Hari Ketiga Pencarian Korban Longsor di Cilacap, Tim SAR Temukan 3 Jenazah

Kepala Kantor SAR Cilacap, M Abdullah mengatakan, hingga pukul 11.52 WIB, tim SAR gabungan telah menemukan tiga jenazah korban di sektor pencarian A2.

Diterbitkan 15 November 2025, 13:46 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Tim SAR temukan tiga jenazah korban longsor di Cilacap pada hari ketiga.
  • Dua korban teridentifikasi: Muhammad Hafiz (6) dan Nur Hizna (30).
  • Warga dan BPBD khawatir potensi longsor susulan akibat rekahan tanah.

Liputan6.com, Jakarta- Tim SAR gabungan menemukan tiga jenazah pada hari ketiga operasi pencarian dan pertolongan longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap. Bencana itu terjadi pada Kamis (13/11/2025) malam.

Kepala Kantor SAR Cilacap, M Abdullah mengatakan, hingga pukul 11.52 WIB, tim SAR gabungan telah menemukan tiga jenazah korban di sektor pencarian A2.

Dia menjelaskan, di worksite A2, tim menemukan dua korban lebih awal, yakni Muhammad Hafiz (6) pada pukul 10.06 WIB dan Nur Hizna (30) pada pukul 10.44 WIB. Keduanya dalam kondisi meninggal dunia.

Selanjutnya, jenazah atau bagian jenazah terbaru pada pukul 11.37 WIB kembali ditemukan petugas di lokasi yang sama.

“Terupdate barusan, kami mendapat informasi di lapangan pukul 11.37 di posisi A2 terevakuasi satu body part,” ujarnya, dalam keterangan video yang diperoleh Liputan6.com, Sabtu (15/11/2025).

Dua Sektor Pencarian

Abdullah menjelaskan, Basarnas membagi area pencarian menjadi dua sektor besar, yaitu sektor A dan sektor B. Sektor A dibagi menjadi tiga worksite, A1, A2, dan A3. Sedangkan di sektor B dibagi menjadi worksite B1 dan B2.

Menurut dia, pembagian tersebut dilakukan untuk memaksimalkan jangkauan dan efektivitas pencarian.

Operasi SAR hari ketiga berjalan dengan dukungan penuh peralatan dari berbagai unsur. Alutsista yang dikerahkan meliputi eskavator, anjing pelacak dari TNI, Polri, dan Basarnas, serta alkon dari berbagai instansi pemerintah Kabupaten Cilacap.

Dukungan juga datang dari organisasi potensi SAR dan instansi pemerintah vertikal lainnya.

Ancaman Longsor Susulan

Warga Desa Cibeunying cemas akibat potensi longsor susulan yang meningkat, menyusul longsor besar yang menimbun belasan rumah di Dusun Cibuyut dan Tarukahan (Cibonto) pada Kamis lalu. Berdasarkan informasi dari warga dusun bagian atas, muncul rekahan tanah yang sewaktu-waktu bisa longsor.

"Sudah ada beberapa informasi bahwa terjadi gerakan tanah kembali dari daerah atas, dari Nagari itu," kata Kusnana, tokoh warga setempat, Jumat (14/11/2025).

Menurut dia, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilacap juga telah memperingatkan potensi longsor susulan. Sebab, saat ini hujan deras nyaris tiap hari terjadi di kawasan tersebut.

"Ini memang ada warning dari BPBD bahwa kemungkinan ada longsor susulan," ujarnya.

Kekhawatiran bukan hanya di dua dusun terdampak. Warga di luar dusun pun turut khawatir. Sebab, luncuran material longsor dari Dusun Nagari sulit diprediksi.

Dia mengungkapkan, sebelum peristiwa longsor, sejumlah warga di Dusun Cibuyut sisi timur telah dievakuasi setelah muncul rekahan tanah di bagian atas dusun. Namun ternyata luncuran tanah justru ke arah sebaliknya, yakni barat.

"Longsorannya itu yang dievakuasi sebelah timur, ternyata lari tanah itu ke arah barat selatan. Jadi bergeser dari prediksi awal," tuturnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6