WNA Bawa Kabur Mobil Dinas Saat Polisi Lakukan Olah TKP di Jakpus

Kejadian bermula saat mobil Calya mengalami kecelakaan di jalur TransJakarta kawasan Senen, Jakarta Pusat pada pukul 03.00 WIB.

Diterbitkan 10 Juli 2025, 15:52 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • WNA asal Tiongkok bawa kabur mobil dinas polisi saat olah TKP.
  • Pelaku yang mabuk menabrak tiang listrik di jalur TransJakarta.
  • Polisi amankan pelaku dan koordinasi dengan Imigrasi terkait WNA.

Liputan6.com, Jakarta - Seorang warga negara asing (WNA) asal Tiongkok berulah. Mobil dinas polisi dibawa kabur ketika personel sedang melakukan olah TKP kecelakaan. Karena kelakuannya itu, mobil polisi mengalami kecelakan dan pelaku berhasil diamankan.

Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, AKBP Argo Yuwono menjelaskan, kejadian bermula saat mobil Calya mengalami kecelakaan di jalur TransJakarta kawasan Senen, Jakarta Pusat pada pukul 03.00 WIB.

Saat itu, polisi datang ke lokasi untuk menolong korban yang ada di dalam mobil, yang ternyata temen si pelaku.

"Bukan dicuri. Tapi petugas yang sedang menangani TKP laka lantas, jadi pelaku ini nabrak mobil Cayla, kemudian setelah nabrak mobil, ringsek, dilaporkan masyarakat petugas datang, terus sedang proses mengeluarkan korban, karena di dalam itu kan ada korban, temennya si pelaku, ada di dalam mobil," kata dia saat dihubungi, Kamis (10/7/2025).

 

WNA China Diamankan

Argo mengatakan, saat itu secara tiba-tiba si pelaku membawa pergi mobil dinas milik polisi. Aksi pelaku tak berlangsung lama. Belum jauh membawa mobil dinas, pelaku malah menabrak tiang listrik di jalur TransJakarta.

"Pelaku itu mengambil alih, kondisinya mabuk. Nah pas dia ambil mobil, jalan dia nabrak lagi tiang listrik," ujar dia.

Terkait kejadian ini, Polisi langsung mengamankan pelaku di lokasi kejadian. Saat ini pelaku dilakukan pemeriksaan oleh petugas.

Argo mengatakan, kedepan kepolisian akan berkoordinasi dengan pihak Imigrasi. Mengingat terduga pelaku bukan WNI.

"Pelaku kebetulan WNA asal China, sudah diamankan, sedang dalam proses pendalaman pemeriksaan. Ya seperti itu (koordinasi Imigrasi) prosesnya kan masih berjalan. Jadi kita belum bisa riliskan," ucap dia.

 

Infografis

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6