Sukses

Wamen ATR Kembali Sertifikasi Rumah Ibadah Saat Kunker ke Bali

Liputan6.com, Jakarta Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Raja Juli Antoni mengatakan, pihaknya terus berupaya agar rumah ibadah mendapatkan sertifikasi tanah.

Ini disampaikan saat menyerahkan tiga sertifikat Pura atas nama Pura Desa Adat Peguyangan di Denpasar Utara, Bali pada Selasa (15/11/2022).

"Saya mendapat laporan banyak rumah ibadah yang belum mendapatkan sertifikat. Karena itu selaras dengan arahan Pak Menteri, Kementerian ATR/BPN akan memberikan perhatian terhadap hal ini," jelas Raja.

Politikus PSI ini menyebut penyerahan sertifikat adalah bentuk perlindungan negara terhadap hak asasi manusia. Dengan perlindungan itu umat beragama akan mendapatkan kenyamanan dalam beribadah

"Dengan adanya sertifikat ini, tanah rumah ibadah mendapat jaminan kepastian hukum. Kepastian hukum ini akan menghindari dari mafia tanah yang jahat," jelas dia.

Sebelumnya pada Senin (14/11/2022), Raja juga menyerahkan tiga sertifikat tanah Pura dan satu tanah wakaf. Diantaranya adalah Pura Gede Desa Mambang, Pura Prajapati Banjar Adat Mambang Celuk Kaja, dan Pura Paibon Alit Nyuh Aya, Karangasem.

Adapun sertipikat wakaf ialah rumah yang akan dialihfungsikan untuk kepentingan umat Islam.

Dalam kesempatan yang sama, dia juga menyerahkan 42 sertifikat peralihan HGB menjadi SHM serta menyerahkan sertifikat pembangunan jalan tol Gilimanuk-Mengwi.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

Berharap Lancar

Raja menutup sambutannya dengan memohon doa untuk kelancaran sertifikasi rumah ibadah yang sedang dikejar oleh Kementerian ATR/BPN.

"Mohon doa kepada semuanya supaya program ini dapat berjalan dengan lancar," kata dia.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS