Dilaporkan Hilang Saat Banjir, Warga Karawang Ditemukan Tewas Tenggelam

Pada Senin (19/1/2026) sekitar pukul 13.00 WIB, korban sempat dilaporkan hilang oleh pihak keluarganya.

Diterbitkan 20 Januari 2026, 08:05 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Korban banjir Karawang, Adi Suwardi, ditemukan meninggal dunia setelah dilaporkan hilang.
  • Tim gabungan melakukan pencarian dan menemukan korban tenggelam di area banjir.
  • Banjir di Karawang merendam ribuan rumah akibat luapan Sungai Citarum dan Cibeet.

Liputan6.com, Jakarta - Seorang warga terdampak banjir di Desa Karangligar Kabupaten Karawang, Jawa Barat, yang sempat dilaporkan hilang ditemukan meninggal dunia. Korban bernama Adi Suwardi.

"Korban warga Dusun Pangasinan RT 001 RW 001, Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat," kata Kasi Humas Polres Karawang Ipda Cep Wildan, Selasa (20/1/2026).

Dia menyebutkan, pada Senin (19/1/2026) sekitar pukul 13.00 WIB, korban sempat dilaporkan hilang oleh pihak keluarganya. Saat pihak keluarga melapor, korban terakhir kali terlihat berjalan seorang diri di sekitar wilayah terdampak banjir.

Mendapat laporan dari pihak keluarga, jajaran Polsek Telukjambe Barat bersama Satpolairud Polres Karawang, BKO Ditpolairud Polda Jawa Barat, Brimob, TNI, BPBD Karawang, serta relawan Tagana langsung melakukan upaya pencarian dengan menyisir lokasi menggunakan perahu karet.

"Korban ditemukan tenggelam di area banjir, pada Senin (19/1) sekitar pukul 17.00 WIB dengan kondisi meninggal dunia. Selanjutnya dilakukan evakuasi dan penanganan sesuai prosedur," katanya, dikutip dari Antara.

Jenazah Diserahkan ke Keluarga

Setelah dievakuasi, petugas berkoordinasi dengan pihak terkait untuk proses pemeriksaan awal kepolisian. Jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga dan selanjutnya dimakamkan.

Pihak kepolisian menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban serta mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya di wilayah yang masih terdampak banjir, guna menghindari kejadian serupa.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang menyebutkan banjir akibat meluapnya dua sungai besar, Citarum dan Cibeet, merendam ribuan rumah di 26 desa sejak beberapa hari terakhir.

Sesuai dengan catatan BPBD Karawang, terdapat 3.162 rumah yang terendam banjir, tersebar di 26 desa dan 12 kecamatan sekitar Karawang. Sedangkan jumlah warga yang terdampak sebanyak 13.400 orang.

Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat merupakan salah satu daerah banjir yang cukup parah, dengan ketinggian air hampir mencapai 2 meter.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6