Pramono Akan Ikut Aturan Wajib Naik Transportasi Umum Mulai Besok Rabu

Pramono Anung berjanji ke depan akan banyak memberikan gratis angkutan umum di Jakarta pada momen-momen khusus.

Diperbarui 29 April 2025, 13:57 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berjanji untuk ikut naik transportasi umum setiap hari Rabu sesuai Instruksi Gubernur (Ingub) Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta Nomor 6 Tahun 2024 yang diterbitkannya.

Namun, Pramono mengungkapkan rumah dinasnya yang berada di sekitar Taman Suropati tidak dilewati oleh angkutan umum. Meski demikian, dia tetap mengusahakan naik angkutan umum ke lokasi yang menjadi agendanya besok.

"Tetapi karena saya merupakan bagian dari keputusan itu, apalagi besok ada rapat dengar pendapat di DPR. Saya ingin memulai dari rumah dinas naik transportasi umum ke acara yang pertama," kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Selasa (29/4/2025), seperti dilansir dari Antara.

Pramono menjelaskan, acara tersebut sengaja dipilihkan tempat yang mudah dilewati oleh angkutan umum. Dengan demikian, Pramono dapat mengikuti peraturan tersebut.

Sebab menurutnya, apapun kebijakan yang dibuat, jika tidak dijalankan dan tidak diberi contoh oleh pemimpinnya sendiri maka akan percuma.

"Acara pertama itu rencananya bukan di tempat itu, tetapi dicari acara apa yang bisa ada transportasi umum dari Taman Suropati," kata Pramono.

Pramono pun telah menyampaikan kepada Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Marullah Matali dan jajaran Dinas Perhubungan untuk memulai menggunakan transportasi umum.

Terlebih, sambung Pramono, jika enam trayek Transjabodetabek sudah seluruhnya diluncurkan, maka ASN akan semakin mudah menggunakan transportasi umum.

Pramono juga berjanji ke depan akan banyak memberikan gratis angkutan umum di Jakarta pada momen-momen khusus.

"Nanti kalau enam jalur itu (Transjabodetabek) sudah selesai, banyak momen-momen yang akan saya gunakan untuk naik kendaraan umum gratis. Seperti Hari Ulang Tahun Jakarta, Hari Kemerdekaan, dan macam-macam yang memang tujuannya adalah membuat orang merasa nyaman naik kendaraan umum," kata Pramono.

 

Pramono Wajibkan Pegawainya Pakai Transportasi Umum Tiap Rabu

Gubernur Jakarta Pramono Anung mengeluarkan Instruksi Gubernur Nomor 6 Tahun 2025 perihal kewajiban menggunakan transportasi umum untuk seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai di Balai Kota Jakarta setiap hari Rabu. 

"Transportasi umum digunakan untuk berangkat ke tempat kerja, pelaksanaan tugas, dan pulang dari tempat kerja setiap hari Rabu," tulis Pramono dalam Ingubnya, seperti dikutip dari Antara, Selasa (29/4/2025).

Menurut Pramono, aturan ini bertujuan untuk meningkatkan penggunaan angkutan umum massal di Ibu Kota. 

Terdapat 8 moda transportasi umum yang termasuk dalam ingub ini, yaitu Transjakarta, Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta, Light Rapid Transit (LRT) Jakarta, LRT Jabodebek, KRL Jabodetabek (Commuterline), Kereta Bandara (Raillink), bus atau angkutan reguler, kapal dan angkutan antar jemput karyawan.

Namun, Pramono mengecualikan pegawainya menggunakan transportasi umum apabila sedang sakit, hamil, disabilitas dan petugas lapangan yang membutuhkan mobilitas tertentu. 

Pramono meminta kepala perangkat daerah bertanggung jawab mengawasi pegawainya saat menggunakan angkutan umum di unit kerjanya masing-masing. ASN juga diminta untuk mengunggah ke media sosial saat menggunakan transportasi publik untuk mengajak masyarakat.

"Penggunaan angkutan umum massal sebagai moda transportasi bagi seluruh pegawai Pemprov Jakarta setiap hari Rabu agar diunggah ke media sosial perangkat daerah/unit kerja pada perangkat daerah, sebagai upaya mengajak masyarakat turut serta menggunakan angkutan umum dalam beraktivitas," minta Pramono.

Pramono berharap, aturan ini bisa mendorong budaya penggunaan transportasi umum di kalangan pegawai Pemprov DKI Jakarta dan mengurangi ketergantungan terhadap kendaraan pribadi. Sehingga bisa mengatasi kemacetan dan menurunkan emisi karbon.

"Berikan contoh nyata kepada masarakat dalam mendukung kebijakan pengurangan polusi dan pembangunan berkelanjutan, serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang peduli lingkungan dan mendukung mobilitas hijau," tandas Pramono.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6