Polisi Tangkap 6 Pak Ogah Diduga Pungli di Exit Tol Rawa Buaya

Petugas turut menyita sejumlah barang bukti berupa uang tunai dan telepon seluler dari tangan juru parkir liar. Keenam terduga kemudian dibawa ke Polsek Cengkareng.

Diterbitkan 15 Januari 2026, 19:39 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Polisi tangkap enam juru parkir liar di exit Tol Rawa Buaya karena pungli.
  • Barang bukti uang tunai dan ponsel disita, terduga dibawa ke Polsek Cengkareng.
  • Penutupan exit Tol Rawa Buaya oleh Dishub, bukan ulah juru parkir liar.

Liputan6.com, Jakarta - Polisi menangkap enam orang juru parkir liar atau 'Pak Ogah' karena diduga melakukan pungutan liar (pungli) di pintu keluar (exit) Tol Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat. Penangkapan dilakukan setelah tim gabungan turun langsung ke lokasi dan mendapati praktik pungli tersebut.

"Tim gabungan mendatangi lokasi dan menangkap enam orang," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, Kamis (15/1/2026).

Petugas turut menyita sejumlah barang bukti berupa uang tunai dan telepon seluler dari tangan juru parkir liar. Keenam terduga kemudian dibawa ke Polsek Cengkareng.

"Para terduga selanjutnya dibawa ke Polsek Cengkareng untuk menjalani proses lebih lanjut," kata Budi.

 

Rantai dan Gembok di Exit Tol Rawa Buaya Bukan Ulah Pak Ogah

Polisi meluruskan informasi terkait pemasangan rantai dan gembok di pintu keluar Tol Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, yang sempat dikaitkan dengan aksi 'Pak Ogah'.

Kanit Reskrim Polsek Cengkareng, Iptu Aang Kaharudin menegaskan, penutupan akses tersebut bukan dilakukan oleh juru parkir liar, melainkan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta.

Menurut Aang, pemasangan rantai dan gembok itu merupakan bagian dari kebijakan resmi Dishub untuk menutup jalan pada jam-jam tertentu. Penutupan dilakukan sesuai jadwal buka-tutup yang telah ditetapkan.

"Penutupan jalan itu memang dari Dishub dan Dishub sudah menyatakan bahwa gembok penutupan itu dari Dishub," kata Aang saat dikonfirmasi, dilansir Antara.

Dia menjelaskan, berdasarkan informasi dari Dishub, akses tersebut ditutup mulai pukul 06.00 hingga 11.00 WIB dan kembali dibuka setelahnya. Kebijakan itu diterapkan secara rutin dan memiliki jadwal yang jelas.

Sebelumnya, sebuah video yang beredar di media sosial melalui akun Instagram @lambe_turah memperlihatkan sejumlah orang seolah menjaga pintu keluar Tol Rawa Buaya, yang memicu beragam spekulasi di publik.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6