Sukses

Pedagang Bubur di Bekasi Jadi Korban Begal, Wajah Disabet Senjata Tajam

Liputan6.com, Bekasi - Seorang pedagang bubur ayam berinisial NE (28) menjadi korban pembegalan di Jalan Raya Sriamur, Desa Srimahi, Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Korban menderita luka di wajah akibat sabetan senjata tajam milik pelaku.

Peristiwa nahas ini bermula ketika korban sedang berjualan, Minggu 3 Juli 2022 sekira pukul 04.50 WIB. Ketika melintas di lokasi, tiba-tiba korban dihampiri dua orang pelaku begal yang berboncengan sepeda motor, dan langsung menyabetkan celurit ke arahnya.

"Saya lagi menghindari jalan berlubang. Terus dari arah depan ada pengendara motor datang. Pas sudah dekat dia langsung nebas gitu," kata korban.

Setelah terkena sabetan, korban berusaha berlari menyelamatkan diri. Sementara pelaku langsung kabur dari lokasi.

Akibat kejadian tersebut, korban yang merupakan warga Desa Sukabakti, Tambelang itu mengalami luka di bagian pipi kanan dan leher akibat sabetan senjata tajam. Ia kemudian mendatangi Puskesmas terdekat untuk meminta pertolongan.

"Saya datang ke Puskesmas Sriamur, tapi waktu itu masih sepi. Terus saya langsung ke Rumah Sakit Pina," ujar korban.

 

2 dari 2 halaman

Korban Dirujuk ke RSUD Kota Bekasi

Namun dikarenakan peralatan rumah sakit tak memadai untuk menjahit luka sabetan yang panjang, akhirnya korban dirujuk ke RSUD Kota Bekasi.

Setelah mendapatkan perawatan untuk lukanya, korban lalu dipulangkan pihak RSUD menggunakan ambulans. Korban pun berencana melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian.