Maruarar Sirait: Perayaan Natal Nasional 2025 akan Perbanyak Bantuan-Bantuan Sosial

Ketua Umum Panitia Natal Nasional 2025, Maruarar Sirait, menegaskan bahwa perayaan natal nanti akan digelar secara sederhana dan penuh dengan aksi kemanusiaan.

Diterbitkan 17 November 2025, 02:11 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Natal Nasional 2025 akan digelar sederhana, fokus aksi kemanusiaan.
  • Acara menyalurkan bantuan sosial, termasuk dana untuk Palestina.
  • Perayaan didanai gotong royong, melibatkan 5.000 tamu dan 10 titik di Indonesia.

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Umum Panitia Natal Nasional 2025, Maruarar Sirait, menegaskan bahwa perayaan natal nanti akan digelar secara sederhana dan penuh dengan aksi kemanusiaan, sebagaimana pesan dari Presiden Prabowo Subianto. Selain itu, acara juga akan memperbanyak bantuan-bantuan sosial, termasuk penyaluran dana untuk Palestina.

“Arahan Bapak nomor satu sederhana saja, jangan berpesta mewah-mewah,” tutur Maruarar di Graha PGI, Senen, Jakarta Pusat, Minggu (16/11/2025).

Maruarar berupaya keras menerjemahkan makna dari perayaan sederhana yang diinginkan Prabowo. Salah satu kesimpulannya adalah dengan memaksimalkan dana untuk aksi kemanusiaan, sehingga acara tidak hanya seremonial semata namun juga menghasilkan dampak positif untuk rakyat Indonesia.

“Perbanyak bantuan-bantuan sosial, apakah di bidang pendidikan, sembako dan lain-lain,” jelas dia.

Menurut Maruarar, perayaan Natal Nasional 2025 yang bertemakan 'Tuhan Yesus Hadir untuk Keluarga' ini, akan digelar di Stadion Tennis Indoor Senayan, Jakarta, dengan mengundang sebanyak 5.000 tamu. Dalam perayaan ini, juga akan ada momen persembahan untuk aksi kemanusiaan Palestina. Seluruh dana yang terkumpul diserahkan secara langsung kepada pihak Kedutaan Besar Palestina yang turut menjadi tamu undangan.

Dia sempat mengulas rincian tamu undangan hingga nominal bantuan untuk tamu undangan, seperti 500 koster gereja yang ada di wilayah Jakarta, anak yatim piatu, 500 guru agama Kristen, 500 guru agama Katolik, serta 500 disabilitas. Seluruhnya akan menjadi penerima bantuan.

Seperti misalnya untuk 500 koster gereja nantinya akan menerima bantuan minimal Rp 1 juta. Kemudian, rencananya akan ada 10 titik di Indonesia yang juga menggelar acara serupa secara serentak, antara lain di Maluku, Maluku Utara, Toraja, Sulawesi Utara, NTT, Kalimantan Barat, Nias, Toba, hingga Mentawai.

 

Bantuan Pendidikan

Nantinya, akan disiapkan bantuan pendidikan di setiap titik untuk 1.000 orang yang masing-masing menerima Rp10 juta, serta 1.000 paket sembako di masing-masing titik.

“Natal tahun ini tidak ada dari APBN dan BUMn, semuanya gotong royong,” ungkap Maruarar.

Prabowo diyakini bakal hadir dalam acara tersebut dan menyaksikan beragam rangkaian acara, termasuk aksi kemanusiaan untuk Palestina.

“Tolong nanti tim bendahara, bisa pakai QRIS atau apa, langsung malam itu disampaikan angkanya dan langsung diserahkan,” Maruarar menandaskan.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6