Perdana Digelar, DPD RI Anugerahkan Penghargaan untuk Tokoh Daerah Inspiratif

Sultan mengatakan lewat acara itu pihaknya ingin merangkum berbagai aspirasi dan permintaan dari daerah.

Diterbitkan 28 Oktober 2025, 20:01 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • DPD RI menggelar DPD Award perdana setelah 21 tahun berdiri.
  • Penghargaan ini diberikan kepada tokoh daerah berkontribusi di berbagai sektor.
  • Tujuannya untuk merangkum aspirasi daerah dan meningkatkan kesadaran publik DPD.

Liputan6.com, Jakarta - Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI menggelar malam anugerah kepada sejumlah tokoh masyarakat daerah yang selama ini dianggap berkontribusi pada sejumlah sektor di daerah.

Penghargaan tersebut menjadi perdana sejak 21 tahun DPD berdiri. Malam anugerah akan digelar di The Tribrata Hotel, Dharmawngsa, Jakarta, Selasa (28/10/2025) malam.

“DPD Award ini digelar untuk pertama kalinya setelah DPD berumur 21 tahun," kata Ketua DPD RI Sultan Najamudin dalam keterangannya, Selasa (28/10/25).

Sultan mengatakan lewat acara itu pihaknya ingin merangkum berbagai aspirasi dan permintaan dari daerah. Sebab, para anggota DPD pada prinsipnya merupakan perwakilan dari seluruh daerah di Indonesia.

Menurut Sultan, DPD selama ini banyak melihat tokoh masyarakat yang berperan di daerah mereka masing-masing. Mereka berkontribusi di banyak sektor mulai pendidikan, sosial, kesehatan, pariwisata, maupun kebudayaan namun tak terpotret.

"Beberapa kategori pantas diberikan kepada orang daerah atau tokoh-tokoh daerah yang memang kontribusinya memang cukup signifikan," katanya.

Namun, Sultan mengaku belum bisa mengungkap nominasi para penerima penghargaan tersebut. Selain tak berwenang, dia mengaku tak bisa mengintervensi panitia.

Bukan Sekadar Seremonial

Sultan juga memastikan bahwa anugerah kepada para tokoh tersebut bukan hanya seremonial. Karenanya, kata dia, anugera tersebut akan diberikan kepada para tokoh yang dianggap layak.

"Ini cara kami bagaimana memperkenalkan, atau public awareness kepada lembaga DPD. Sehingga mereka yang tadinya belum begitu aware, tidak seperti DPR, ini bagian yang tidak terpisahkan, eksistensi lembaga kita angkat," tutup Sultan.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6