WNA Punya E-KTP Berasal dari Tiongkok, Rusia, dan Filipina

Dinas Dukcapil Cianjur Jawa Barat sudah mengonfirmasi bahwa ada 17 WNA dari Tiongkok, Rusia, dan Filipina, yang memiliki KTP elektronik.

Diterbitkan 27 Februari 2019, 16:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Informasi soal KTP elektronik (e-KTP) warga negara asing (WNA) di Cianjur, viral di media sosial. Apalagi informasi itu dibumbui dengan tudingan WNA pemegang e-KTP itu punya hak pilih.

Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Rabu (27/2/2019), Dinas Dukcapil Cianjur Jawa Barat sudah mengonfirmasi bahwa ada 17 WNA dari Tiongkok, Rusia, dan Filipina, yang memiliki e-KTP. Namun, semua sesuai prosedur.

Rabu siang, Dirjen Dukcapil Kemendagri menegaskan WNA pemegang kartu izin tinggal tetap (kitap) yang dikeluarkan Ditjen Imigrasi, wajib punya e-KTP. Tapi tak bisa digunakan untuk memilih dalam pemilu.

"Sesuai dengan UU Adminduk, WNA yang sudah memiliki izin tinggal tetap wajib mengurus e-KTP. Dan sesuai UU Pemilu, maka WNA tidak memiliki hak pilih," kata Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakhrulloh.

Selain tak punya hak pilih secara politik, WNA pemegang e-KTP tidak punya hak untuk dipilih. (Rio Audhitama Sihombing) 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6