PPP Diminta Buka Diri di Muktamar X, Bisa Beri Kesempatan bagi Tokoh Luar dan Dalam Partai

Majelis Syariah PPP menekankan pentingnya keterbukaan dalam Muktamar X 2025 dengan melibatkan tokoh dari dalam maupun luar partai.

Diperbarui 18 September 2025, 20:59 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Muktamar X PPP 2025 diharapkan jadi momentum keterbukaan dan persaingan sehat.
  • Majelis Syariah PPP ingin ruang bagi tokoh internal/eksternal bersaing sehat.
  • Plt Ketum Mardiono tidak ambisius, menekankan amanah dan hindari konflik.

Liputan6.com, Jakarta Majelis Syariah Partai Persatuan Pembangunan atau PPP berharap dalam helatan Muktamar X PPP tahun 2025, tidak sekadar menjadi forum pergantian kepemimpinan, melainkan juga momentum penting bagi partai untuk menunjukkan keterbukaan.

Sekretaris Majelis Syariah PPP, Fadlolan Musyaffa menuturkan, bisa memberi ruang seluas-luasnya kepada tokoh-tokoh terbaik bangsa, baik yang berasal dari kader internal maupun dari luar partai, agar dapat bersaing secara sehat dan adil, termasuk dalam perebutan posisi strategis ketua umum.

"Kita juga berharap Agar PPP membuka diri kepada tokoh-tokoh terbaik bangsa baik dari dalam maupun luar kader PPP, yang memiliki niat untuk bergabung dan mengabdikan diri serta siap berjuang sungguh-sungguh bersama PPP, baik dalam posisi ketua umum maupun posisi lainnya," kata dia, Kamis (18/9/2025).

Fadlolan pun mengkritik kepemimpinan Plt Ketum PPP Mardiono, dan berharap yang bersangkutan tak ada keinginan untuk maju lagi.

"Tidak dihiraukannya saran-saran Majelis DPP Partai yang telah disampaikan secara tersurat kepada Plt Ketua Umum sebanyak 4 kali," ungkap Fadlolan.

 

Tak Ambisius

Sebelumnya, Muhamad Mardiono yang sampai hari ini masih menjabat sebagai Plt Ketua Umum PPP mengaku tidak ambisius dalam memperebutkan posisi nomor satu di PPP walaupun dia menjadi calon terkuat dan mendapatkan dukungan dari berbagai daerah.

“Ketua umum bukan hanya jabatan, melainkan amanah untuk pengabdian dan perjuangan. Jadi tidak pantas kalau ini harus diperebutkan,” kata Mardiono saat ikut membuka Mukerwil DIY.

Ingatkan Tak Perlu Ada Konflik dan Dualisme

Mardiono berpesan, pada Muktamar PPP mendatang seluruh kader wajib menjaga marwah, tanpa konflik dan dualisme.

"Yang paling utama yang saya tekankan kepada seluruh kader agar jangan terjadi konflik dan kita semua harus kompak. Seluruh kader siap menyukseskan muktamar tanpa konflik," dia menandasi.

Sebagai informasi, Muktamar X PPP akan dilaksanakan pada 27-29 September 2025 di Jakarta.

Hingga kini, DPP PPP telah membentuk membentuk steering committee (SC) dan organizing committee (OC) untuk menyiapkan segala keperluan teknis seperti persiapan venue, kamar hotel, transportasi, serta bimbingan teknis bagi seluruh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kader PPP di Indonesia.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6