Survei Poltracking: Zulkifli Hasan Masuk Top 10 Menteri dengan Kinerja Memuaskan

Survei Poltracking: Zulkifli Hasan Masuk Top 10 Menteri dengan Kinerja Memuaskan

Diterbitkan 20 Oktober 2025, 09:53 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Zulhas masuk 8 besar menteri dengan kinerja positif berdasarkan survei Poltracking.
  • Kinerja Zulhas teruji dengan swasembada beras dan peningkatan produksi pangan nasional.
  • Zulhas berkomitmen melindungi lahan petani dari alih fungsi melalui regulasi baru.

Liputan6.com, Jakarta- Survei Poltracking Indonesia mengungkap Menko Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menjadi salah satu menteri dengen kepuasan tertinggi. Dari survei Poltracking periode 3-10 Oktober 2025, Zulhas masuk 8 besar menteri dengan kinerja positif.

“Menteri Agama, Erick Thohir, Purbaya, diapresiasi positif, kemudian ada AHY di nomor 4, Agus Subiyanto Panglima TNI, Menkes Budi Gunadi Sadikin, lalu ada Seskab Teddy Indra Wijaya dan Menko Pangan Zulkifli Hasan,” kata Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda Rasyid dalam paparannya bertajuk Survei Nasional Evaluasi 1 Tahun Kinerja Pemerintahan Prabowo-Gibran, di akun YouTube Poltracking TV, Minggu (19/10/2025).

Kinerja Zulhas sebagai Menko Pangan teruji kala dia memastikan Indonesia tidak melakukan impor beras dari Thailand dan Vietnam di sepanjang tahun 2025. Zulhas mengeklaim pemerintah berhasil mencapai swasembada beras.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) hingga November 2025, produksi beras nasional mencapai 33,19 juta ton. Angka ini meningkat 12,62 persen dibandingkan tahun 2024.

Tidak hanya beras, hasil jagung juga meningkat, yang mencapai 14,54 juta ton atau naik 8,26 persen dibanding tahun lalu.

 

Kepercayaan Publik ke Pemerintah Tembus 81,5 Persen

Tak hanya itu, Zulhas berkomitmen untuk melindungi lahan para petani yang selalu beralih fungsi. Dia membeberkan banyak pemda yang justru punya andil dalam pengalihan fungsi lahan petani.

Bahkan Pemda acap kali melemahkan implementasi aturan-aturan hingga meniadakan status Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) melalui keputusan baru. Langkah ini pun membuat lahan produktif petani berpindah ke tangan pengembang perumahan atau industri.

Adapun ke depan, Zulhas juga mengutarakan bahwa pemerintah tengah menggodok Peraturan Pemerintah (PP) atau Keputusan Presiden (Keppres) terkait perlindungan lahan pertanian.

Maka dari itu, masyarakat punya kepercayaan besar terhadap Kabinet Merah Putih di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo dengan tingkat kepercayaan 81,5 persen. Publik yakin program yang berpihak kepada rakyat akan terus dijalankan dan berkesinambungan demi kesejahteraan masyarakat luas.

“Gabungan dari kategori sangat percaya dan cukup percaya terhadap pemerintahan saat ini mencapai 81,5 persen,” ujar Hanta.

Survei nasional Poltracking Indonesia menggunakan metode multistage random sampling. Jumlah sampel dalam survei ini sebanyak 1.220 responden dan margin of error (MoE) 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6