Sukses

Pasien Covid-19 yang Meninggal Bertambah, Penggali Makam di Kota Sorong Kelelahan

Liputan6.com, Jakarta Tim penggali kubur Covid-19 di Kota Sorong, Papua Barat, mengaku kelelahan menyediakan liang untuk pemakaman jenazah Covid-19 yang meningkat sepekan terakhir ini.

Sepekan ini, setiap hari tim harus menyediakan tiga bahkan empat liang kubur untuk pemakaman jenazah Covid-19 di pekuburan Jalan Suteja Kota Sorong.

Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Kota Sorong, Herlin Sasabone saat dikonfirmasi di Sorong, Senin (19/7/2021), mengaku bahwa tim penggali kubur menyatakan mereka kelelahan menyediakan liang kubur untuk pemakaman jenazah Covid-19.

Ia menjelaskan, sejak Sabtu (17/7/2021) hingga Senin (19/7/2021) subuh, tim penggali kubur Covid-19 kelelahan menyediakan liang kubur secara manual untuk pemakaman 10 jenazah.

"Apalagi saat ini cuaca Kota Sorong curah hujan tinggi menjadi kendala bagi tim penggali kubur Covid-19. Namun mereka tetap bekerja meskipun hujan," ujarnya seperti dikutip Antara.

Dia mengharapkan masyarakat Kota Sorong agar disiplin menerapkan protokol kesehatan guna membantu pemerintah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Dikatakan bahwa Kota Sorong sedang menerapkan PKKM Darurat. Oleh karena itu, dia berharap agar masyarakat yang tidak mempunyai kepentingan untuk keluar rumah mohon tinggal di rumah saja untuk menekan angka penyebaran virus yang tinggi.

"Hilangkan pandangan bahwa virus corona sudah tidak ada, sebab hasil pemeriksaan laboratorium masih ada masyarakat yang terkonfirmasi positif Covid-19 serta tiga hari terakhir ada 10 orang meninggal dunia menunjukkan virus masih ada," ujarnya.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

2 dari 2 halaman

Terapkan Protokol Kesehatan

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan, yakni rajin cuci tangan, selalu gunakan masker, jaga jarak. Dan hindari kerumunan demi melindungi diri dan keluarga dari penyebaran Covid-19.