Sukses

Polda Metro Jaya Lakukan Pengalihan Arus Lalu Lintas Antisipasi Demo Buruh

Liputan6.com, Jakarta Polda Metro Jaya menyiapkan skenario pengalihan lalu lintas untuk mengantisipasi kepadatan arus lantaran ada demo sejumlah buruh dari berbagai organisasi hari ini, Rabu (8/12/2021).

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo menerangkan, pihaknya membuat rencana pengalihan arus lalu lintas terutama di ruas jalan menuju Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jakarta Pusat.

"Hari ini untuk pengamanan hari unjuk rasa buruh kita sudah siapkan rekayasa lalinnya di sekitaran bundaran Patung Kuda karena diperkirakan massa buruh cukup banyak," kata Sambodo kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Rabu (8/12/2021).

Dia menjelaskan, penutupan jalan juga dilakukan di ruas Jalan Medan Merdeka Selatan, Jalan Gambir, Jalan Harmoni, dan seputar jalan menuju kawasan Istana Negara.

Namun demikian, pengalihan arus bersifat situasional. Seandainya peserta unjuk rasa jumlah sangat banyak tentunya akan ada penutupan jalan.

"Nanti bisa saja penutupan dimulai dari sekitar persimpangan Thamrin-Kebon Sirih. Hari ini berbeda dengan kemarin jadi jalan Kemuliaan masih kita buka, jalan Medan Merdeka Selatan masih kita buka, kemudian Sarinah menuju ke Bundaran Patung Kuda masih kita buka," kata Sambodo.

 

2 dari 2 halaman

Kantong Parkir

Sambodo mengatakan, pihaknya juga telah memetakan kantong kantong parkir yang diperuntukan kendaraan bus. Adapun, kantong pakir disediakan di Jalan Medan Merdeka Selatan.

Berdasarkan pantauan petugas di lapangan, sebagian besar buruh dari Bekasi, Tangerang, Pulogadung, Cilincing, mulai bergerak ke arah Patung Kuda dan rata-rata menumpang bus.

"Maka itu kantong parkir bus nanti kita tempatkan di seputar Jalan Medan Merdeka Selatan karena setelah dari Bundaran Patung Kuda diperkirakan nanti buruh akan mampir ke sekitaran Balai Kota," ujar dia.

Terkait hal ini, Sambodo menyebut 400 personel dari Polantas dipersiapkan untuk mengamankan aksi unjuk rasa di berbagai kawasan. Selain di Patung Kuda Arjuna Wiwaha.

"Karena ini ada beberapa titik di MPR DPR juga ada, di KPK ada, di Kemenaker juga ada, di Balai Kota juga ada, dan yang bagian besar di Patung Kuda," kata dia.