Liputan6.com, Jakarta - Tas diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) yang tewas dengan kepala terlilit lakban, Arya Daru Pangayunan (39), sudah ditemukan. Itulah top 3 news hari ini.
Tas itu sempat dibawa diplomat Kemlu tewas Arya Daru ke Rooftop lantai 12 Gedung Kemlu sebelum ditemukan. Kepala Sub Bidang Penerangan Masyarakat Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Polisi Reonald Simanjuntak mengungkap, tas itu berisi laptop, obat, hingga pakaian.
Reonald enggan membeberkan jenis obat apa saja yang berada dalam tas Arya Daru Pangayunan. Dia hanya kembali menegaskan, ditemukan surat rawat jalan Arya Daru yang dikeluarkan salah satu rumah sakit umum di Jakarta. Surat itu dikeluarkan pada Juni 2025.
Advertisement
Sementara itu, Polresta Tangerang mengungkapkan kronologi penumpang taksi online yang diturunkan paksa oleh sekelompok ojek pangkalan (opang) di Stasiun Tigaraksa di Desa Cikasungka, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, Banten.
Menurut Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, dari hasil penyelidikan, peristiwa itu terjadi pada Jumat 25 Juli 2025 sekitar pukul 14.00 WIB.
Dari keterangan beberapa saksi, lanjut Indra, awalnya ada suami istri yang turun di Stasiun Tigaraksa, keduanya kemudian memesan moda transportasi taksi online dengan titik penjemputan di depan Stasiun Tigaraksa.
Berita terpopuler lainnya di kanal News Liputan6.com adalah terkait sanitasi menjadi hal penting yang seharusnya dimiliki tiap hunian. Apalagi jika tempat tinggal itu dihuni banyak orang.
Kondisi inilah yang terjadi Rumah Susun Milik atau (Rusunami) Bidara Cina, di Jakarta Timur (Jaktim). Jumlah sanitasi di sana tak sebanding dengan 688 unit hunian yang tersebar di tujuh blok dan empat lantai.
Aktivitas BAB kian menjadi masalah karena WC atau toilet yang tersedia sering mampet dan sulit digunakan. Belum lagi baunya, bikin perut mual.
Berikut deretan berita terpopuler di kanal News Liputan6.com sepanjang Senin 28 Juli 2025:
1. Misteri Tas Diplomat Muda Kemlu Terungkap, Ini Isi di Dalamnya
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5297374/original/043244200_1753683655-WhatsApp_Image_2025-07-28_at_12.38.12.jpeg)
Tas diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) yang tewas dengan kepala terlilit lakban, Arya Daru Pangayunan (39), sudah ditemukan. Tas itu sempat dibawa Arya Daru ke Rooftop lantai 12 Gedung Kemlu sebelum ditemukan tewas.
Kepala Sub Bidang Penerangan Masyarakat Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi Reonald Simanjuntak mengungkap, tas itu berisi laptop, obat, hingga pakaian.
"Laptop, pakaian yang baru dibeli, ada beberapa obat-obatan yang korban bawa, terus ya pokoknya belanjaan yang baru dia beli, beberapa nota, beberapa alat-alat kantor lah gitu," jelas Reonald, Senin 28 Juli 2025.
Dia enggan membeberkan jenis obat apa saja yang berada dalam tas Arya Daru. Dia hanya kembali menegaskan, ditemukan surat rawat jalan Arya Daru yang dikeluarkan salah satu rumah sakit umum di Jakarta. Surat itu dikeluarkan pada Juni 2025.
Â
Advertisement
2. Kronologi Ibu Bawa Balita Diturunkan Paksa Setelah Taksi Online Diadang Opang di Stasiun Tigaraksa
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5296871/original/088255600_1753622032-1000093020__1_.jpg)
Polresta Tangerang mengungkapkan kronologi penumpang taksi online yang diturunkan paksa oleh sekelompok ojek pangkalan (opang) di Stasiun Tigaraksa di Desa Cikasungka, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, Banten.
"Dari hasil penyelidikan, peristiwa itu terjadi pada Jumat 25 Juli 2025, sekitar jam 2 siang," ujar Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, melansir Antara, Senin 28 Juli 2025.
"Dari keterangan beberapa saksi, awalnya ada suami istri yang turun di Stasiun Tigaraksa, keduanya kemudian memesan moda transportasi taksi online dengan titik penjemputan di depan Stasiun Tigaraksa," sambung dia.
Â
3. Peliknya Hidup di Rusunami Terpaksa 'Semedi' di Kali karena Buruknya Sanitasi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5297521/original/067096400_1753687280-Screenshot_2025-07-28_134726.jpg)
Sanitasi menjadi hal penting yang seharusnya dimiliki tiap hunian. Apalagi jika tempat tinggal itu dihuni banyak orang.
Kondisi inilah yang terjadi Rumah Susun Milik atau (Rusunami) Bidara Cina, di Jakarta Timur (Jaktim). Jumlah sanitasi di sana tak sebanding dengan 688 unit hunian yang tersebar di tujuh blok dan empat lantai.
Aktivitas BAB kian menjadi masalah karena WC atau toilet yang tersedia sering mampet dan sulit digunakan. Belum lagi baunya, bikin perut mual.
Â
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1514039/original/078860800_1487656636-170221_Memburu_Pembunuh_Kim_Jong_Nam_Infografis_Abdillah__1_.jpg)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2559129/original/026504800_1546249540-vietnam.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8805424/original/032384700_1782904857-Cek_fakta_-_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5490270/original/075910100_1770004204-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-02T104539.335.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8627383/original/048072800_1782622786-153948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5290721/original/073006200_1753155939-IMG_4102.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261500/original/047650500_1781713643-bosnia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263358/original/034169000_1781903942-063_2282397014.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578725/original/075292300_1782537284-063_2283517529.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8860259/original/052842500_1782927734-063_2284210517.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8566533/original/022742400_1782517134-senegal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8857137/original/028052200_1782926603-000_B8XV4GC.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8853200/original/078672700_1782925162-063_2284202015.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261515/original/075937400_1781733992-IMG-20260618-WA0000.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578726/original/087210500_1782537285-063_2283517405.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4937793/original/094395600_1725589798-AP24249749330750.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261539/original/051141200_1781743137-IMG-20260618-WA0008.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264054/original/059677500_1782070488-Spain_s_Mikel_Oyarzabal_celebrates_with_teammate_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8540352/original/073465000_1782477289-Prabss.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/738599/original/030447300_1410986690-tersangka_kriminal_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8395859/original/028021300_1782276779-b8394fca-7ce5-4ab2-a9e8-dabda8a2b75e.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8339939/original/056860300_1782211800-Potongan_Ojol.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5275596/original/009421200_1751883638-52966144-4d5e-45d8-b5a0-8ba1c3fa112a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261667/original/092670900_1781753389-Proses_eksekusi_Hotel_Sultan_berlangsung_ricuh__3_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5432559/original/083097100_1764815035-1000168282.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6218701/original/016528600_1779095988-Kepala_Badan_Pemulihan_Aset__BPA__Kejaksaan__Kuntadi-18_Mei_2026a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257324/original/051052400_1781235764-20260612_102220.jpg)