Liputan6.com, Jakarta Emas kembali menjadi primadona karena nilainya cenderung bertahan di tengah ketidakpastian ekonomi. Tidak heran, semakin banyak orang mencari cara menabung emas di BSI sebagai langkah awal mengamankan aset.
Bank Syariah Indonesia hadir menjawab kebutuhan tersebut sebagai bank emas syariah pertama di Indonesia yang menawarkan solusi investasi emas yang aman, mudah dan sesuai prinsip syariah. Nasabah bahkan bisa memulainya dari nominal yang sangat kecil.
Seluruh prosesnya dilakukan secara digital melalui superapps BYOND by BSI. Dengan begitu, cara menabung emas di BSI kini bisa dituntaskan sepenuhnya dari ponsel tanpa harus antre ke kantor cabang.
Advertisement
Emas telah menjadi aset berharga sepanjang sejarah dan cenderung mempertahankan nilainya sekaligus mendiversifikasi portofolio pada masa penuh ketidakpastian. Karakter inilah yang membuat logam mulia kerap dijadikan fondasi tabungan jangka panjang.
Berikut ulasan lengkap yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Kamis (2/7/2026).
Mengenal Tabungan Emas BSI dan Konsep Dasarnya
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8982598/original/031495700_1782986673-unnamed.jpg)
Sebelum masuk ke langkah teknis, penting memahami apa itu produknya. BSI Emas adalah layanan yang disediakan Bank Syariah Indonesia untuk memfasilitasi masyarakat membeli emas dengan cara menabung melalui superapps BYOND by BSI, dengan pembukaan rekening setara 0,02 gram emas atau sekitar Rp50 ribu. Konsepnya adalah beli-titip, di mana setoran rupiah dikonversi menjadi saldo gram emas.
Keunggulan utamanya terletak pada kemudahan pengelolaan. BSI menghadirkan kemudahan menabung emas secara digital melalui aplikasi BYOND by BSI sehingga nasabah dapat memantau dan mengelola tabungan emas secara praktis dan real-time. Saldo pun bisa dipantau kapan saja langsung dari genggaman.
Sebagaimana dilaporkan CBS News, sejumlah bank menyediakan rekening tabungan emas yang memungkinkan nasabah membeli dan menjual emas dalam jumlah kecil, dan opsi ini praktis bagi pemula karena menghilangkan kebutuhan menyimpan emas fisik. Model inilah yang diadopsi BSI untuk menjangkau nasabah pemula.
Aset yang dititipkan pun terjaga kualitasnya. Emas yang ditabung dijamin 24 karat dan disimpan dengan aman oleh BSI, dan melalui aplikasi BYOND nasabah dapat mengakses fitur lengkap BSI Emas, termasuk beli, jual, transfer, hingga mencetak fisik emas. Sebagai perbandingan, ada baiknya menelusuri cara akses bank emas di Pegadaian dan BSI.
Baca juga: Cara Mengatasi Inflasi pada Suatu Negara
Advertisement
Cara Menabung Emas di BSI lewat Aplikasi BYOND
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8982601/original/032567500_1782986673-Screenshot_2026-07-02_170048.jpg)
Menabung emas di BSI dimulai dengan membuka rekening khusus emas. Rekening yang digunakan untuk BSI Emas berbeda sehingga nasabah harus membuka rekening BSI Emas terlebih dahulu. Proses ini dilakukan langsung di dalam aplikasi.
Sebagaimana disampaikan Otoritas Jasa Keuangan, layanan bank emas BSI telah mengantongi izin resmi karena OJK memberikan lisensi kegiatan usaha bullion kepada BSI dan Pegadaian. Selain itu, BSI berizin dan diawasi oleh OJK dan Bank Indonesia, serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan, sehingga nasabah bisa menabung dengan lebih tenang.
Berikut langkah praktis menabung emas di BSI melalui BYOND:
- Unduh dan buka aplikasi BYOND by BSI. Pastikan aplikasi sudah terpasang di ponsel, lalu login menggunakan akun BSI Mobile Anda.
- Masuk ke menu Investasi. Temukan opsi Investasi di menu utama, kemudian pilih BSI Emas Digital untuk memulai pembukaan rekening.
- Konfirmasi data dan NPWP. Pilih opsi kepemilikan NPWP, lakukan pemindaian KTP, dan masukkan NIK Anda.
- Isi jumlah pembelian. Tentukan emas yang ingin dibeli berdasarkan nominal rupiah atau gramase.
- Setujui syarat dan kirim pengajuan. Centang seluruh persyaratan, kirim pengajuan, lalu masukkan PIN untuk menyelesaikan transaksi.
- Pantau saldo emas. Setelah berhasil, saldo emas otomatis tercatat dan bisa dipantau kapan saja melalui aplikasi.
Setelah rekening aktif, Anda tinggal menambah saldo secara berkala sesuai kemampuan. Agar kebiasaan ini terjaga, terapkan juga prinsip cara menabung yang efektif dan konsisten.
Syarat dan Biaya Menabung Emas di BSI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8964994/original/069919500_1782978352-Menabung_Emas_Digital.jpeg)
Sebelum mendaftar, ada beberapa dokumen dan ketentuan biaya yang perlu disiapkan. Semuanya tergolong ringan dan ramah bagi pemula.
Adapun aset alternatif seperti emas dapat menyeimbangkan portofolio sekaligus menjadi lindung nilai terhadap inflasi dan volatilitas, dan diversifikasi adalah salah satu cara paling andal bagi orang biasa untuk menumbuhkan kekayaan. Karena itu, rendahnya syarat masuk di BSI menjadi pintu yang tepat untuk memulai.
- Rekening dan identitas. Nasabah perlu membuka rekening khusus BSI Emas Digital yang berbeda dari rekening reguler, serta menyiapkan NPWP untuk verifikasi dan transaksi.
- Setoran awal terjangkau. Investasi bisa dimulai dari Rp50 ribu atau sekitar 0,02 gram emas.
- Biaya administrasi. Nasabah dikenakan biaya admin sebesar Rp24.000 per tahun untuk layanan BSI Emas Digital.
- Akad yang digunakan. Produk ini menggunakan akad Wadiah Yad Amanah atau titipan, dan pajak PPh untuk transaksi ini adalah 0 persen.
Memahami biaya sejak awal membantu Anda menakar keuntungan bersih. Sebagai bahan pertimbangan, kenali pula kelebihan dan kekurangan tabungan emas agar keputusan lebih matang.
Advertisement
Keunggulan Emas Syariah BSI sebagai Pelindung Nilai dari Inflasi
Bagi masyarakat muslim, aspek kehalalan menjadi pertimbangan utama. BSI memastikan layanannya telah memperoleh persetujuan Dewan Pengawas Syariah dan berada di bawah pengawasan OJK, sehingga seluruh mekanisme investasi dinyatakan aman dan bebas dari unsur riba. Prinsip yang diterapkan pun jelas, yakni bebas riba dan bebas gharar dengan kepastian jumlah, kualitas, serta keberadaan fisik emasnya.
Selain halal, emas dikenal sebagai perisai daya beli. Merujuk laporan Julius Baer, bank sentral di seluruh dunia menjadi pembeli besar emas yang mereka gunakan untuk menyimpan nilai dan mendiversifikasi cadangan, sehingga mengurangi paparan terhadap volatilitas mata uang kertas. Bahkan, salah satu karakter emas yang paling menarik adalah kemampuannya melindungi nilai dari inflasi dalam jangka panjang. Untuk memahami konteksnya, pelajari penyebab dan dampak inflasi.
Bagi yang ingin memiliki emas dalam jumlah lebih besar, tersedia opsi lain. BSI Cicil Emas merupakan pembiayaan kepemilikan emas logam mulia dengan harga saat akad, dapat dicicil dengan angsuran tetap, dan menggunakan akad Murabahah. Keunggulannya, cicilan tidak berubah meski harga emas naik dan emas yang dibeli disimpan di bank serta diasuransikan. Sebelum memilih bentuk emas, cek juga perbedaan emas 22 dan 24 karat dan strategi investasi emas yang cerdas.
Baca juga: Inflasi sebagai Salah Satu Peristiwa Ekonomi
Tips Menabung Emas di BSI agar Lebih Optimal
Menabung emas bukan sekadar membeli, tetapi juga soal strategi. Momentum permintaan emas pun sedang kuat secara global.
- Tentukan tujuan dan jangka waktu. Langkah awal yang sering terlewat adalah menentukan tujuan, padahal tujuan inilah yang membuat Anda tetap konsisten.
- Mulai dari nominal kecil dan rutin. Tidak perlu menunggu punya banyak uang, mulai saja dari jumlah kecil dan lakukan secara rutin karena konsistensi adalah kuncinya.
- Terapkan pembelian bertahap. Manfaatkan fitur beli bertahap atau dollar-cost averaging agar Anda mengakumulasi emas pada harga rata-rata dan tidak terlalu terpengaruh fluktuasi jangka pendek. Tanza Loudenback, perencana keuangan bersertifikat, dikutip dari SmartAsset, menuturkan, "ETF dan reksa dana emas adalah cara praktis memperoleh eksposur emas tanpa perlu penyimpanan fisik, dan sangat likuid."
- Pantau harga secara berkala. Perbarui informasi harga beli dan jual melalui dashboard emas di aplikasi BYOND by BSI atau situs resmi emasku.co.id.
- Jaga porsi emas dalam portofolio. Emas sebaiknya menjadi pelengkap, bukan satu-satunya keranjang. Michelle Taylor, pendiri Women in Wealth, dikutip dari Forbes, menyatakan, "Ini bukan soal bertaruh pada emas, melainkan diversifikasi terhadap risiko mata uang, inflasi, dan gejolak pasar."
- Pahami risikonya. Harga emas dapat berfluktuasi terutama dalam jangka pendek, dan emas tidak menghasilkan pendapatan pasif karena keuntungan hanya diperoleh melalui apresiasi harga yang butuh waktu.
Terapkan tips ini seiring dengan disiplin finansial harian. Anda bisa memperkaya wawasan lewat langkah mudah investasi emas untuk pemula maupun cara mengatur keuangan yang lebih terencana.
Baca juga: Cara Investasi Emas bagi Pemula yang Aman dan panduan lengkap nabung emas di Bank Syariah Indonesia.
Pahami pula dampak inflasi terhadap daya beli serta pengertian inflasi dan jenis-jenisnya agar keputusan menabung Anda semakin bijak.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Menabung Emas di BSI
Berapa minimal untuk mulai menabung emas di BSI?
Modal awalnya sangat terjangkau. Investasi bisa dimulai dari Rp50 ribu atau sekitar 0,02 gram emas, sehingga cocok bagi pemula yang ingin membangun kebiasaan menabung secara bertahap tanpa membebani keuangan.
Apakah menabung emas di BSI aman dan sesuai syariah?
Ya, layanan ini aman dan berbasis syariah. Emas yang diinvestasikan dititipkan di Bank Syariah dan dikelola dengan prinsip syariah, serta dijamin keamanannya karena BSI diawasi oleh OJK, sehingga mekanismenya bebas dari unsur riba.
Apa bedanya Tabungan Emas BSI dan Cicil Emas BSI?
Keduanya berbeda tujuan. Tabungan emas lewat BYOND cocok untuk membeli emas bertahap mulai 0,02 gram, sedangkan Cicil Emas BSI ditujukan untuk kepemilikan logam mulia dalam jumlah lebih besar dengan harga saat akad dan angsuran tetap.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336960/original/043977000_1782207955-cek_fakta_-_bibit_Ikan_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8968722/original/090452400_1782980277-cek_fakta_-_tenaga_pendamping_masyarakat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562012/original/067915900_1776772441-Cek_fakta_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8810983/original/080616100_1782907341-cek_fakta_-_bibit_ayam_dan_ikan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8982597/original/015647700_1782986673-Screenshot_2026-07-02_165615.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261027/original/025366000_1781675161-AP26168084988387.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257805/original/092292600_1781257252-9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264149/original/054877000_1782096496-063_2282689905-Timnas_Mesir.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8929510/original/065051700_1782959692-bos7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776148/original/089087200_1782856721-France_s_Kylian_Mbappe__left__celebrates_with_his_teammate_ousmane_dembele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776140/original/038104800_1782846348-063_2284057834.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711662/original/096717100_1782792792-korsel_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8864051/original/078185200_1782929110-063_2284211401.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8933715/original/054098500_1782962062-AP26183008148565.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8920532/original/092816500_1782954338-AP26183030266108.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8985435/original/018896000_1782987898-cats.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782635/original/020398900_1782892853-RnKoMncNg2Csu3kmDWNlIcVD4zDhPt75b47WhN9f.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8933499/original/015947800_1782961915-UaYmMUXunjqGsZknWc0ogPlWbsW4kWrg2xwPLAyM.jpg)