Dua Pekerja Terluka Akibat Ledakan di Fatmawati, Diduga dari Proyek Galian Air Bersih

Polisi menduga mata bor proyek mengenai salah satu fasilitas utilitas bawah tanah yang bertegangan tinggi.

Diterbitkan 08 Juni 2026, 14:37 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Ledakan terjadi di proyek galian Fatmawati, Jakarta Selatan, melukai dua pekerja.
  • Diduga mata bor proyek mengenai kabel listrik PLN bawah tanah, memicu ledakan.
  • Polisi menghentikan aktivitas proyek dan melakukan investigasi mendalam.

Liputan6.com, Jakarta - Sebuah ledakan mengejutkan warga dan pengguna jalan di kawasan Fatmawati, Cilandak, Jakarta Selatan, pada Senin (8/6/2026). Dua pekerja dilaporkan mengalami luka.

Peristiwa tersebut bersumber dari lokasi proyek galian. Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Joko mengatakan, Polisi langsung bergerak cepat menuju lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat melalui call center 110. 

"Kami datangin TKP di Jalan RS Fatmawati. Masuknya wilayah Cilandak," sebutnya.

Berdasarkan penyelidikan awal dan pengumpulan keterangan dari sejumlah saksi di sekitar lokasi, insiden bermula saat aktivitas pengerjaan proyek berjalan. Dentuman keras muncul secara tiba-tiba di tengah proses pengeboran. 

"Diduga ledakan itu karena ada galian. Menurut keterangan saksi, galian untuk pengelolaan air bersih mengebor jalan, tiba-tiba terdengar suara ledakan," ungkapnya.

Polisi menduga mata bor proyek mengenai salah satu fasilitas utilitas bawah tanah yang bertegangan tinggi. Hal ini memicu terjadinya hubungan arus pendek hingga menimbulkan suara ledakan yang cukup keras. 

"Kami menduganya itu putusnya kabel PLN. Sementara dugaannya seperti itu," ucapnya.

Dugaan kuat mengarah pada adanya gesekan fisik antara alat berat pengeboran dengan jaringan kabel listrik milik negara. 

"Diduga ya, diduga ya. Karena ini kan rencana mau mengadakan galian, yang kurang lebih pada saat dicek ternyata sudah mengenai kabel ini," paparnya.

Dua Korban Luka

Insiden ini mengakibatkan korban dari pihak pekerja yang berada di dekat titik ledakan. Dua orang dilaporkan mengalami luka cukup serius di bagian area sensitif tubuh mereka.

"Ada dua korban. Luka pada wajah. Keduanya dilarikan ke RS Fatmawati," ujarnya.

Polisi juga telah mengantongi identitas sementara dari kedua korban luka tersebut. Keduanya dipastikan merupakan bagian dari tim operasional yang melakukan aktivitas pengeboran jalan.

"Korbannya inisial H dan R. Itu pekerja yang melakukan galian itu," katanya.

Guna kepentingan investigasi lebih lanjut dan mencegah terjadinya ledakan susulan, seluruh aktivitas di lokasi proyek kini dipastikan lumpuh total. Pihak kepolisian sektor setempat tengah melakukan pendalaman intensif.

"Langkah-langkah yang sudah dilakukan: cek TKP, memeriksa saksi-saksi, mendata korban, kemudian menolong/mengantar korban ke Rumah Sakit Fatmawati," tutupnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6