Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Pertahanan (Kemhan) bersama Universitas Pertahanan (Unhan) memasang 60 unit instalasi penjernih air siap minum dengan metode Reverse Osmosis (RO) di sejumlah layanan fasilitas umum Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh.
Inovasi RO ini disebut mampu menghilangkan partikel, ion, dan molekul air. Sehingga, air yang dihasilkan bersih dan aman untuk dikonsumsi.
Komandan Satuan Tugas Air Bersih di wilayah Aceh Tamiang sekaligus Kepala Program Studi (Kaprodi) Informatika Unhan Kolonel Infanteri Adam Mardamsyah mengatakan, sebelum penyaluran instalasi, pihaknya terlebih dahulu melaksanakan survei pemetaan untuk kebutuhan air bersih dan air minum di sekitar wilayah tersebut.
Advertisement
"Unhan sebagai think-tank-nya pertahanan sudah mendesain sustainable tentang kebutuhan air bersih di saat bencana. Inilah memang salah satu karya anak bangsa untuk membantu wilayah yang terkena dampak bencana," ujar Adam, dikutip dari Antara, Selasa (27/1/2026).
Lebih lanjut, ia mengatakan, teknologi RO ini merupakan karya dari dosen Unhan. Metode RO dibuat dengan tujuan untuk mendesain air yang terdampak di wilayah bencana agar dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka.
Adam mengatakan, instalasi air sudah dipasang di beberapa titik sejak Desember tahun lalu. Instalasi itu salah satunya dipasang di SDN 1 Tualang Cut di Desa Tualang Baro, Kecamatan Manyak Payed.
"Sejak 20 Desember 2025, kami sudah melaksanakan pemasangan titik-titik air. Tiga titik berada di Kabupaten Bener Meriah, sisanya ada di seputaran Aceh Tamiang," terangnya.
Titik Prioritas Instalasi Air
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5484336/original/007283200_1769420542-Adam_Mardamsyah.jpeg)
Adam mengatakan, penyediaan air bersih dilakukan secara maraton atas arahan Menhan RI Sjafrie Sjamsoeddin.
Penyediaan fasilitas ini dilaksanakan dengan meninjau langsung wilayah yang paling membutuhkan, agar warga segera memperoleh akses air layak konsumsi.
Ia juga menjelaskan, titik-titik prioritas pemasangan instalasi difokuskan pada seluruh puskesmas di Aceh Tamiang karena kebutuhan air bersih sangat penting bagi layanan kesehatan, terutama bagi pasien dan masyarakat terdampak banjir.
Selain sebagai pendukung fasilitas kesehatan, instalasi juga dipasang di sekolah, meunasah (tempat belajar/madrasah), masjid, perkantoran, hingga koramil terdampak, dengan perhatian khusus pada wilayah terisolir seperti Kampung Babo yang mengalami keterbatasan akses air bersih.
Adam menegaskan seluruh instalasi diberikan tanpa pungutan biaya kepada pengelola setempat dan dilarang diperjualbelikan.
Penyediaan ini disertai dengan pengawasan serta pelatihan operator agar alat terawat, berkelanjutan, dan tepat sasaran bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Advertisement
Kinerja Teknologi RO
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5469854/original/051949000_1768188638-WhatsApp_Image_2026-01-12_at_09.31.33.jpeg)
Dari sisi pemanfaatan teknologi, Dosen Prodi Fisika Unhan Dian Parwati Ningtyas sekaligus peneliti instalasi RO menjelaskan, teknologi RO bekerja memurnikan air melalui filtrasi dan tekanan tinggi.
Proses ini akan menghasilkan air bebas bakteri dan virus, serta menjaga parameter penting seperti pH netral, salinitas nol, dan total zat terlarut sesuai standar konsumsi.
"Jadi pada dasarnya Reverse Osmosis itu adalah pembalikan suatu nilai air, bagaimana kita mengembalikan esensi air itu menjadi jernih, menjadi murni lagi melalui beberapa teknik," jelas Dian.
Ia juga menjelaskan, sistem RO dilengkapi sensor Total Dissolved Solids (TDS) dan pengujian laboratorium bersertifikasi untuk memastikan air aman diminum maupun digunakan mandi dan mencuci, dengan kualitas yang terus dipantau secara berkala.
"Terutama untuk air minum kita menjaga pH-nya selalu netral antara 6,5 hingga 7 ya. Kemudian masalah salinitas, karena untuk konsumsi jadi diharapkan masyarakat itu tidak meminum air yang koagulan asinnya tinggi," bebernya.
Penyesuaian Karakteristik Air
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5484337/original/013168400_1769420542-Dian_Dosen_Unhan.jpeg)
Dian mengatakan, proses filtrasi air menyesuaikan karakteristik air baku Sumatera yang cenderung asam dan mengandung oksalat, melalui formulasi batuan mineral alami hasil riset panjang timnya.Â
Saat ini, RO sudah terpasang sebanyak 60 unit dari target capaian 100 unit di sejumlah titik fasilitas umum.
Selanjutnya, air hasil olahan dibagi menjadi dua jalur, yakni air bersih untuk kebutuhan harian dan air minum yang diperkaya mineral alami serta disterilisasi ultraviolet sebelum siap dikonsumsi masyarakat.
Dian mengungkapkan, riset RO tersebut telah dikembangkan lebih dari satu dekade.
Perkembangan ini telah melalui berbagai proses. Mulai dari uji coba, kegagalan, hingga penyempurnaan membran, tekanan, dan formulasi batuan agar optimal di berbagai kondisi air.
Saat ini, satu unit RO mampu memproduksi sekitar 15 ribu liter air per hari dan terus dikembangkan oleh Kemhan untuk mendukung wilayah bencana, termasuk daerah terpencil hingga perbatasan.
Ke depannya, program ini ditargetkan terus diperluas dalam skala nasional.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3582741/original/073035600_1632534104-210923_infografis-gedung_jakarta_bakal_dilarang_memakai_air_tanah_P.jpg)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336960/original/043977000_1782207955-cek_fakta_-_bibit_Ikan_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8968722/original/090452400_1782980277-cek_fakta_-_tenaga_pendamping_masyarakat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562012/original/067915900_1776772441-Cek_fakta_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8810983/original/080616100_1782907341-cek_fakta_-_bibit_ayam_dan_ikan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5484335/original/095105900_1769420541-Filtrasi_Air.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8397156/original/089293200_1782278283-AP26174690236290.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8442423/original/051297200_1782335693-063_2283164257.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9076838/original/076638200_1783028282-000_B8H386V.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9072363/original/048211400_1783026161-000_B9476UW.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9072362/original/069449700_1783026157-000_B94788B.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8411138/original/071923000_1782295017-leao.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8369442/original/037177900_1782246021-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264052/original/051981800_1782069590-Spain_s_Lamine.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260345/original/097053600_1781587471-spanyol.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261027/original/025366000_1781675161-AP26168084988387.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257805/original/092292600_1781257252-9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8936811/original/000994900_1782963967-Kepala_DLKH_Depok.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8799919/original/000117000_1782902848-Wamenhut.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8407960/original/020894400_1782291107-ChatGPT_Image_24_Jun_2026__15.43.56.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782150/original/095901200_1782877989-henrik-l-pSrbsvmIxSU-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8790512/original/064355700_1782898493-Jenewa.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5209049/original/095547800_1746424139-image__12_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782451/original/096347000_1782887081-Cakung_Barat.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782422/original/035473700_1782885706-Degradasi.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782438/original/039428600_1782886412-GSDC.jpeg)