Pengakuan Immanuel Ebenezer Ditanya soal 'Sultan Kemnaker' Irvian Bobby Mahendro

Sebelumnya, Ketua KPK Setyo Budiyanto pada Sabtu (23/8), menjelaskan Ebenezer mendapatkan uang Rp3 miliar dan satu unit kendaraan roda dua atau motor setelah berbincang dengan Irvian Bobby.

Diperbarui 02 September 2025, 19:34 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Mantan Wamenaker IEG membantah kenal Koordinator K3 Kemenaker IBM.
  • KPK menduga IEG menerima Rp3 miliar dan motor Ducati dari IBM.
  • IEG ditetapkan tersangka pemerasan sertifikat K3 bersama 10 orang lain.

Liputan6.com, Jakarta - Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer Gerungan (IEG) mengaku tidak mengetahui Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personel K3 Kemnaker tahun 2022-2025, Irvian Bobby Mahendro (IBM).

“Saya enggak tahu kalau soal itu,” ujar Ebenezer setelah diperiksa KPK, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (2/9) seperti dilansir Antara.

Sebelumnya, Ketua KPK Setyo Budiyanto pada Sabtu (23/8), menjelaskan Ebenezer mendapatkan uang Rp3 miliar dan satu unit kendaraan roda dua atau motor setelah berbincang dengan Irvian Bobby.

“Saat minta motor, IEG ngomong ke IBM: ‘Saya tahu kamu main motor besar. Kalau untuk saya (IEG), cocoknya motor apa?’” kata Setyo.

“Kemudian IBM membelikan, dan kirim ke rumahnya IEG, satu Ducati,” ujarnya.

Setyo menjelaskan pembelian satu motor Ducati tersebut dilakukan secara off the road atau tanpa surat-surat.

Oleh sebab itu, kata dia, KPK menduga cara pembelian tersebut dilakukan dengan tujuan untuk menyembunyikan transaksi.

 

Julukan Sultan

Selain itu, dia mengungkapkan hanya Irvian Bobby yang mendapatkan julukan oleh Ebenezer, yakni “Sultan”, karena yang bersangkutan merupakan sosok yang dinilai memiliki banyak uang di Direktorat Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Kemnaker.

Pada 22 Agustus 2025, KPK menetapkan Immanuel Ebenezer selaku Wakil Menteri Ketenagakerjaan bersama sepuluh orang lainnya sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan terkait dengan pengurusan sertifikat K3 di lingkungan Kemnaker.

Pada tanggal yang sama, Immanuel Ebenezer berharap mendapatkan amnesti dari Presiden Prabowo Subianto, namun dia dicopot dari jabatannya sebagai Wamenaker oleh Presiden.

 

11 Tersangka

Berdasarkan informasi yang dihimpun, berikut identitas 11 tersangka pada waktu terjadinya perkara tersebut:

1. Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personel K3 Kemenaker tahun 2022-2025 Irvian Bobby Mahendro (IBM)

2. Koordinator Bidang Pengujian dan Evaluasi Kompetensi Keselamatan Kerja Kemenaker tahun 2022-sekarang Gerry Aditya Herwanto Putra (GAH)

3. Subkoordinator Keselamatan Kerja Direktorat Bina K3 Kemenaker tahun 2020-2025 Subhan (SB)

4. Subkoordinator Kemitraan dan Personel Kesehatan Kerja Kemenaker tahun 2020-2025 Anitasari Kusumawati (AK)

5. Dirjen Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan (Binwasnaker) dan K3 Kemenaker pada Maret-Agustus 2025 Fahrurozi (FAH)

6. Direktur Bina Kelembagaan Kemenaker tahun 2021-Februari 2025 Hery Sutanto (HS)

7. Subkoordinator di Kemenaker Sekarsari Kartika Putri (SKP)

8. Koordinator di Kemenaker Supriadi (SUP)

9. Pihak PT KEM Indonesia Temurila (TEM)

10. Pihak PT KEM Indonesia Miki Mahfud (MM)

11. Wamenaker Immanuel Ebenezer Gerungan (IEG)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6