Sederet Alasan TNI Ingin Polisikan Ferry Irwandi: Aksinya Memecah Belah dan Adu Domba Rakyat dengan Aparat

TNI berencana mempolisikan CEO Malaka Project Ferry Irwandi buntut ucapannya di media sosial.

Diperbarui 10 September 2025, 15:31 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • TNI akan mempolisikan CEO Malaka Project Ferry Irwandi.
  • Pernyataan Ferry dianggap provokatif, fitnah, dan merusak citra TNI.
  • Langkah hukum ini demi menjaga kehormatan TNI dan persatuan bangsa.

Liputan6.com, Jakarta - TNI berencana mempolisikan CEO Malaka Project Ferry Irwandi buntut ucapannya di media sosial. Kapuspen TNI Brigjen Freddy Ardianzah mengatakan pihaknya menganggap ada pernyataan Ferry di ruang publik yang provokatif dan mengandung fitnah, yang bisa merusak citra TNI.

Selain buruk untuk TNI sebagai intitusi, kata Freddy, perbuatan Ferry ini juga berpotensi meresahkan dan memecah belah rakyat.

"Perbuatan serta tindakan yang dilakukan oleh yang bersangkutan, tidak hanya mendiskreditkan TNI, tetapi juga meresahkan masyarakat, berpotensi memecah belah persatuan, mengadu domba antara masyarakat dengan aparat, maupun antara aparat TNI dengan Polri," sambung dia.

Jaga Kehormatan Seluruh Prajurit TNI

Saat ini, TNI masih dalam konsultasi hukum dengan polisi untuk menindaklanjuti aksi Ferry Irwandi. TNI akan menimbang langkah yang sesuai terutama setelah adanya putusan MK Nomor 105/2024 soal pencemaran nama baik.

"Kami menegaskan bahwa langkah hukum ini bukan semata-mata demi kepentingan institusi TNI, melainkan demi menjaga martabat dan kehormatan seluruh prajurit TNI di manapun berada dan bertugas, serta menjaga persatuan kesatuan bangsa dan stabilitas keamanan nasional," ucap dia.

Freddy mengajak masyarakat tetap tenang, bijak, dan tidak terprovokasi oleh informasi maupun tindakan yang dapat memecah belah.

"Mari bersama-sama menjaga persaudaraan, saling menghormati, dan mengedepankan semangat persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia," ucap dia.

Jenderal TNI Konsultasi ke Polda Metro Jaya

Komandan Satuan Siber(Dansatsiber) TNI, Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI Juinta Omboh (J.O) Sembiring tiba-tiba mendatangi Polda Metro Jaya, Senin (8/9/2025). Dia bicara tentang CEO Malaka Project Ferry Irwandi.

Juinta Omboh mengaku kedatangannya untuk berkonsultasi dengan jajaran polisi di Polda Metro Jaya. Hasil diskusi, ada dugaan pidana yang dilakukan oleh Ferry Irwandi.

“Konsultasi kami ini terkait dengan kami menemukan beberapa fakta-fakta dugaan tindak pidana yang dilakukan oleh saudara Ferry Irwandi," kata Juinta Omboh (J.O) Sembiring kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Senin.

Dia menjelaskan, dugaan itu diketahui setelah tim patroli siber melakukan penelusuran. Namun, Juinta Omboh (J.O) Sembiring belum berkenan membeberkan dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh Ferry Irwandi.

"Nanti kan ada penyidikan, nanti biar kita lanjutkan," ujar dia.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6