Gema Bangsa Dorong Konsolidasi Negara Menuju Indonesia Emas 2045

Periode 2029-2034, harus dijadikan masa konsolidasi negara dengan memperkeras kedaulatan ekonomi, menegakkan kembali wibawa negara atas pasar dan memutus ketergantungan struktural pada asing dan oligarki domestik.

Diterbitkan 26 Januari 2026, 04:01 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Partai Gema Bangsa dukung Prabowo Pilpres 2029, bukan pragmatis tapi keputusan politik sadar.
  • Prabowo dianggap alat sejarah hantam struktur lama, bebaskan Indonesia dari oligarki dan modal besar.
  • Dukungan bertujuan rebut negara, konsolidasi kedaulatan ekonomi, wujudkan Indonesia Emas 2045.

Liputan6.com, Jakarta - Partai Gema Bangsa mendeklarasikan dukungannya ke Prabowo Subianto untuk maju kembali saat Pilpres 2029. Menurut Waketum Partai Gema Bangsa, Joko Kanigoro, keputusan ini bukanlah pilihan pragmatis apalagi sebatas menumpang pada kekuasaan.

Menurut dia, keputusan itu adalah keputusan politik yang sadar, keras dan penuh risiko, yaitu menempatkan Prabowo Subianto sebagai alat sejarah.

"Sebagai jalan transisi dan sebagai palu untuk menghantam struktur lama yang membuat Indonesia terus terjebak sebagai bangsa setengah merdeka," kata Joko dalam keterangan pers diterima, Senin (26/1/2026).

Joko menilai, Indonesia sampai dengan saat ini belum benar-benar mandiri dan berdaulat. Dia meyakini, Indonesja masih hidup dalam ekonomi yang dikendalikan oleh modal besar, tunduk pada kepentingan global dan masih disandera oleh oligarki yang menyusup ke dalam negara.

“Pemilu datang dan pergi, wajah kekuasaan berganti tetapi struktur penindasan tetap berdiri kokoh. Demokrasi hanya menjadi panggung sirkulasi elite dan bukan alat pembebasan rakyat,” catat Joko.

Dalam konteks itu, Joko mewanti, sosok Prabowo Subianto tidak boleh dibaca sebagai figur biasa. Meski dia bukan tujuan akhir, tapi dia adalah fase transisi sejarah yang telah dibuktikan dengan segenap prestasi dalam menjalankan pemerintahannya hingga hari ini.

"Dukungan pada Pilpres 2029 harus dipahami sebagai upaya merebut kembali negara dari tangan para pemilik modal, para perampok sumber daya dan para makelar kekuasaan," tegas Joko.

 

Konsolidasi

Joko mendorong, periode 2029-2034, harus dijadikan masa konsolidasi negara dengan memperkeras kedaulatan ekonomi, menegakkan kembali wibawa negara atas pasar dan memutus ketergantungan struktural pada asing dan oligarki domestik.

Joko pun mencatat, roadmap politik menuju Indonesia 2045 adalah roadmap pertarungan dan dalam menjalankannya, Partai Gema Bangsa meyakini Prabowo Subianto adalah satu-satunya figur yang diyakikini dan terbukti memiliki keberanian.

“Partai Gema Bangsa berkomitmen akan terus mengawal dan menjaga visi dan roadmap politik ini hingga Tahun 2045 agar setiap periode pemerintahan tidak menjadikan tujuan Indonesia Emas 2045 hanya akan menjadi perayaan kosong,” dia menandasi.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6