadapan para kader, Jokowi menegaskan kesiapannya berjuang bersama PSI.

Dia menyebut, jika para kader bekerja keras dan mati-matian untuk partai, maka dirinya pun siap berjuang habis-habisan demi kemajuan PSI. Pernyataan itu disampaikannya saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PSI di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (31/1/2026).

"Saudara-saudara bekerja keras untuk PSI, saya pun akan bekerja keras untuk PSI. Saudara-saudara bekerja mati-matian untuk PSI, saya pun akan bekerja habis-habisan untuk PSI," ucap Jokowi.

Dia pun menerangkan, saat ini PSI telah bertransformasi menjadi “partai super Tbk” yang terbuka dan inklusif bagi siapa pun yang ingin bergabung.

“Banyak yang bergabung dan akan lebih banyak lagi yang akan bergabung," ujar Jokowi.

Menurut dia, keterbukaan tersebut akan menarik lebih banyak tokoh, baik dari tingkat nasional, provinsi, hingga kabupaten dan kota.

"Semakin banyak yang bergabung artinya kita akan semakin beragam. Akan semakin banyak perbedaan—perbedaan selera, perbedaan keinginan, perbedaan kepentingan, dan perbedaan lainnya," kata Jokowi.

Karena itu, dia menekankan pentingnya toleransi, kesatuan visi, serta menjaga kerukunan, kesolidan, dan persatuan agar perbedaan tidak berkembang menjadi konflik internal.

Selain soal inklusivitas, Jokowi menyoroti pentingnya penguatan jaringan partai, baik secara daring maupun luring. Dia meminta PSI memperkuat jaringan media sosial dan hubungan dengan warganet, sekaligus membangun jaringan organisasi secara langsung hingga ke akar rumput.

"Ada dua tempat yang perlu kita perkuat. Pertama jaringan media sosial, jaringan online. Yang kedua jaringan luring, jaringan offline dari kota sampai ke desa, semuanya harus kita perkuat," ujarnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6