BPBD Kerahkan Personel Pantau Korban Banjir di Kabupaten Tangerang

BPBD Kabupaten Tangerang menyampaikan bahwa pihaknya telah mengerahkan personel untuk memantau kondisi korban banjir yang terjadi di wilayah utara Tangerang.

Diterbitkan 06 Juli 2025, 19:06 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • BPBD pantau banjir di utara Tangerang, fokus Desa Tanjung Burung.
  • 2.275 warga Kampung Cirumpak terdampak banjir luapan Sungai Cisadane.
  • Ketinggian air 40-60 cm, warga butuh logistik dan obat-obatan mendesak.

Liputan6.com, Jakarta - Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan BPBD Kabupaten Tangerang, Agun Guntara, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengerahkan personel untuk memantau kondisi korban banjir yang terjadi di wilayah utara Tangerang.

"Sejumlah personel dari Posko BPBD Kosambi sudah kami kerahkan untuk memonitor kondisi banjir yang melanda permukiman warga di Desa Tanjung Burung hari ini," ujar Agun di Tangerang, dikutip dari Antara, Minggu (6/7/2025).

Ia menambahkan, tim BPBD saat ini tengah melakukan pendataan terhadap warga terdampak banjir. Langkah ini dilakukan untuk memastikan penanganan, termasuk evakuasi, dapat segera diberikan apabila diperlukan.

"Berdasarkan data pelaporan sebanyak 2.275 warga di Kampung Cirumpak, Desa Tanjung Burung terdampak bencana banjir akibat meluapnya Sungai Cisadane," ujarnya.

Menurut dia, bencana banjir yang berdampak terhadap ribuan jiwa ini merendam dengan ketinggian air bervariasi, mulai dari 40 centimeter sampai dengan 60 centimeter.

"Banjir diakibatkan oleh luapan Sungai Cisadane, karena curah hujan tinggi yang terjadi sejak Sabtu (5/7) hingga Minggu dini hari tadi," katanya.

 

Warga Terdampak

Dia menuturkan, akibat peristiwa itu sebanyak tiga Rukun Warga (RW) dengan lima Rukun Tetangga (RT) dengan total jumlah kepala keluarga (KK) sebanyak 702 KK terdampak banjir.

Untuk pendistribusian bantuan logistik atau keperluan pangan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan dinas terkait serta bidang rehabilitasi dan rekonstruksi pada kebencanaan.

"Hingga saat ini ketinggian banjir kurang lebih 40 centimeter. Yang dibutuhkan warga sekarang ini logistik dan obat-obatan," kata dia.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6