Tabung Gas 12 Kg Meledak di Perumahan Cengkareng Jakbar, 2 Warga Terluka Parah

Sebuah ledakan besar terdengar di Perumahan Taman Palem Lestari, Cengkareng Barat, pada Rabu (15/10/2025). Insiden itu, mengakibatkan dua orang terluka.

Diterbitkan 15 Oktober 2025, 16:22 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Ledakan besar di Cengkareng Barat diduga akibat kebocoran regulator tabung gas 12 kg.
  • Insiden ini merusak parah rumah pemilik dan tetangga, menyebabkan kerugian material signifikan.
  • Dua korban luka, pemilik rumah Eliharti luka bakar parah, tetangga Woen luka di kepala.

Liputan6.com, Jakarta - Sebuah ledakan besar terdengar di Perumahan Taman Palem Lestari, Cengkareng Barat, pada Rabu (15/10/2025). Insiden itu, mengakibatkan rumah porak-poranda, bahkan dua orang dilaporkan luka-luka.

Polisi pun turun tangan melakukan penyelidikan. Dugaan, ledakan berasal dari rumah Blok A27 No.3 RT 013/016, milik Eliharti (73). Hasil pemeriksaan, sumber ledakan diduga akibat kebocoran regulator tabung gas 12 kilogram yang terpasang di dapur.

"(Ledakan) tabung gas, yang warna pink itu di dapur," kata Kanit Reskrim Polsek Cengkareng, AKP Parman Gultom kepada wartawan, Rabu.

Menurutnya, sebelum meledak, bau gas sudah sempat tercium di dalam rumah. Saat penghuni rumah mau masak, kompornya dinyalakan, gas yang sudah terkumpul langsung menyambar.

"Jadi gas itu bau, bocor dari regulatornya, begitu dinyalakan, mau masak, langsung meledak, karena disitu sudah bau, sudah pengap, jadi gas sudah berkumpul di dapur," ucap dia.

 

Atap Rumah Jebol

Ledakan itu mengakibatkan atap rumah jebol, plafon runtuh, kusen jendela copot, dan kanopi depan ambruk. Bahkan rumah tetangga di sampingnya ikut terdampak, plafon bolong dan dinding retak akibat ledakan.

"Ada kena dampak ke tetangga. Ledakan besar. Iya (rumah hancur), yang satu lagi kena dampak juga, kena plafon, hancur juga. iya (tetangga) kena juga itu, ada dampak lah itu, kena dampak ke tetangga, rumah tetangganya juga rusak, korban juga iya," ucap dia.

Tak hanya menimbulkan kerugian materill, dua orang warga jadi korban. Eliharti (73) mengalami luka bakar parah 60–70 persen, sementara Woen (47), tetangga sebelah rumah, mengalami luka di kepala akibat tertimpa runtuhan.

"Ada dua korban. Satu pemilik rumah luka bakar 70 persen. Satu lagi tetangganya begitu parah, luka bakar juga," ucap dia.

 

Korban dalam Perawatan

Kini, kedua korban sedang dalam perawatan medis. Sedangkan, kasus ini masih dalam tahap penyelidikan.

"Keduanya sudah dilarikan ke RS Ciputra, tapi untuk E, karena luka parah dirujuk ke RS Pertamina. iya, sudah kita tangani semua, kita masukan rumah sakit, pelayanan yg terbaiklah untuk korban," terang dia.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Kompol Arfan Zulkan Sipayung membenarkan bahwa ledakan terjadi akibat regulator tabung gas yang tidak terpasang rapat.

"Iya meledak, jadi bukan karena salah di tabungnya tapi karena mungkin percikan dalam regulatornya masih diselidiki tapi emang penyebabnya tabung gas," ucap dia.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6