Flyover Purwosari Solo Jadi Ikon Baru, Padukan Modernitas dan Budaya Jawa

Nilai tambah flyover ini tidak hanya pada sisi teknisnya. Ornamen khas Jawa, seperti motif batik megamendung dan ukiran kayu bergaya tradisional yang diaplikasikan pada pagar pembatas dan tiang penyangga, menjadikannya objek foto favorit warga dan wisatawan.

Diperbarui 01 Juni 2025, 14:53 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta

Warisan Kultural dan Estetika bagi Masyarakat

Surya mengatakan, hal itu menunjukkan bahwa pembangunan harus visioner, tak hanya menyelesaikan masalah teknis, tapi juga menciptakan warisan kultural dan estetika bagi masyarakat. 

Flyover Purwosari diresmikan pada Februari 2021 oleh Presiden Joko Widodo. Keberadaannya langsung memberikan dampak signifikan terhadap kelancaran lalu lintas di simpang sebidang rel kereta api Purwosari, yang sebelumnya menjadi titik kemacetan.

Kini, kendaraan dapat melaju tanpa harus terhenti menunggu kereta melintas. Sementara itu, pejalan kaki juga tetap difasilitasi dengan jalur khusus yang aman dan nyaman.

Saat ini, Flyover Purwosari tidak hanya sekadar jalan layang biasa. Ia menjadi representasi semangat kemajuan Kota Solo yang tetap berpijak pada akar budayanya, sebuah paduan apik antara modernitas dan budaya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6