OTT KPK Bupati Sukoharjo Etik Suryani Terkait Pemerasan

KPK mengonfirmasi adanya operasi tangkap tangan (OTT) di Solo Raya, dengan menangkap 5 orang termasuk Bupati Sukoharjo Etik Suryani.

Diterbitkan 10 Juli 2026, 07:09 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • KPK melakukan OTT di Solo Raya, mengamankan 5 orang termasuk Bupati Sukoharjo.
  • Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, diduga terlibat pemerasan perangkat daerah.
  • Pihak yang diamankan diperiksa di Surakarta, lalu dibawa ke Jakarta untuk penyelidikan.

Liputan6.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi adanya operasi tangkap tangan (OTT) di Solo Raya, Jawa Tengah. Lima orang diamankan terkait dugaan pemerasan oleh Bupati Sukoharjo, Etik Suryani.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengungkapkan bahwa OTT di Solo Raya digelar dengan penyelidikan tertutup. Etik Suryani jadi salah satu pihak yang terjaring dalam OTT tersebut.

"Dalam peristiwa tertangkap tangan ini, tim mengamankan sejumlah 5 orang, salah satunya Bupati Sukoharjo," kata Budi dalam keterangannya, Jumat (10/7).

Budi menambahkan, mereka yang terjaring telah menjalani pemeriksaan awal di Polresta Surakarta, Jawa Tengah. Para pihak itu pun segera diboyong ke Jakarta.

"Para pihak kemudian dilakukan pemeriksaan awal di Polresta Surakarta, dan pagi ini akan dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut," jelas Budi.

Terkait perkara OTT, Budi menyebut penangkapan lima orang di Sukoharjo berkaitan dengan pemerasan yang dilakukan oleh Bupati Etik Suryani.

"Adapun perkara ini terkait dugaan pemerasan oleh bupati kepada para perangkat daerah di Kabupaten Sukoharjo," ucap Budi.

KPK saat ini memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum Etik Suyani dan para pihak yang terjaring dalam OTT di Sukoharjo. Mereka masih berstatus sebagai terperiksa.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6