Liputan6.com, Jakarta - Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes), Benjamin Paulus Octavianus menyatakan, hingga Januari 2026, sebanyak 4.535 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) MBG telah lulus Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Capaian ini menunjukkan peningkatan standar kebersihan dan keamanan pangan dalam program MBG.
Dia mendorong seluruh Dinas Kesehatan terus meningkatkan persentase SPPG di setiap wilayah untuk lulus SLHS, mengingat saat ini baru 23 persen dari total SPPG berdiri di seluruh Indonesia, yakni 19.188 unit.
“Bersyukur hari ini sudah 4.535 SPPG yang sudah lulus sertifikat. Itu artinya itu termasuk pemeriksaan laboratoriumnya, semua dicek. Ada yang belum baik, ya harus memperbaiki dulu untuk menjadi baik,” katanya saat mengunjungi SMK Negeri 1 Jakarta, Kamis (8/1/2026).
Advertisement
Dia juga mengingatkan seluruh sekolah menjalankan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 115 Tahun 2025 terkait dengan Perluasan Penerima MBG. Termasuk bagi para guru, tenaga tata usaha, maupun tenaga kebersihan di sekolah.
“Keputusan dari Presiden kan juga menambah penerima manfaat, bukan seperti di sekolah ini yang tenaganya belum mendapatkan MBG. Nah, ini kami mohon agar mereka juga mendapat manfaatnya. Jangan hanya murid, tetapi guru dan semua pegawai yang ada di sekolah ini bisa mendapat makanan,” ujar dia.
Benjamin menjelaskan dampak MBG bagi peningkatan gizi siswa harus benar-benar dihitung secara medis dan tidak boleh dengan cara asal-asalan. Dia mengatakan bahwa hal tersebut membutuhkan proses yang panjang.
“Dampak langsungnya harus dihitung, enggak boleh asal-asalan, oleh karena itu butuh proses. Hari ini belum bisa kalau ditanya angkanya berapa, karena ini sesuatu yang harus dikerjakan dengan teliti karena ini harus dilakukan secara medis,” katanya.
BGN Targetkan 82,9 Juta Warga Terima MBG di 2026
Badan Gizi Nasional (BGN) menargetkan jumlah penerima manfaat Program Makan Bergizi (MBG) mencapai 82,9 juta orang pada 2026. Target tersebut dibarengi dengan upaya meningkatkan kualitas layanan dan percepatan pembentukan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia.
Kepala BGN Dadan Hindayana mengatakan, target penerima manfaat ditetapkan setelah program MBG mencatat pertumbuhan signifikan selama satu tahun pelaksanaan. Tercatat, hingga akhir 2025, jumlah penerima manfaat MBG telah mencapai 55,1 juta orang secara nasional.
“Di tahun 2026 ini kita akan terus mengejar target 82,9 juta sambil terus memperbaiki diri untuk sekaligus melakukan sertifikasi dan akreditasi,” kata Dadan saat meninjau pelaksanaan MBG di SDN 01 Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (8/1/2026).
Dadan bilang, target 82,9 juta penerima manfaat pada 2026 sangat bergantung pada kolaborasi lintas sektor serta partisipasi masyarakat, seiring dengan pesatnya pertumbuhan program MBG secara nasional.
Dia menjelaskan, peningkatan jumlah penerima manfaat MBG akan diiringi dengan penguatan kualitas layanan, termasuk pengelompokan SPPG berbasis standar pelayanan dan keamanan pangan.
“Kita akan bisa mengelompokkan satuan pemenuhan berbasis kualitas layanan, dan target kita agar seluruhnya unggul sehingga makanan yang dihasilkan tidak hanya membuat anak tumbuh sehat, cerdas, kuat, dan ceria, tapi juga aman,” ujarnya.
Selain ekspansi cakupan, BGN juga menargetkan perbaikan signifikan pada aspek keamanan pangan. Dadan menyebut, jumlah kejadian keracunan makanan dalam program MBG menunjukkan tren penurunan sepanjang akhir 2025.
“Di Oktober puncaknya 85 kejadian, turun menjadi 40 kejadian di November dan di Desember selama satu bulan tersisa 12 kejadian. Target kita sesuai instruksi Presiden adalah zero defect di tahun 2026,” kata Dadan.
Advertisement
Semua Guru hingga Tenaga Kebersihan Harus Dapat MBG
Badan Gizi Nasional (BGN) mengingatkan guru harus mendapatkan makan bergizi gratis (MBG) mengingat beberapa sekolah masih belum memberikannya. Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang mengatakan, pemberian MBG untuk guru sudah tertuang di Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 115 Tahun 2025 terkait Perluasan Penerima MBG.
"Semua guru harus dapat ya, sudah tertuang dalam Perpres, masa' di sekolah ini belum dapat? Harus dijalankan ya, semua tenaga pendidik, termasuk mau itu tenaga kebersihan, yang menyapu, tenaga Tata Usaha (TU) juga harus dapat," katanya menegur Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di SMK Negeri 1 Jakarta pada Kamis (8/1/2026).
Selain itu, Nanik juga menyarankan agar tiap SPPG lebih kreatif memberikan menu makanan, utamanya ikan yang proteinnya sangat dibutuhkan bagi siswa sekolah.
"Mungkin mereka ingin ikan lele, jangan telur terus, karena kalau permintaannya banyak harganya bisa naik, jaga supaya enggak naik maka ganti jadi ikan," ujar dia.
Nanik menegaskan dirinya akan kembali lagi ke SMKN 1 Jakarta pekan depan untuk mengecek apakah guru sudah mendapatkan MBG atau belum, mengingat hal tersebut merupakan perintah Presiden Prabowo Subianto.
"Minggu depan saya ke sini lagi, tolong ya benar-benar diberikan untuk guru," tuturnya.
Saat berinteraksi dengan salah satu siswa Kelas X Teknik Konstruksi Perumahan (TKP), Jihan, Nanik mendapati siswa tersebut menangis terharu karena mendapatkan MBG.
"Enggak apa-apa, makanya setelah dapat MBG ini harus lebih semangat lagi sekolahnya, ya!" ucap Nanik sembari mengusap bahu siswi tersebut.
Lampaui Program MBG Brasil
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa MBG saat ini sudah menjangkau 55 juta penerima manfaat sejak program tersebut berjalan selama setahun. Dia menyebut capaian MBG Indonesia lebih banyak dibandingkan Brasil yang lebih dulu menjalankan program tersebut.
"Ini sesuatu yang membanggakan juga karena negara-negara yang kita ketahui contoh Brasil, Presiden Brasil menyampaikan kepada saya mereka butuh 11 tahun untuk mencapai 40 juta peneirma manfaat. Kita satu tahun mencapai 55 juta penerima manfaat," kata Prabowo saat retret kabinet merah putih atau taklimat awal tahun di Hambalang, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026).
Dia menegaskan pemerintah akan terus menjalankan program MBG, meskipun banyak pihak yang mengkritik dan mengejek. Prabowo mengatakan MBG justru ditunggu oleh masyarakat.
"Ini tugas yang kita emban tugas mulia dan alhamdulillah kita perlu keyakinan kita buktikan saya sangat yakin walaupun begitu banyak pakar yang mengejek saya dan tim saya menyinyir mereka katakan MBG pasti gagal tapi kita buktikan kepada mereka MBG berhasil," tutur Prabowo.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5496891/original/097309800_1770608635-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-09T103958.761.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710243/original/038928400_1782790135-IMG_3966.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715404/original/084148600_1782803575-Cek_fakta_bsu_25_juta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8714532/original/000144500_1782797436-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-30T122233.633.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5360704/original/079491800_1758721598-183356.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3884476/original/045757800_1764335001-WhatsApp_Image_2025-11-28_at_20.01.56.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715414/original/056650500_1782804083-AP26180851266408.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711445/original/003693600_1782792455-000_B8QK6YV.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715315/original/077601700_1782799662-Netherlands__Jan_Paul_van_Hecke.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8714917/original/028527700_1782798194-Brazil_s_Gabriel_Martinelli.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8625301/original/096522400_1782619158-000_B8K37NR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8713141/original/058795600_1782795003-Germany_players_are_dejected.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513256/original/026711200_1782437004-AP26176799194484.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710893/original/011996500_1782791219-WhatsApp_Image_2026-06-30_at_10.43.26__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8709002/original/001727100_1782787701-000_B8QH9N2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711341/original/045734100_1782792164-IMG-20260630-WA0021.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263744/original/028849200_1781996788-AP26171656106233.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8309790/original/022314100_1782176318-000_B7XQ8ZR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6586471/original/088462500_1779427167-55284186189_6a24a017ff_c.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6556914/original/054398900_1779404960-unair.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6406317/original/061550100_1779279160-WhatsApp_Image_2026-05-20_at_7.08.11_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6251341/original/067935000_1779127612-55277487768_518ae352c5_c.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5581875/original/098326900_1778128840-WhatsApp_Image_2026-05-06_at_5.03.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5466894/original/092942200_1767857439-BGN_MBG_1_Tahun.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/5466655/original/006274600_1767850908-mobil-suv-terguling-diduga-ngebut-dan-hantam-separator-busway-35fcbe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5466546/original/093464500_1767847429-IMG_5436.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2320288/original/090067100_1533533460-1533533460558165b48bc39118be-1531493433-68a924bc8b749cf5e5e988632909e917.jpg)