Cegah Tumbang, Sudin Pertamanan dan Hutan Kota Jaktim Siapkan Penanganan Pohon pada 2026

Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Timur (Sudin Tamhut Jaktim) menyiapkan langkah strategis penanganan pohon pada 2026 sebagai upaya pencegahan pohon tumbang di tengah meningkatnya potensi cuaca ekstrem.

Diterbitkan 09 Januari 2026, 12:35 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Timur (Sudin Tamhut Jaktim) menyiapkan langkah strategis penanganan pohon pada 2026 sebagai upaya pencegahan pohon tumbang di tengah meningkatnya potensi cuaca ekstrem.

"Langkah pemangkasan ini tentunya dilakukan sebagai upaya pencegahan terjadinya pohon tumbang, terutama saat cuaca ekstrem," ujar Kepala Sudin Tamhut Jakarta Timur Dwi Ponangsera di Jakarta, Jumat (9/1/2026), melansir Antara.

Program tersebut, kata dia, menjadi kelanjutan dari penanganan puluhan ribu pohon yang telah dilakukan sepanjang 2025.

Dwi menyebutkan, upaya pencegahan pohon tumbang terus diperkuat melalui pemangkasan, penebangan pohon berisiko, serta pemantauan rutin di seluruh wilayah kecamatan.

"Penanganan pohon akan tetap menjadi prioritas pada 2026, terutama di titik-titik rawan pohon tumbang dan lokasi dengan aktivitas masyarakat yang tinggi," ucap dia.

Dwi memaparkan, salah satu strategi penanganan pohon pada 2026, yakni mengandalkan laporan masyarakat melalui aplikasi JAKI, yang dikombinasikan dengan patroli rutin Tim Satuan Tugas (Satgas) Hijau.

"Sepanjang 2025, Sudin Tamhut Jaktim melakukan penanganan terhadap 20.718 pohon di 10 wilayah kecamatan. Semuanya merupakan hasil pemantauan rutin Tim Satgas Hijau yang setiap hari berkeliling melakukan monitoring wilayah," tutur Dwi.

Penanganan pohon itu, sambung dia, juga dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya pohon tumbang saat hujan disertai angin kencang.

 

Tujuan Pemangkasan

Selain itu, menurut Dwi, pemangkasan juga bertujuan memberikan pencahayaan optimal lampu penerangan jalan umum (PJU) pada malam hari.

Sementara itu, Kepala Seksi Jalur Hijau dan Pemakaman Sudin Tamhut Jaktim Made Widhi Adnyana Surya Pratita menambahkan dalam penanganan pohon tersebut, dikerahkan sebanyak 99 personel Pasukan Hijau yang tersebar di 10 wilayah kecamatan.

Dia merinci dari jumlah tersebut, sebanyak 825 pohon dilakukan penanganan ringan, 17.348 pohon dilakukan penanganan sedang, dan 2.545 pohon dilakukan penanganan berat.

"Untuk pohon yang berpotensi tumbang, langsung ditebang agar tidak membahayakan masyarakat. Kami juga secara rutin melakukan peremajaan pohon agar wilayah Jakarta Timur tetap hijau dan asri," ungkap Made.

 

Sambut Hari Sejuta Pohon 10 Januari: Dua Kota di Jakarta Lakukan Upaya Penghijauan

Sebelumnya, mmperingati peringatan Hari Gerakan Satu Juta Pohon yang jatuh pada 10 Januari 2026, upaya penghijauan di DKI Jakarta menunjukkan capaian yang sangat positif.

Gerakan menanam pohon bukan lagi dipandang sebagai aktivitas seremonial semata, tetapi sebuah strategi pertahanan ekologis yang vital untuk keberlangsungan hidup warga kota.

Jakarta, sebagai pusat aglomerasi dengan aktivitas ekonomi dan mobilitas tinggi, menghadapi fenomena pulau panas perkotaan yang meningkatkan suhu permukaan secara drastis.

Akumulasi emisi karbon dari kendaraan bermotor dan minimnya tutupan lahan hijau memperparah kondisi mikroklimat kota. Dalam konteks ini, keberadaan pohon pelindung dan tanman produktif bukan sekedar elemen estetika tata kota, tetapi juga berfungsi sebagai infrastruktur hijau.

Suku Dinas Pertanaman dan Hutan Kota (Sudin Tamhut) Jakarta Selatan dan Jakarta timur mencatat total penanaman 2 wilayah tersebut mencapai 2.234 pohon pelindung dan produktif.

Langkah ini menjadi sebuah bukti nyata bahwa adanya komitmen kota dalam menambang Ruang Terbuka Hijau (RTH) serta upaya mitigasi polusi udara yang menjadi isu krusial di Jakarta.

Strategi penanaman pun kini lebih adaptif, tidak hanya menyasar taman-taman kota yang sudah mapan, tetapi juga mengoptimalisasi lahan-lahan kritis, bantaran waduk, jalur hijau protokol.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6