Liputan6.com, Jakarta- Jemaah calon haji kloter pertama dari embarkasi Pondok Gede dan Bekasi, dipastikan sudah diberangkatkan ke Tanah Suci, pada Jumat (2/5/2025) dini hari.
Terpantau sejak Kamis, 1 Mei 2025 malam atau sekitar pukul 23.00 WIB, para jemaah sudah tiba di Terminal 2F, untuk melalui serangkaian pemeriksaan, sebelum akhirnya naik ke pesawat. Seperti cek keimigrasian Arab Saudi atau Mecca Route.
"Jadi per hari ini di tanggal 1 Mei malam, jemaah dari Pondok Gede dan Bekasi sudah mulai memasuki Bandara Soekarno Hatta dan kami di bandara sudah menyiapkan fasilitas untuk para jemaah haji untuk menunaikan ibadah haji," kata Asisten Deputy Komunikasi dan Legal Bandara Soekarno-Hatta, M. Holik Muardi.
Advertisement
Untuk tadi malam, penerbangan perdana dengan Garuda Indonesia diberangkatkan sekitar pukul 00.55 WIB. Ada sebanyak 393 jemaah yang menumpang di dalamnya. Selanjutnya adalah Saudi Airlines, berlanjut pada Jumat dini hari hingga pagi adalah Garuda Indonesia.
"Untuk tanggal 2 (Mei) sekitar ada 3 kloter yang diberangkatkan. Dan ini perdana, kami berharap semua dapat berjalan baik dan lancar. Dan fasilitas yang kami berikan untuk jemaah haji ini dapat memberikan kepuasan kepada jemaah haji," katanya.
Holik juga menjelaskan, selain fasilitas yang diberikan, pihaknya pun menyiapkan alur pergerakan jemaah haji dan bagasi melalui jalur yang terpisah dan terintegrasi.
"Untuk lounge yang kita siapkan di sini dapat menampung sekitar 2.000 jemaah haji saat bersamaan. Dan kami pun sudah mengatur untuk tempat duduk membagi beberapa zona dan terutama untuk toilet, sehingga penumpang atau jemaah haji dapat lebih nyaman di Terminal 2F ini," katanya.
Lepas Jemaah Haji Kloter Pertama ke Tanah Suci, Menag: Jaga Niat dan Kesehatan
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar melepas keberangkatan kloter pertama jemaah haji Indonesia tahun 2025 terbang ke Tanah Suci dengan pesan yang sarat makna. Dalam sambutannya, Menag menegaskan bahwa haji bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan perjalanan spiritual menuju langit yang penuh dengan kesucian dan pengorbanan.
"Perjalanan haji ini bukan perjalanan biasa. Ini adalah perjalanan ke langit. Karena itu, perbaikilah niat, karena keikhlasan adalah vitamin paling kuat dalam menjalankan ibadah ini," ujar Menag Nasaruddin Umar di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Rabu (1/5/2025).
Menag mengingatkan, tidak semua orang mendapat undangan dari Allah untuk berhaji. "Ratusan juta umat Islam di dunia, tetapi yang diundang hanya segelintir. Maka jagalah kesucian perjalanan ini, jangan sampai energi tersedot oleh hal-hal yang tidak perlu," pesan Menag saat melepas 393 jemaah haji kloter pertama asal embarkasi Jakarta Pondok Gede (JKG-01).
Dalam kesempatan yang sama, hadir pula Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal, Menkes Budi Gunadi Sadikin, Menhub Dudy Purwagandhi, Kepala BPKH Fadhlul Imansyah, perwakilan Badan Penyelenggara Haji (BPH), serta Deputi Bidang Koordinasi Penguatan Karakter dan Jati Diri Bangsa Kemenko PMK Warsito.
Wakil Ketua DPR Cucun Ahmad Syamsurijal mengapresiasi kinerja Kemenag dan BPH yang telah bersinergi untuk mewujudkan penyelenggaraan haji yang lebih baik. "Terima kasih atas kerja samanya untuk mewujudkan pelayanan haji yang semakin baik," kata Cucun.
Ia juga mengingatkan jemaah agar senantiasa mendoakan para pemimpin bangsa di tempat-tempat mustajab di Tanah Suci. "Bapak Ibu adalah duta bangsa. Jangan lupakan negeri ini dalam setiap doa," ujarnya.
Advertisement
Jaga Kesehatan Terutama Jantung
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memberikan perhatian khusus terhadap kesehatan jemaah. Ia menyebutkan, pada tahun 2023 tercatat lebih dari 773 jemaah haji Indonesia wafat, mayoritas karena penyakit jantung dan paru. Oleh karena itu, ia mengimbau jemaah menjaga kondisi sejak keberangkatan hingga pulang ke tanah air.
"Bapak Ibu, kalau ingin berbuat baik, jagalah kesehatan. Karena jika banyak jemaah tidak sehat, dampaknya bukan hanya pada diri sendiri, tetapi juga pada jemaah haji Indonesia di masa depan. Kondisi tingkat kesehatan jemaah ini bisa berdampak pada pembatasan kuota dan kenaikan premi asuransi bagi jemaah selanjutnya," tegas Menkes.
Ia juga mengingatkan agar jemaah jangan sungkan menggunakan masker bila sudah merasa tidak fit. "Ini baik, agar jangan sampai menularkan kepada yang lain," tuturnya.
Ia juga menyarankan agar jemaah senantiasa memantau kondisi kesehatannya. Menurutnya ada tiga indikator yang dapat menyebabkan serangan jantung, sebagai penyakit yang paling banyak menyebabkan kematian jemaah haji.
“Serangan jantung itu tidak muncul tiba-tiba, ada tiga indikatornya, yaitu darah tinggi, gula tinggi, kolesterol tinggi. Tiga indikator ini yang paling banyak memicu serangan jantung di tanah suci,” tambahnya.
Ikuti Aturan Haji
Menag mengingatkan pentingnya disiplin dalam mengikuti aturan haji, termasuk soal visa. Ia menegaskan, tidak ada toleransi bagi jemaah yang tidak memiliki visa haji resmi.
Pemerintah juga menyampaikan bahwa Indonesia mendapatkan kemudahan dari otoritas Saudi, termasuk kemudahan akses rumah sakit. Hal ini merupakan hasil dari lobi-lobi yang panjang dan upaya diplomatik pemerintah Republik Indonesia.
"Alhamdulillah, dengan sistem pemeriksaan kesehatan yang lebih ketat dan adanya pendampingan medis, angka kematian jemaah haji Indonesia tahun lalu menurun drastis dibanding tahun 2023," ucap Menkes.
Senada dengan Menkes, Menag pun menutup pesannya dengan ajakan untuk kerja sama semua pihak. "Mari kita jaga kekompakan. Kami sudah menyiapkan segala sesuatunya, tetapi haji adalah ibadah yang penuh tantangan. Dengan ikhtiar, doa, dan niat yang lurus, insya Allah, semua bisa berjalan lancar," ujar Menag Nasaruddin.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4476913/original/055234800_1687414193-Infografis_SQ_Cara_Dapatkan_Asuransi_Jiwa_dan_Kecelakaan_Jemaah_Haji_Indonesia.jpg)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299546/original/056513500_1784263210-Screenshot_2026-07-17_111351.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299565/original/093541200_1784264989-cek_fakta_magang_nasional_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5495483/original/029586100_1770372285-sherly_tjoanda_klaim_giveaway.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5567468/original/050020200_1777282004-cek_fakta_alsintan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5205925/original/051740200_1746150760-IMG-20250502-WA0011.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1373271/original/062549400_1476380984-bekasi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299466/original/011004700_1784258669-000_B8YD28N.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5516473/original/017053500_1772306812-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297046/original/098584500_1784067058-Spain_s_Mikel_Oyarzabal__left__celebrates.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298306/original/004606900_1784166640-tuchel.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298637/original/010650700_1784178420-INGGRIS_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5519344/original/095709500_1772548220-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287272/original/017051900_1783206951-pra1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299397/original/073517100_1784250863-000_B6Z433V.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290280/original/032335300_1783446810-063_2285091355.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299067/original/052484900_1784191879-lamine.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298224/original/042744300_1784155877-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298726/original/042432100_1784180626-5e51cf3b-672c-41a4-a794-38c7f4539f3b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/527394/original/aniaya-ilustrasi-131207b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298628/original/068418300_1784178205-unnamed__34_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297425/original/069365200_1784091058-ea572539-3e60-48fa-8c6d-2e53645f3c31.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298180/original/094563400_1784133070-IMG-20260615-036.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296104/original/002949100_1784003925-54130.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295526/original/083674700_1783932294-1800f518-c966-4f75-aa81-6da3d37c2029.jpeg)