Dana Riset Kampus Ditambah Rp 4 Triliun, Prabowo Minta Fokus Swasembada Pangan dan Energi

Presiden Prabowo berharap tambahan alokasi dana sebesar Rp 4 triliun dapat memperkuat riset untuk seluruh perguruan tinggi.

Diterbitkan 15 Januari 2026, 14:32 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Prabowo menambah Rp 4 T dana riset perguruan tinggi, total Rp 12 T.
  • Tujuannya perkuat riset, swasembada pangan/energi, industrialisasi, hilirisasi.
  • Fokus riset pada 18 proyek strategis, termasuk waste to energy.

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menambah alokasi dana riset dan inovasi sebesar Rp 4 triliun untuk seluruh perguruan tinggi di Indonesia. Sehingga, total dana riset dan inovasi yang diberikan Prabowo sebesar Rp 12 triliun.

Hal itu disampaikan Prabowo saat mengumpulkan para akademisi yang terdiri dari, rektor dan guru besar perguruan tinggi negeri maupun swasta di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (15/1/2026).

"Dalam forum tadi, Bapak Presiden langsung memutuskan untuk memberikan tambahan dana anggaran sebesar Rp 4 triliun," kata Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (15/1/2026).

Menurut dia, dana riset di perguruan tinggi sebesar Rp 8 triliun atau setara dengam 0,34 persen dari total APBN 2026. Prasetyo menyampaikan Presiden Prabowo berharap tambahan alokasi dana sebesar Rp 4 triliun dapat memperkuat riset untuk seluruh perguruan tinggi.

"Harapannya ini dapat memperkuat riset-riset untuk seluruh universitas, termasuk bekerja sama dengan BRIN (Badan Riset dan Inovasi)," ujarnya.

Prasetyo menuturkan Prabowo meminta agar riset-riset diprioritaskan untuk mengejar swasembada pangan dan swasembada energi. Kemudian, untuk mempersiapkan industrialisasi dan hilirisasi.

"Beliau memberikan penekanan bahwa riset-riset tersebut diutamakan untuk, yang pertama mengejar swasembada pangan. Kemudian mengejar swasembada energi," tutur Prasetyo.

"Yang ketiga, mempersiapkan industrialisasi dan hilirisasi yang tahun ini akan mulai dilakukan groundbreaking besar-besaran yang tentunya membutuhkan sumber daya-sumber daya manusia yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi," sambungnya.

 

Riset Juga Fokus pada Hilirisasi Industri Danantara

Sementara itu, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, Riset, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menuturkan penambahan dana untuk riset menjadi bukti bahwa Prabowo memberi perhatian pada perguruan tinggi, khususnya peneliti dan guru besar. Dia menyebut Prabowo menilai mereka berkontribusi bagi kemajuan Indonesia.

"Bapak Presiden juga menambah alokasi dana untuk riset dan inovasi seluruh perguruan tinggi itu sampai Rp 4 triliun. Itu suatu bukti dan gambaran betapa Bapak Presiden memberikan amanat yang besar kepada perguruan tinggi kepada seluruh peneliti dan guru besar untuk memiliki kontribusi signifikan bagi kemajuan bangsa," ujar Brian.

Dia menyampaikan dana riset akan difokuskan untuk membangun dan mendukung sejumlah hilirisasi industri yang dipimpin Danantara. Salah satunya, proyek waste to energy atau pengelolaan sampah menjadi energi.

"Mulai dari industri waste to energy, hilirisiasi mineral pangan dan sebagainya tadi ada 18 proyek strategis. Itu diharapkan perguruan tinggi membackup dengan riset yang kuat sehingga kemandirian kita terhadap hilirisasi industri menjadi cukup tinggi," pungkas Brian.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6