Nasib Naas Ayah dan Anak Jadi Korban Pengeroyokan, Dituding Curi Ponsel oleh 2 Pemuda

Peristiwa pengeroyokan terjadi di Jalan Kawi-Kawi Atas, Jakarta Pusat, pada 26 September 2025, akibat masalah sepele terkait tuduhan pencurian ponsel.

Diterbitkan 08 Oktober 2025, 10:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Ayah dan anak dipukuli di Jakarta Pusat pada 26 September 2025.
  • Pengeroyokan dipicu tuduhan pencurian ponsel oleh adik korban.
  • Satu pelaku ditangkap, sementara satu pelaku lainnya masih buron.

Liputan6.com, Jakarta Seorang ayah dan anak diduga mengalami pengeroyokan di Jalan Kawi-Kawi Atas, Jakarta Pusat pada Jumat 26 September 2025. Keduanya mengalami luka akibat dipukuli.

Kejadian bermula saat korban DJJ (58), bersama putranya MYB (23) tengah berada di depan rumah. Ketika itu, mereka berdua dihampiri dua orang pemuda.

Suasana berubah tegang saat mereka berdua menanyakan keberadaan adik MYB yang dituding melakukan pencurian ponsel milik mereka berdua.

Kedua pemuda itu H dan dan T tak terima dengan jawaban mereka berdua. Emosi pun meledak.

"Pelaku marah-marah kepada korban karena mempermasalahkan handphone adik pelapor tersebut," kata Kapolsek Johar Baru Kompol Saiful Anwar dalam keterangan tertulis, Rabu (8/10/20205).

MYB yang mencoba menenangkan justru kena pukul. DJJ, sang ayah, berusaha melerai, tapi malah mendapat tikaman di pinggang kiri dari T.

"Setelah melakukan pengeroyokan para pelaku langsung melarikan diri," ucap dia.

 

Satu Pelaku Ditangkap

Warga setempat membawa DJJ ke rumah sakit, sementara MYB melapor kejadian itu ke Polsek Johar Baru.

Salah sau pelaku yakni H (18) berhasil diringkus. Dia kini sedang pemeriksaan intensif, sementara satu pelaku lainnya, T masih dalam pencarian.

"Satu orang atas nama T atau abangnya H itu masih buron," ucap dia.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6