5 Pernyataan Terkini Pramono Anung Mulai Perpustakaan Bakal Tutup Malam hingga Minta Penambahan Day Care di Jakarta

Gubernur Jakarta Pramono Anung menyampaikan sejumlah hal terkini. Salah satunya menegaskan komitmennya untuk menjadikan Kota Metropolitan Jakarta sebagai destinasi wisata sepak bola.

Diterbitkan 06 Mei 2025, 10:32 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur Jakarta Pramono Anung menyampaikan sejumlah hal terkini. Salah satunya dia menegaskan komitmennya untuk menjadikan Kota Metropolitan Jakarta sebagai destinasi wisata sepak bola.

Hal tersebut disampaikan Pramono Anung usai membuka kompetisi Liga U-17 Piala Gubernur 2025 di Lapangan Pancoran Soccer Field (PSF) MBAU, Jakarta Selatan (Jaksel), Minggu 4 Mei 2025, dilansir Antara.

Menurut Gubernur Jakarta Pramono Anung, Jakarta kedepan diproyeksikan sebagai kota wisata olahraga bertaraf internasional.

"Jakarta ini akan menjadi destinasi untuk wisata sepak bola, wisata sport. Dengan demikian, pertandingan-pertandingan sport di Jakarta betul-betul kami dorong, termasuk sepak bola," ujar Pramono Anung, Minggu 4 Mei 2025.

Pramono menyebutkan, Liga U-17 Piala Gubernur tahun ini diikuti oleh 18 klub. Diharapkan turnamen ini bisa melahirkan talenta muda yang nantinya mewakili Jakarta di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Selain itu, dia menyatakan, kerukunan antarumat beragama berperan penting untuk mendukung Jakarta menjadi kota global.

Menurutnya, Jakarta sebagai kota majemuk, baik dari segi identitas, suku, maupun budaya, sudah sepantasnya bersama-sama menciptakan suasana yang mendukung keberagaman antarumat beragama.

"Hal ini salah satu upaya mewujudkan kota global. Jakarta turut serta menunjukkan sisi inklusif dalam menjadi tuan rumah bagi seluruh penganut agama apa pun, dan ini yang harus kita jaga bersama," kata Pramono, dikutip dari Antara, Senin 5 Mei 2025.

Berikut sederet pernyataan terkini Gubernur Jakarta Pramono Anung mulai dari jadikan Jakarta kota sepak bola hingga minta penambahan day care di Jakarta dihimpun Tim News Liputan6.com:

 

1. Wacanakan Museum dan Perpustakaan Tutup Lebih Malam

Gubernur Jakarta Pramono Anung turut memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dengan sejumlah wacana baru untuk dunia pendidikan di Jakarta. Salah satunya, terkait penambahan jam operasional museum dan perpustakaan di Jakarta bisa tutup lebih malam.

"Kami mungkin yang akan segera diselesaikan, museum juga akan kami buka tidak hanya sampai dengan jam 5 sore, termasuk perpustakaan. Perpustakaan akan kami buka sampai malam mungkin jam 10 atau jam 11," kata Pramono Anung di Balai Kota Jakarta, Jumat 2 Mei 2025.

Politikus senior PDIP ini beralasan, kebijakan tersebut bertujuan agar memberi kesempatan lebih kepada para pelajar yang ingin mengeksplorasi museum dan juga perpustakaan sebagai tempat belajar.

"Ini merupakan bagian untuk memberikan pendidikan dan juga kesempatan kepada anak-anak yang membutuhkan untuk berada di perpustakaan," kata Pramono.

Saat ditanya kapan hal itu direalisasi, Pramono berjanji akan dilakukan dengan segera. "Kita akan segera lakukan," dia menandasi.

Sebagai informasi, Pramono memang memiliki kebijakan penambahan jam operasional bagi tempat terbuka publik. Sebelumnya, Pramono juga sudah meninjau ke pelbagai taman di Jakarta yang akan beroperasi selama 24 jam.

Sejauh ini, ada lima taman di Jakarta yang bakalan dibuka selama 24 jam, yaitu Taman Lapangan Banteng, Taman Menteng, Taman Ayodia, Taman Langsat, dan Taman Literasi Martha Tiahahu.

Nantinya, lima taman itu akan menjadi percontohan sebelum Pemprov Jakarta membuka lebih banyak lagi taman dengan jam operasional 24 jam.

 

2. Bakal Jadikan Jakarta Sebagai Kota Wisata Sepak Bola

Gubernur Jakarta Pramono Anung menegaskan komitmennya untuk menjadikan Kota Metropolitan Jakarta sebagai destinasi wisata sepak bola.

Hal ini disampaikan Pramono Anung usai membuka kompetisi Liga U-17 Piala Gubernur 2025 di Lapangan Pancoran Soccer Field (PSF) MBAU, Jakarta Selatan, Minggu 4 Mei 2025, diansir Antara.

Menurut Pramono, Jakarta ke depan diproyeksikan sebagai kota wisata olahraga bertaraf internasional.

"Jakarta ini akan menjadi destinasi untuk wisata sepak bola, wisata sport. Dengan demikian, pertandingan-pertandingan sport di Jakarta betul-betul kami dorong, termasuk sepak bola," ujar Pramono Anung.

Pramono menyebutkan, Liga U-17 Piala Gubernur tahun ini diikuti oleh 18 klub. Diharapkan turnamen ini bisa melahirkan talenta muda yang nantinya mewakili Jakarta di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Hari ini Jakarta akan memulai tradisi baru mencari pemain-pemain dari liga yang seperti ini. Mudah-mudahan akan tumbuh para pemain-pemain berbakat dari Jakarta dan itulah yang saya inginkan," kata Pramono.

Selain itu, Pramono mengatakan, Persija Jakarta juga mulai membangun tradisi baru dengan datang ke Balai Kota ketika tidak hanya saat meraih gelar juara.

"Saya sudah sampaikan kepada Ketua JakMania, saya enggak mau JakMania itu datang ke Balai Kota hanya ketika juara saja. Tapi seperti kemarin, kita mau mulai tradisi baru, karena dari Balai Kota lah Persija akan juara," ucap Pramono.

 

3. Tegaskan Kerukunan Antarumat Penting untuk Dukung Jakarta jadi Kota Global

Selain itu, Pramono Anung menyatakan bahwa kerukunan antarumat beragama berperan penting untuk mendukung Jakarta menjadi kota global.

Menurutnya, Jakarta sebagai kota majemuk, baik dari segi identitas, suku, maupun budaya, sudah sepantasnya bersama-sama menciptakan suasana yang mendukung keberagaman antarumat beragama.

"Hal ini salah satu upaya mewujudkan kota global. Jakarta turut serta menunjukkan sisi inklusif dalam menjadi tuan rumah bagi seluruh penganut agama apa pun, dan ini yang harus kita jaga bersama," kata Pramono, dikutip dari Antara, Senin 5 Mei 2025.

Hal itu disampaikan Pramono dalam kunjungannya pada beberapa kegiatan keagamaan di Jakarta, mulai dari peresmian Masjid Jakarta Garden City (JGC) di Cakung, acara Pindapata Nasional Gema Waisak Tahun 2025/2569 BE (Buddhist Era) di Mal Mega Glodok, Kemayoran.

Kemudian perayaan Peringatan 100 Tahun Guru Nanak Sikh Temple (Gurdwara Sahib Tanjung Priok) serta ibadah Perayaan Pra-Jubileum 98 Tahun Huria Kristen Indonesia (HKI) di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelapa Gading.

Pramono menegaskan, komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta untuk mendukung kegiatan keagamaan. Selain aktif menghadiri acara-acara yang diadakan berbagai organisasi keagamaan, Pemprov juga mengadakan dialog di Balai Kota.

"Alhamdulillah, kita sering menyambut dengan hangat organisasi keagamaan mana pun yang beraudiensi. Jadi, banyak diskusi yang tercipta, seperti dukungan dalam hal perizinan, administrasi, bahkan kita juga memiliki dana hibah bagi kegiatan keagamaan," katanya.

"Kita ingin Jakarta dikenal sebagai kota dengan tingkat toleransi yang dirasakan oleh setiap warganya," ujar Pramono.

Pramono berharap seluruh umat beragama di Jakarta terus menjaga kerukunan dan ketenteraman untuk mendukung upaya menjadi kota global, khususnya menjelang usia ke-500.

"Karena itu, saya mengajak seluruh masyarakat di Jakarta agar selalu menjaga kerukunan di lingkungan masing-masing. Mari kita tunjukkan bahwa Jakarta adalah tuan rumah yang ramah dan inklusif bagi setiap pemeluk agama," katanya.

 

4. Sebut Perpustakaan HB Jassin di Cikini Jakpus Akan Jadi Contoh, Buka hingga Malam

Kemudian, Pramono Anung memastikan, pekan depan akan mengeluarkan daftar perpustakaan dan museum milik pemerintah provinsi yang akan dibuka hingga malam. Menurut dia, kebijakan baru tersebut mendapat sambutan positif.

"Saya melihat baru saya sampaikan responnya cukup baik, minggu depan ini kami segera putuskan mana saja (perpustakaan dan museum) yang akan dibuka lebih dari jam 9 malam," ujar Gubernur Jakarta Pramono Anung kepada awak media di Jakarta, seperti dikutip Senin 5 Mei 2025.

Pramono Anung mengkritik jam operasional kedua tempat yang diperuntukan bagi publik tutup pada sore hari. Karenanya, dia ingin baik museum dan perpustakaan dibuka hingga pukul 22.00 WIB.

"Sekarang ini rata-rata jam 4 tutup, udah kayak ASN aja jam 4 pulang kantor. Untuk itu, termasuk taman-taman, perpustakaan, museum akan kita buka sampai jam 10 malam," ucap dia.

Pramono menyebut, perpustakaan yang akan dibuka hingga malam salah satunya adalah Perpustakaan HB Jassin di wilayah Cikini, Jakarta Pusat (Jakpus).

"Salah satu contoh untuk perpustakaan HB Jassin yang menurut saya segera, pokoknya semua perpustakaan yang fasilitasnya dimiliki oleh pemerintah Jakarta, saya akan buka lebih dari yang sekarang," dia menandasi.

Sebagai informasi, jam operasional perpustkaan tersebut pada hari kerja dibuka pukul 09.00 WIB dan tutup pukul 17.00 WIB. Sedangkan akhir pekan, dibuka pada jam yang sama namun ditutup lebih malam pada 20.00 WIB.

Diketahui, Pramono memang memiliki kebijakan penambahan jam operasional bagi tempat terbuka publik, salah satunya taman. Pramono sudah meninjau ke pelbagai taman di Jakarta yang akan beroperasi selama 24 jam.

Sejauh ini, ada lima taman di Jakarta yang bakalan dibuka selama 24 jam, yaitu Taman Lapangan Banteng, Taman Menteng, Taman Ayodia, Taman Langsat, dan Taman Literasi Martha Tiahahu. Kelima taman itu akan menjadi percontohan sebelum Pemprov Jakarta membuka lebih banyak lagi taman dengan jam operasional 24 jam.

 

5. Minta Penambahan Day Care di Jakarta, Buat Rasa Aman Bagi Orang Tua yang Bekerja

Kemudian, Gubernur Jakarta Pramono Anung menaruh perhatian serius, terkait pusat penitipan anak atau day care. Salah satunya yang berada di Kompleks Balai Kota Jakarta.

Dia menilai, kehadiran day care sangat penting mengingat menjadi tempat andalan para orang tua menitipkan anaknya saat mencari nafkah.

"Pada hari ini sengaja saya melihat secara khusus ke tempat penitipan anak yang disebut dengan day care yang dimiliki oleh Balai Kota. Saya harus akui bahwa tempatnya sebenarnya sudah sangat baik, hanya kapasitas kurang dan juga saya sudah minta untuk supaya jam belajarnya itu diatur sama dengan jam ketika ibunya selesai kerja," kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Senin 5 Mei 2025.

Dia mengatakan, total day care di Jakarta ada 46 lokasi dengan 22 diantaranya yang dimiliki Pemprov Jakarta dan sisanya dikelola swasta. Menurutnya, jumlah tersebut menunjukkan kebutuhan akan tempat penitipan anak menjadi hal yang penting.

"Walau kelihatan kecil, ini memberikan rasa aman, rasa nyaman bagi ibu yang bekerja, tapi juga jaminan bagi anak yang bisa sekolah dengan baik. Kalau melihat fasilitasnya terus terang di Balai Kota ini sangat baik, hanya memang kapasitasnya saya tadi minta kepada kepala dinas untuk bisa ditambah. Sekarang ini baru 20 orang, sangat kurang," catat Pramono.

Pramono menambahkan, day care di Jakarta saat ini ada yang dikelola swasta dengan dana CSR seperti dari BUMD atau pun perusahaan privat lainnya. Namun ada juga dana yang berasal dari APBD dan dinas sosial terkait.

"Jadi day care yang di Balai Kota ini, terus terang aja, orang kementerian pun anaknya ada yang titip di sini, karena memang fasilitasnya, saya harus akui (bagus). Saya pernah datang ke day care yang ada di Kementerian Sekretaris Kabinet, ini (Balai Kota) lebih representatif, kemudian juga fasilitas dan sebagainya," kata dia.

Pramono berharap, day care di Balai Kota bisa menjadi percontohan. Sebab tidak semua instansi pemerintah mempunyai kemampuan seperti day care di Balai Kota.

"Maka untuk itu yang paling penting bukan fasilitas fisiknya, tetapi bagaimana program pengajarannya itu dilakukan," pesan Pramono menandasi.

Dalam kesempatan senada, Plt Kepala Dinas Pendidikan Sarjoko mengatakan day care di Balai Kota dikelola oleh dinas pendidikan Jakarta.

Kepada anak-anak yang mau dititipkan, prosedurnya mengikuti jadwal tahun ajaran belajar mengajar sekolah.

"Terkait dengan tempat penintipan anak ini, mekanisme pendaftarannya sesuai dengan mekanisme pada periode penerimaan murid baru. Jadi nanti akan ada periode pada bulan Juni, akan dibuka untuk layanan pendaftaran, dengan syarat usianya adalah 2-6 tahun," imbuhnya menandasi.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6