Geramnya Pramono Dengar Marak Pencurian Kabel Lampu di Jakut: Ganggu Kepentingan Publik, Tindak

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung merespons maraknya pencurian kabel Penerangan Jalan Umum (PJU) di Jakarta Utara viral di media sosial.

Diterbitkan 27 Januari 2026, 10:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Gubernur Pramono Anung minta usut tuntas pencurian kabel PJU di Jakarta Utara.
  • Pelaku akan ditindak tegas karena merusak fasilitas publik dan merugikan masyarakat.
  • Pencurian ini menyebabkan lampu PJU mati, membahayakan pengguna jalan di malam hari.

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung merespons maraknya pencurian kabel Penerangan Jalan Umum (PJU) di Jakarta Utara viral di media sosial. Pramono meminta agar kejadian tersebut diusut. Dia memastikan akan memberikan tindakan tegas jika pelaku pencurian teridentifikasi.

“Yang kemarin di Jakarta Utara, saya sudah meminta untuk dipelajari. Dan memang kalau ada bukti dan kemudian yang melakukan, saya minta untuk ambil tindakan tegas,” kata Pramono di Jakarta, dikutip Selasa (27/1/2026).

Menurut Pramono, pencurian material fasos dan fasum tidak hanya merugikan Pemprov DKI, namun juga berdampak langsung pada kepentingan masyarakat luas. Ia menilai aksi tersebut sangat mengganggu karena merusak sarana dan prasarana publik yang seharusnya digunakan bersama.

“Karena yang pertama sangat mengganggu, yang kedua itu kepentingan publik. Sehingga sarana prasarana publiknya akan terganggu. Dan untuk itu diambil tindakan,” ujarnya.

Viral Kabel Lampu Jalan

Sebelumnya, beredar sebuah video di media sosial yang memperlihatkan dugaan pencurian kabel Penerangan Jalan Umum (PJU) di kawasan Jakarta Utara. Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @tkp_jakarta dan @cilincinginfo.

Rekaman video tersebut memperlihatkan kondisi trotoar yang sudah dibongkar dengan konblok atau paving block berserakan di sepanjang sisi jalan yang dibongkar.

Dalam keterangan unggahan disebutkan bahwa pencurian kabel PJU kembali terjadi di Jalan Raya Cilincing, Jakarta Utara, dengan modus membongkar konblok trotoar.

Akibat aksi tersebut, sejumlah lampu PJU di kawasan tersebut dilaporkan mati total, sehingga berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan, khususnya pada malam hari.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6