Liputan6.com, Jakarta - Setelah tiga tahun, Awan Cerah 2026 akhirnya mampir ke Galeri Emiria Sunarsa, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat. Pameran dan lomba fotografi anak dan remaja tersebut tahun ini mengusung tema Yang Muda Yang Berbudaya, menyoroti bagaimana anak-anak memahami budaya Indonesia lewat hasil jepretan kamera mereka.
Pameran dan lomba fotografi itu diinisiasi oleh komunitas Awan pada 2023. Saat itu, lomba diikuti oleh 175 peserta dengan 219 karya. Tahun ini, jumlahnya melonjak empat kali lipat, yakni sekitar 700 peserta dengan 1.285 karya. Berbeda dari lomba fotografi biasanya, panitia menjanjikan bahwa karya para peserta yang masuk akan dipamerkan seluruhnya.
"Janji kita pada semua peserta lomba adalah kita akan pamerkan. Jadi, silakan kirim aja. Kita enggak akan kurasi, semua karya itu masuk ke pameran... untuk mengapresiasi usaha anak-anak dan remaja ini dalam membuat foto. Mereka buat foto lalu mendaftarkan itu buat kita itu suatu usaha yang sangat serius ya," kata Retno Audite Dwiastini, salah satu pendiri komunitas AWAN, dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu, 1 Juli 2026.
Advertisement
Perempuan yang akrab disapa Dite itu mengaku tak menyangka pendaftar meningkat pesat dari tiga tahun lalu. Terlebih, proses masuknya karya berjalan lambat. Saat pendaftaran dibuka pada Maret 2026, tidak ada satu pun karya yang masuk ke dalam email panitia. Karya secara bertahap masuk pada bulan kedua dan ketiga, jumlahnya pun hanya 90 karya.
"Waktu kita cek, kenapa ya sekolah-sekolah ini enggak (mengirim karya), ingin tahu aja, ternyata mereka sedang mempersiapkan ujian. Tapi setelah ujian, waktu mereka masuk libur sekolah, yang masuk pendafat itu sampai 700 pendaftar dengan 1.285 karya," ungkap Dite seraya menyebut pengumuman lomba disampaikan melalui media sosial dan pengumuman ke sekolah-sekolah.
Â
Para Dewan Juri
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,540,20,0)/kly-media-production/medias/8926770/original/045501100_1782958015-WhatsApp_Image_2026-07-01_at_18.18.00__1_.jpeg)
Dite menerangkan lomba tersebut terbagi menjadi dua kategori, yakni 6--11 tahun dan 12--16 tahun. Pesertanya tak terbatas di Pulau Jawa, tapi seluruh Indonesia. Karya mereka dinilai oleh dewan juri dari lintas disiplin, meliputi fotografer Davy Linggar, Beawiharta, Peni Candra Rini, Jay Subiakto, Yori Antar, Didit Hediprasetyo, Winda Malika Siregar, Janna Joesoef, Stella Christie, dan Angga Raka Prabowo.
Dengan mengangkat tema Yang Muda Yang Berbudaya, Awan Cerah 2026 meyakini bahwa generasi muda berperan penting dalam menjaga sekaligus menciptakan kebudayaan. Melalui karya foto, peserta diajak untuk mengabadikan berbagai bentuk budaya yang hadir dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari seni pertunjukan, tradisi, permainan tradisional, kuliner khas daerah, hingga berbagai kebiasaan dan nilai yang hidup di tengah masyarakat.
Lewat karya, anak-anak dan remaja yang ikut serta membuktikan bahwa kualitas jepretan mereka tak kalah dengan jepretan orang dewasa. Dengan jeli, mereka menangkap momen sederhana menjadi gambar yang bercerita. Banyak pula yang bisa menghasilkan foto dengan komposisi warna menarik seperti foto di atas yang menampilkan seorang pedagang benang.
Advertisement
Diajak Seperti Membaca Komik
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,540,20,0)/kly-media-production/medias/8986854/original/096447300_1782988445-WhatsApp_Image_2026-07-02_at_08.30.40.jpeg)
Di sisi lain, panitia juga serius dalam menggarap pameran tersebut. Mereka menggandeng desainer visual grafis sekaligus pendiri studi NUSAE, Andi Rahmat untuk merancang tata pameran beserta narasi pendukungnya. Andi juga bertugas sebagai art director dalam pameran tersebut.
Alih-alih sekadar menciptakan identitas visual untuk sebuah acara, ia dan tim studio desainnya melihat Awan Cerah sebagai kesempatan untuk menerjemahkan hubungan antara generasi muda dan budaya Indonesia ke dalam sebuah narasi visual yang dekat, hangat, dan relevan dengan kehidupan mereka sehari-hari.
Ia pun menciptakan empat karakter anak tanpa nama yang merepresentasikan budaya Indonesia lewat beragam gestur, seperti bermain, bergotong royong, menyusun, dan merawat. "Ada dari Sumatera Barat, Sunda, Betawi. Kami sengaja tak beri nama agar fokusnya lebih ke karya anak-anak, bukan karakter ini," kata Andi.
Karakter tersebut, sambung dia, bertugas menemani pengunjung dari awal hingga akhir, serasa mereka sedang membaca komik. Tapi, elemen utama dalam identitas Awan Cerah 2026 adalah eksplorasi tipografi Awan Cerah yang disusun menjadi berbagai bentuk yang terinspirasi dari objek-obejk budaya Indonesia.
Dipajang dengan Penuh Perhitungan
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,540,20,0)/kly-media-production/medias/8986857/original/009312000_1782988446-WhatsApp_Image_2026-07-01_at_18.17.57.jpeg)
Sementara, arsitek Andra Matin bertanggung jawab merancang layout dan spasial pameran. Andra mengaku mencoba mereduksi 'apa yang biasa kami lakukan menjadi lebih simpel lagi'.
"Kami tahu bahwa foto-foto anak-anak itu begitu meriahnya, begitu serunya, jadi kita jangan menambah ribet," tuturnya.
Desainnya dibuat sesimpel mungkin, bahkan juga memperhitungkan tinggi badan rata-rata anak. Maka, dinding display dirancang miring dan dengan alur yang tidak tegak lurus, melainkan agak berkelok-kelok seperti sedang berada di labirin.Â
Warna dasar ruang pamer dipilih cokelat karena merupakan simbol dari kebudayaan. Lalu, dinding untuk memajang karya dibentuk melengkung melingkar berbentuk oval.
"Ovalnya itu sebetulnya bayang kami adalah anak-anak itu sesuatu yang belum selesai, belum jadi. Dia masih berkembang, masih punya harapan, sehingga kita enggak memberikan sesuatu yang rigid... Oval itu kelihatannya masih ada sesuatu potensi untuk bergerak lagi,"Â urai Andra.
Pameran tersebut akan berlangsung pada 3 Juli--1 Agustus 2026 yang terbuka gratis bagi publik dari pukul 9 pagi hingga 8 malam. Namun, pengunjung akan diminta mengisi data via QR Code sebagai data bagi peserta bahwa karya mereka tidak hanya dilihat oleh diri sendiri dan keluarga, tapi orang lain juga.
Â
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336960/original/043977000_1782207955-cek_fakta_-_bibit_Ikan_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8968722/original/090452400_1782980277-cek_fakta_-_tenaga_pendamping_masyarakat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562012/original/067915900_1776772441-Cek_fakta_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8810983/original/080616100_1782907341-cek_fakta_-_bibit_ayam_dan_ikan.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/8923616/original/058855100_1782956185-WhatsApp_Image_2026-07-01_at_18.18.00.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257805/original/092292600_1781257252-9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264149/original/054877000_1782096496-063_2282689905-Timnas_Mesir.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8929510/original/065051700_1782959692-bos7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776148/original/089087200_1782856721-France_s_Kylian_Mbappe__left__celebrates_with_his_teammate_ousmane_dembele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776140/original/038104800_1782846348-063_2284057834.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711662/original/096717100_1782792792-korsel_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8864051/original/078185200_1782929110-063_2284211401.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8933715/original/054098500_1782962062-AP26183008148565.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8920532/original/092816500_1782954338-AP26183030266108.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262489/original/072589900_1781818934-Switzerland_s_Johan_Manzambi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8888290/original/030850900_1782938816-Senegal_s_Habib_Diarra__21__scores_their_first_goal_against_Belgium_goalkeeper_Thibaut_Courtois.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6604054/original/086990000_1779439690-Foto_1_-_Para_atlet_Red_Bull_Cliff_Diving_World_Series_2026_berlomba_memasukkan_pensil_ke_botol_untuk_menentukan_giliran_loncat_di_Bali.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5591670/original/008286100_1778148457-IMG-20260507-WA0037.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4690065/original/069806400_1702886238-harjaba.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5558880/original/022626900_1776491334-ide_kostum_karnaval_hari_kartini.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4906788/original/076747400_1722493738-Turing_NMax.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/707234/original/ngabuburit2_copy.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5500260/original/062688500_1770850725-WhatsApp_Image_2026-02-11_at_18.02.21.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8965966/original/093928700_1782978898-jadah_bakar_2.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5456099/original/093737700_1766805489-sate_maranggi.jpg)