Sukses

Top 3 News: Saat Syekh Ali Jaber Menyebut Mahfud Md Guru

Liputan6.com, Jakarta Top 3 News hari ini, penusukan yang dilakukan seorang pemuda saat Syekh Ali Jaber tengah menggelar tausiah di sebuah masjid di Bandar Lampung, Lampung menggegerkan publik Tanah Air.

Bagaimana tidak, detik-detik aksi penusukan tersebut sempat terekam video amatir dan viral di media sosial. Lengan sebelah kanan Syekh Ali Jaber terluka dalam insiden tersebut.

Tak sedikit tokoh negeri ini menyesalkan peristiwa tersebut. Salah satunya datang dari Menko Polhukam Mahfud Md. Dan pada hari Selasa, 15 September kemarin, Mahfud menyempatkan diri menjenguk Syekh Ali Jaber.

Adanya pengakuan keluarga yang menyebut pelaku penusukan mengalami kondisi kejiwaan, Mahfud Md meminta polisi untuk tidak langsung percaya dan terus mengusut tuntas kasus tersebut.

Disela pertemuan tersebut, Syekh Ali Jaber mengaku dirinya tak biasa memanggil Mahfud Md dengan sebutan Pak Menteri. Dia biasa menyebut Mahfud, guru. 

Dari berita penusukan Syekh Ali Jaber, kasus baru positif di Tanah Air yang terus mengalami peningkatan tiap hari, juga tak kalah mendapat sorotan pembaca Liputan6.com.

Terhitung pada Selasa, 15 September kemarin tercatat, jumlah kasus Covid-19 bertambah 3.507, sehingga totalnya telah mencapai 225.030 orang.

Kepada Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Presiden Joko Widodo atau Jokowi memerintahkan untuk segera menurunkan kasus harian Covid-19 dalam kurun waktu 2 minggu.

Sementara itu, kabar penusukan Syekh Ali Jaber belum lama ini juga dialami oleh seorang Imam Masjid di Ogan Komering Ilir. 

Muhammad Arif (61) meninggal dunia setelah dibacok sesama pengurus, Meyudin (49) gara-gara kotak amal masjid 

Berikut deretan berita terpopuler di kanal News Liputan6.com, sepanjang Selasa, 15 September 2020:

2 dari 5 halaman

1. Hormat Syekh Ali Jaber Saat Dijenguk Mahfud Md: Saya Tak Panggil Menteri, tapi Guru

Sifat tawadhu atau rendah hati dimiliki Syekh Ali Jaber tercermin saat Menko Polhukam Mahfud Md menjenguknya. Hal itu terlihat dalam rekaman video resmi dirilis Kemenko Polhukam kemarin malam.

"Saya berterima kasih kehadiran Pak Menteri bisa silaturahim. Dan sebenarnya saya biasa panggil guru, nggak biasa panggil Pak Menteri," tutur Syekh Ali Jaber sembari canda ringan, seperti dilihat Liputan6.com, Selasa (15/9/2020).

Syekh Ali Jaber mengungkap, kehadiran Mahfud yang menyempatkan waktu menjenguk menjadi sebuah momen yang sangat berharga.

"Saya sangat kagumi kehadiran beliau, perhatian ini sangat berharga bagi saya," ugkap Syekh Ali Jaber.

Syekh Ali Jaber mengaku, kondisi kesehatannya kini terus pulih pasca insiden penusukan beberapa hari kemarin. Diketahui Syekh Ali Jaber ditusuk seorang terduga gila saat berada di Lampung.

 

Selengkapnya...

3 dari 5 halaman

2. Luhut: Presiden Perintahkan dalam Waktu 2 Minggu Kasus Harian Covid-19 Harus Turun

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan diperintahkan Presiden Jokowi untuk fokus menangani COVID-19 di sembilan provinsi yang berkontribusi besar terhadap total kasus secara nasional.

Luhut, yang juga Wakil Ketua Komite Kebijakan Pengendalian COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, bersama Kepala Badan Nasional Pengendalian Bencana (BNPB) Doni Monardo diperintahkan bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan untuk menangani kasus COVID-19 di DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Bali, Sumatera Utara, dan Papua.

"Presiden perintahkan dalam waktu dua minggu kita harus bisa mencapai tiga sasaran yaitu penurunan penambahan kasus harian, peningkatan recovery rate (tingkat kesembuhan) dan penurunan mortality rate (tingkat kematian)," kata Luhut dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin 14 September 2020.

Luhut menjelaskan alasan Presiden memerintahkannya untuk berkonsentrasi lebih dahulu ke sembilan provinsi tersebut adalah karena delapan provinsi, selain Papua. Di antaranya berkontribusi terhadap 75 persen dari total kasus atau 68 persen dari total kasus yang masih aktif.

Ia juga menjelaskan untuk mencapai tiga sasaran penanganan penularan COVID-19 di sembilan provinsi utama itu, pihaknya telah menyusun tiga strategi.

Menurut Luhut, operasi yustisi dilakukan sebagai upaya menegakkan pelaksanaan protokol kesehatan yang masih kerap diabaikan masyarakat.

 

Selengkapnya...

4 dari 5 halaman

3. 3 Hari Dirawat, Imam Masjid di Ogan Komering Ilir yang Dibacok Jemaah Meninggal Dunia

Muhammad Arif (61) dinyatakan meninggal dunia setelah dirawat selama tiga hari di rumah sakit. 

Imam yang juga Ketua Masjid Nurul Iman Kelurahan Tanjung Rancing, Kayuagung, Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, itu dibacok sesama pengurus, Meyudin (49) gara-gara kotak amal masjid.

Wakil Ketua Masjid Nurul Iman Abu Nawas mengungkapkan, korban meninggal di Rumah Sakit Umum Pusat Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang, Senin (14/9/2020) pukul 04.30 WIB.

Sebelumnya, korban dirujuk dari RSUD Kayuagung karena lukanya cukup parah sehingga perlu tindakan medis lebih lanjut.

Kondisi kesehatan imam masjid itu terus menurun meski tim medis telah melakukan tindakan operasi di leher belakang atau sekitar telinga dan kepala. Di sana luka paling parah dari luka satunya yang berdekatan.

Diberitakan sebelumnya, warga Kelurahan Tanjung Rancing, Kecamatan Kayuagung, OKI, dibuat gempar dengan kasus pembacokan yang dialami Ketua Masjid Nurul Iman, Muhammad Arif. Pelaku tak lain adalah rekannya sendiri yang juga pengurus masjid bernama Meyudin.

 

Selengkapnya...

5 dari 5 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini: