Bupati Pati Sudewo Blak-blakan soal Temui Pentolan Demo Ahmad Husein

Bupati Sudewo mengaku tidak memberi apa pun kepada Ahmad Husein.

Diperbarui 27 Agustus 2025, 19:06 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Bupati Sudewo bertemu penggagas demo, membantah beri sesuatu pada Ahmad Husein.
  • Sudewo diperiksa KPK sebagai saksi kasus suap DJKA terkait perannya di DPR RI.
  • Sudewo minta warga Pati kondusif, berjanji merangkul semua, dan tetap amanah.

Liputan6.com, Jakarta - Bupati Pati, Jawa Tengah, Sudewo, merespons pertemuannya dengan salah seorang penggagas aksi unjuk rasa yang meminta dirinya mundur, yakni Ahmad Husein.

"Dialog membangun Pati yang baik," ujar Sudewo setelah menjalani pemeriksaan sebagai saksi selama hampir tujuh jam, yakni tiba pukul 09.43 WIB dan keluar pukul 16.29 WIB, di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Rabu (27/8) seperti dilansir Antara.

Ketika ditanya ada atau tidaknya pemberian sesuatu kepada Ahmad Husein, Bupati Sudewo menegaskan tidak memberi apa pun.

"Enggak. Enggak ada. Enggak kasih apa-apa," ujarnya.

Sementara itu, Sudewo meminta seluruh warga Pati agar saat berunjuk rasa ke depannya tetap kondusif.

Oleh sebab itu, dia berjanji akan merangkul seluruh warga.

"Semua akan kami rangkul untuk Kabupaten Pati kondusif dan aman," katanya.

 

Unjuk Rasa

Sebelumnya, pada 13 Agustus 2025, ribuan warga Pati berunjuk rasa untuk menuntut Sudewo mundur setelah berbicara mengenai kebijakan menaikkan tarif Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) hingga 250 persen.

Sementara pada Rabu ini, Sudewo mendatangi KPK untuk memenuhi panggilan sebagai saksi kasus dugaan suap pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan untuk klaster proyek pembangunan jalur kereta api ganda Solo Balapan-Kadipiro-Kalioso.

Sudewo dikaitkan dengan kasus tersebut saat menjabat sebagai anggota DPR RI periode 2019-2024.

 

Ratusan Warga Pati Kirim Surat ke KPK, Ini Respons Sudewo

Bupati Pati, Jawa Tengah, Sudewo, mengatakan akan istikamah dan amanah, meskipun ratusan warganya mengirim surat desakan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menetapkannya sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi.

“Saya akan istikamah dan amanah untuk membangun Kabupaten Pati sebaik-baiknya,” ujar Sudewo.

Selain itu, Sudewo meminta warga Pati untuk kompak sebagai respons terhadap surat desakan tersebut.

“Saya menyuruh masyarakat kompak, solid, dan damai,” katanya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6