5 Jam Diblokir Pedagang, Stasiun Pondok Cina Dibuka

Para pedagang dan mahasiswa Universitas Indonesia yang memblokir rel kereta akhirnya angkat kaki.

Diterbitkan 14 Januari 2013, 17:36 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Setelah sekitar 5 jam sejak pukul 12.00 WIB tadi, aksi pemblokiran yang dilakukan para pedagang dan mahasiswa Universitas Indonesia di stasiun Pondok Cina, Depok, Jawa Barat akhirnya selesai. Para calon penumpang kereta api yang terjebak di stasiun UI memaksa segera dilakukan pembukaan stasiun Pondok Cina yang telah diblokir.

Setelah melakukan perundingan yang cukup alot antara perwakilan pedagang dan mahasiswa dengan perwakilan dari penumpang akhirnya disepakati bahwa stasiun dibuka pada pukul 17.00 WIB, Senin petang (14/1/2013).

Kapolres Depok Komisaris Besar Pol Achmad Kartiko sempat turun tangan untuk menengahi perundingan yang dilakukan kedua belah pihak. Achmad Kartiko menekankan agar stasiun kembali dibuka untuk kelancaran perjalanan kereta api.

"Rekan-rekan pedagang dan penumpang dan mahasiswa. Ini demo sudah berlangsung dari jam 12. Banyak kepentingan masyarakat yang terganggu. Oleh karena itu kita harus menghormati kepentingan para pengguna jasa kereta api," kata Achmad saat memberikan arahan kepada para penumpang kereta api dan para pedagang.

Polisi juga berencana untuk memediasi PT KAI dan para pedagang untuk segera menyelesaikan masalah pembokaran paksa dan izin berdagang di stasiun. Rencananya besok, Selasa (15/1/2013) kepolisian akan mengundang kedua belah pihak di Polres Metro Depok untuk melakukan mediasi dan dialog.

"Kami siap memediasi pihak KAI dan pedagang. Besok kami akan panggil kedua pihak dari mereka. Saya harap semua bisa didialogkan dan bisa di mediasi kan. Agar bertemu jalan keluarnya," tambah dia.

Sementara itu pada saat pembukaan jalan rel kereta api di stasiun Pondok Cina, polisi dan para petugas dari pihak stasiun dibantu juga oleh para masyarakat membereskan kayu-kayu, besi, dan triplek sisa pembokaran paksa yang menutupi jalur kereta di stasiun Pondok Cina. (Ism)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6