Polri Gelar Gerakan Pangan Murah saat Tanam Serentak Kuartal IV

Sejak tanggal 6 Agustus sampai dengan 7 Oktober 2025, Polri telah menyalurkan sebanyak 93.015 ton beras SPHP atau 36,82 persen dari total capaian penyaluran SPHP nasional.

Diterbitkan 08 Oktober 2025, 18:31 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Polri gelar Gerakan Pangan Murah dan tanam jagung serentak untuk stabilitas pangan.
  • Polri salurkan 93.015 ton beras SPHP dan targetkan 1.500 ton lagi serentak.
  • Kegiatan ini wujud komitmen Polri dukung pemerintah, dihadiri Wapres Gibran.

Liputan6.com, Jakarta - Polri menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) dalam rangka berperan aktif menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan komoditas beras. Kegiatan ini diselenggarakan di seluruh Indonesia. 

Kegiatan tersebut dilakukan bersamaan dengan penanaman jagung serentak kuartal IV Polri dalam rangka mendukung swasembada pangan di Desa Bantar Panjang, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (8/10/2025). 

"Tidak hanya itu, Polri juga berperan aktif dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan komoditas beras melalui penyaluran beras SPHP Bulog dalam program gerakan pangan murah Polri," kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Sigit mengungkapkan, sejak tanggal 6 Agustus sampai dengan 7 Oktober 2025, Polri telah menyalurkan sebanyak 93.015 ton beras SPHP atau 36,82 persen dari total capaian penyaluran SPHP nasional pada periode yang sama, yaitu 252.590 ton.

"Sebagai kelanjutan dari upaya tersebut, pada hari ini Polri juga menargetkan penyaluran beras SPHP secara serentak di seluruh Indonesia sebanyak 1.500 ton, termasuk Provinsi Banten sebanyak 50 ton.

 

Komitmen

Sigit menegaskan, Polri sejak awal terus berkomitmen untuk mendukung serta mengawal seluruh program Pemerintah Indonesia.

"Berbagai upaya yang telah kami lakukan tersebut merupakan wujud komitmen Polri untuk mendukung penuh seluruh program pemerintah," tutup Sigit.

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka juga hadir dalam acara ini didampingi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Menko Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, dan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6