BPBD: Banjir Akibat Curah Hujan Tinggi di Jakut Telah Surut Minggu Malam 18 Januari 2026

BPBD DKI Jakarta mencatat empat rukun tetangga (RT) dan 11 ruas jalan yang sebelumnya terendam banjir akibat curah hujan tinggi dinyatakan telah surut pada Minggu malam (18/1/2026).

Diterbitkan 18 Januari 2026, 22:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat empat rukun tetangga (RT) dan 11 ruas jalan yang sebelumnya terendam banjir akibat curah hujan tinggi dinyatakan telah surut pada Minggu malam (18/1/2026).

"Informasi genangan air hingga pukul 19.00 WIB sebanyak empat RT dan 11 ruas jalan di Jakut telah surut," ujar Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD Provinsi DKI Jakarta Mohamad Yohan di Jakarta, Minggu (18/1/2026) melansir Antara.

Ia menyebut, banjir telah surut di satu RT Kelurahan Kapuk Muara, Kecamatan Penjaringan, satu RT di Kelurahan Ancol dan satu RT di Kelurahan Pademangan Barat, Kecamatan Pademangan.

Selain itu, kata dia, sejumlah ruas jalan yang tadinya terendam banjir secara perlahan telah surut pada Minggu malam mulai di Jalan Gaya Motor Raya di depan Kodim 0502 Kelurahan Sungai Bambu, Jalan Agung Raya, Kelurahan Sunter Agung.

"Lalu banjir di Jalan Jembatan Tiga Raya, Penjaringan; Jalan Pluit Selatan Raya di depan Kantor Kecamatan Penjaringan," terang Yohan.

Kemudian, lanjut dia, Jalan Pluit Raya, Penjaringan; Jalan Tanah Merah, Penjaringan; Jalan Cakung Cilincing Raya, Rorotan, Kecamatan Cilincing; Jalan Mangga, Kelurahan Tugu Utara, Kecamatan Koja; Jalan Boulevard Barat Raya' dan Raya Cakung Cilincing Rorotan, Jakarta Utara.

BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama dengan para lurah dan camat setempat serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi penyintas.

"Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat," tutup Yohan.

 

Banjir Surut, Pemotor Tak Lagi Diizinkan Melintas di Tol Wiyoto Wiyono

Sebelumnya, banjir di jalan tol Wiyoto Wiyono, Jakarta, berangsur surut, pada Minggu (18/1/2026) siang.

Kasat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Dhanar Dono, menyampaikan berdasarkan pemantauan pukul 14.00 WIB, sebagian besar titik genangan mulai hilang.

"Arteri menjelang GT Podomoro Jalan Yos Sudarso genangan sudah nihil. Arteri samping GT Ancol Barat dan Off Jembatan Tiga masih ada genangan sekitar 20 sampai 30 sentimeter," kata dia dalam keteranggnya.

Selain itu, banjir setinggi sekitar 20 sentimeter masih terpantau di GT Pluit. Sementara arteri Off Bimoli dipastikan sudah tidak tergenang.

Meski demikian, Dhanar menegaskan seluruh ruas sudah dapat dilalui kendaraan. Pengendara hanya diimbau memperlambat laju karena sisa genangan di beberapa titik.

"Sudah. Di Tol Wiyoto Wiyono tidak ada rekayasa juga. Normal," ungkap dia.

Dhanar menambahkan, akses sepeda motor ke dalam tol yang sebelumnya dibuka saat kini tidak diperkenakan lagi.

"Sepeda motor sudah tidak bisa masuk ke dalam tol," ucap dia.

 

Banjir Rendam Jalan Ahmad Yani

Sebelumnya, Banjir di Jalan Ahmad Yani memutus akses menuju ke arah Tanjung Priok, Jakarta Utara.

"Akibat hujan sepanjang semalam hingga pagi hari terjadi genangan di jalan arteri Ahmad Yani. Akses menuju Tanjung Priok terputus akibat genangan cukup tinggi antara 60 cm sampai 80 cm akibatnya roda dua tidak bisa melintas," kata Kepala Induk Jaya 2 Sat PJR Polda Metro Jaya, AKP Sumari, saat dihubungi Minggu (18/1/2026).

"Akibatnya, roda dua menumpuk di gerbang Pulomas semakin banyak," sambung dia.

Melihat kondisi itu, polisi memutuskan melakukan diskresi dengan memberi akses khusus ke tol. Di mana pemotor bisa melintasi Tol Wiyoto Wiyono.

Pemotor dikawal masuk dari GT Pulo Mas hingga keluar di Off Ramp Kebon Bawang, Jakarta Utara.

"Kami memutuskan melaksankan diskresi kepolisian untuk melakukan pengawalan roda dari GT Pulo Mas sampai Off Ramp Kebon Bawang," ucap Sumari.

Dia mengatakan, pengendara mengikuti arahan petugas, sehingga pengawalan berjalan lancar. "Alhamdulilah pengawalan berjalan lancar tidak ada insiden," tandas dia.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6