Liputan6.com, Jakarta - Siapa yang mengira eksperimen sederhana saat pandemi Covid-19 dapat membuka jalan menuju dunia bisnis. Mina, dulunya seorang karyawan swasta di Jakarta Utara yang tak pernah mengira hobi meracik tawas menjadi deodoran spray akan mengubah hidupnya.
Saat itu, dia hanya iseng meracik deodoran spray karena sulit menemukan produk yang cocok dan aman. Tak ada rencana besar, hanya ingin coba-coba dan dipakai oleh keluarga saja.
Tahun 2021, setelah melewati banyak pertimbangan Mina mulai memberanikan diri membuka pre-order . Saat itu produk serupa memang sedang naik daun. Melihat respon pasar yang positif, dia tidak ragu membuka toko resmi di sejumlah platform e-commerce .
Advertisement
"Saat pertama kali dijual enggak punya ekspektasi apapun, tapi ternyata peminatnya banyak," kata Mina kepada Liputan6.com.
Saat penjualan terus naik, Mina akhirnya memilih untuk resign dan memutuskan fokus mengembangkan bisnis yang dijalankannya bersama sang teman. Apalagi Hollen Skin merek bisnisnya sudah punya tim sendiri.
Penjualan Tertinggi dari Platform Digital
Mina sudah mempekerjakan enam orang. Produknya sudah mengantongi izin Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan diproduksi lewat pabrik. Untuk distribusi, dia menggandeng empat mitra utama dan masing-masing membina sejumlah reseller .
Dia menyadari bahwa keberhasilan suatu bisnis tidak hanya bergantung pada peningkatan penjualan, tetapi juga pada pengelolaan yang profesional. Uniknya kata Mina, para mitranya menjual deodoran spray tersebut secara online di e-commerce. Rata-rata mitranya menggunakan Shopee.
“Penjualan terbanyak datang dari mitra yang membeli barang secara offline . Mereka lanjut menjualan online lagi,” jelasnya.
Menurut Mina, digitalisasi membantu mulai dari pencatatan transaksi, pengelolaan stok, hingga pengiriman barang. Produk milik Mina juga sempat viral. Dalam sebulan, penjualannya menembus 12.000 botol, dengan omzet mencapai Rp 200 juta.
“Tapi kalau sekarang, rata-rata per bulan di 6.000-8.000 botol per bulan,” jelas dia.
Salah satu distributor, Fatmasely awalnya hanya menawarkan produk melalui jasa titip (jastip) untuk penjualan deodoran spray milik Mina. Karena permintaan yang tinggi, dia mulai menyetok dan membuka pendaftaran reseller . Kini, dia punya lebih dari 20 reseller , sebagian besar aktif berjualan lewat e-commerce , terutama Shopee.
Fatmasely juga menyebut saat ini reseller dari online lebih menguntungkan dan stabil dalam penjualannya. "Untuk e-commerce sendiri cukup tersebar di beberapa, tapi paling tinggi di shopee sih. Paling banyak ( reseller jualan) juga di Shopee," kata dia kepada Liputan6.com.
Selain jadi distributor, dia juga membuka akun toko di e-commerce dengan nama @umayrsmart. Ibu dua anak ini pun aktif meningkatkan penjualan dengan mengikuti pelatihan daring dari Shopee. Di situ, Fatmasely belajar cara memasang iklan yang efisien, hingga menggunakan fitur-fitur seperti flash sale, afiliasi, dan Shopee Live.
Selain itu, dia juga menjadi memahami perilaku konsumen hingga struktur keuangan yang lebih sistematis. Misalnya adanya kenaikan penjualan pada tanggal kembar, menjelang Ramadhan, hingga saat akhir tahun.
“Momen tertentu itu yang akhirnya menggunakan berbagai tips dari pelatihan online untuk meningkatkan penjualan. Hasilnya pun sangat mempengaruhi adanya peningkatan penjualan,” ujar Fatmasely.
Marketplace Favorit Orang Indonesia untuk Belanja Online
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5143176/original/096150100_1740491291-20250225-Online-HER_3.jpg)
Berdasarkan data International Trade Administration 2024, terdapat enam marketplace terkemuka di Indonesia yang memberikan kontribusi besar terhadap Gross Merchandise Value (GMV), diantaranya Shopee, Tokopedia, Lazada, Bukalapak, Tiktok Shop dan Blibli.
Sebagai informasi, GMV adalah nilai pengukuran dari total penjualan barang dalam jangka waktu tertentu yang umumnya digunakan pada marketplace , e-commerce , atau online shop . GMV mencakup semua transaksi penjualan, tanpa mempertimbangkan potongan harga, biaya pengembalian, atau biaya operasional lainnya.
Sehingga, hanya mencerminkan besaran nilai barang yang berhasil terjual saja. Lebih jelasnya, pasar yang kontribusinya tertinggi terhadap GMV adalah yang pertama Shopee. Toko oren ini memimpin GMV mencapai 36 persen atau sekitar USD18,7 miliar.
Urutan kedua, Tokopedia GMV-nya mencapai 35 persen, Lazada GMV nya 10 persen, Bukalapak juga 10 persen, Tiktok Shop yang mencatatkan GMV sebesar 5 persen atau sekitar USD2,6 miliar. Terakhir, Blibli GMV-nya hanya 4 persen.
Advertisement
Keterampilan Digital Jadi Tantangan UMKM
Riset dari Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) mengungkapkan sebanyak 34,25 persen pelaku UMKM di Indonesia memilih aplikasi digital seperti aplikasi e-commerce dan media sosial sebagai tempat utama mereka berjualan secara online .
INDEF menyebut, ekonomi digital, khususnya platform e-commerce telah membuka ruang sebesar-besarnya bagi pelaku UMKM. Ada yang memulai menjadi wirausaha baru, bahkan sampai ada yang mengembangkan usahanya tumbuh lebih besar lagi.
Kendati begitu peneliti Center of Digital Economy and SMEs INDEF, Izzudin Farras, menyatakan bahwa keterampilan digital tetap menjadi tantangan bagi UMKM untuk bisa masuk dalam digitalisasi.
“Salah satu cara yang dapat dilakukan oleh pelaku UMKM untuk menghadapi persaingan bisnis adalah dengan mengikuti program edukasi atau pelatihan UMKM yang diadakan oleh berbagai platform e-commerce, ” kata Izzudin.
Merujuk pada hasil riset INDEF, pelaku UMKM memiliki tiga alasan utama mengapa mereka menerapkan digitalisasi dalam bisnisnya. Tiga alasan utama tersebut meliputi kepraktisan dalam berjualan online (79,13 persen), eksposur/trafik yang lebih luas (72,83 persen), dan potensi pertumbuhan bisnis yang lebih cepat (69,69 persen).
Saat ini, digitalisasi telah menjadi kebutuhan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Hanya dengan melakukan beberapa klik pada gawai melalui aplikasi ataupun website sebuah produk dapat sampai kepada konsumen.
Pemerintah pun terus mendorong para UMKM untuk dapat memanfaatkan digitalisasi. Data dari Kementerian Koperasi dan UKM, jumlah UMKM di Indonesia pada tahun 2024 mencapai lebih dari 65 juta unit. Sebanyak 19 juta UMKM telah memanfaatkan teknologi digital pada tahun 2022. Angka tersebut mengalami peningkatan menjadi 30 juta pengguna pada tahun 2024.
Meski target belum tercapai sepenuhnya, dampak digitalisasi terhadap UMKM cukup signifikan. Yakni berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024, UMKM menyumbangkan sekitar 60 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3204261/original/026910700_1597047503-photo-1563986768609-322da13575f3.jpg)
Inovasi Dorong UMKM untuk Berkembang
Beberapa waktu lalu, Wakil Menteri UMKM Helvi Moraza menyebut UMKM harus memiliki empat pilar agar bisnisnya dapat bertahan dan berkelanjutan. Empat pilar tersebut dikenal dengan nama LIDI yaitu loyalitas, integritas, disiplin dan inovasi.
“Salah satu misi dari KemenUMKM adalah berkelanjutan karena ini kami juga menjalin kerja sama dengan banyak pihak termasuk dengan Kementerian Investasi untuk bisa membuka pasar di luar negeri,” kata Helvi.
Kemudian kata dia, inovatif merupakan satu dari empat pilar hal yang sangat penting. Sebab tanpa adanya inovasi akan sulit UMKM untuk berkembang. Misalnya dalam merespons perubahan pasar, kecepatan menghadapi pasar, menghadapi persaingan yang berakhir hingga ketangguhan.
“Kita tidak bisa lagi secara konvensional menentukan perencanaan kemudian menghitung proses bisnis kemudian mengantisipasi pasar salah satunya ya sudah harus masuk ke tipe form digital,” jelas dia.
Sebelumnya, Head of Public Affairs Shopee Indonesia Radynal Nataprawira menyatakan telah meluncurkan Program Sukses UMKM Baru untuk mendorong pertumbuhan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Indonesia. Kata dia, program tersebut ditujukan bagi masyarakat yang baru ingin merintis bisnis melalui platform e-commerce .
Dia berharap, program tersebut dapat mendorong lebih banyak masyarakat untuk memulai usaha secara berani serta membekali mereka dengan strategi bersaing di pasar digital.
“Kesadaran akan pentingnya transformasi digital menjadi kunci utama bagi pelaku usaha dalam meraih peluang bisnis yang lebih luas. Oleh karena itu, pemerintah terus berkolaborasi dengan kami dalam mewujudkan program-program pemberdayaan UMKM,” kata Radynal.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4628124/original/019616600_1698597993-1698597900468_Infografis_jurnal2.jpg)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5496891/original/097309800_1770608635-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-09T103958.761.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710243/original/038928400_1782790135-IMG_3966.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715404/original/084148600_1782803575-Cek_fakta_bsu_25_juta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8714532/original/000144500_1782797436-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-30T122233.633.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/878319/original/091719200_1744897295-1000013711.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4165286/original/087020900_1663692705-shutterstock_1264175764.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/146/original/027423100_1766886277-16128480287441.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715414/original/056650500_1782804083-AP26180851266408.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711445/original/003693600_1782792455-000_B8QK6YV.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715315/original/077601700_1782799662-Netherlands__Jan_Paul_van_Hecke.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8714917/original/028527700_1782798194-Brazil_s_Gabriel_Martinelli.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8625301/original/096522400_1782619158-000_B8K37NR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8713141/original/058795600_1782795003-Germany_players_are_dejected.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513256/original/026711200_1782437004-AP26176799194484.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710893/original/011996500_1782791219-WhatsApp_Image_2026-06-30_at_10.43.26__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8709002/original/001727100_1782787701-000_B8QH9N2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711341/original/045734100_1782792164-IMG-20260630-WA0021.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263744/original/028849200_1781996788-AP26171656106233.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8309790/original/022314100_1782176318-000_B7XQ8ZR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6474214/original/050462200_1779335109-IMG_4483.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5579570/original/015916200_1778057243-Menteri_Keuangan__Menkeu__Purbaya_Yudhi_Sadewa-6_Mei_2026c.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8603747/original/083594500_1782580698-Siaran_Media_Sambut_Momentum_Tengah_Tahun__Shopee_7.7_Great_Mid_Year_Sale_Siap_Manjakan_Kamu_dengan_Promo_Menggoda_.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4053876/original/042598000_1655287335-Rencana_BEA_Materai_untuk_belanja_Daring-Johan-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3285859/original/062073000_1604404965-20201103-pembebasan-tarif-bea-masuk-permudah-umkm-ekspor-produk-ke-AS-ANGGA-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3187371/original/052455600_1595414442-20200722-Pemerintah-Menargetkan-10-Juta-UMKM-Go-Digital-ANGGA-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261516/original/023814500_1781735050-Depositphotos_382568282_L.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5521751/original/013226700_1772699286-1000252434.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7093132/original/042446800_1779874668-aa3ruk9Hcik3WPDdCiOgnZbuUT2320zEt7vIJGiS.jpg)